Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Kontribusi WASH Program dalam Menekan Kejadian Stunting di Kota Semarang

HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) · Vol. 9 No. 1 (2026) · hlm. 49–55

DOI
10.15294/higeia.v9i1.16604
ISSN
2541-5603, 2541-5581
Terbit
2026-10-21
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Lingkungan secara tidak langsung menjadi penyebab terjadinya stunting. Lingkungan dengan sanitasi tidak layak memiliki hubungan yang erat dengan kejadian stunting pada balita. Sanitasi lingkungan tersebut meliputi sarana air bersih, saluran pembuangan air limbah (SPAL), kepemilikan jamban, serta higiene perorangan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh keadaan sanitasi, lifestyle, dan akses air bersih terhadap kejadian stunting di Kota Semarang. Metode pendekatan kualitatif yang didesain untuk diselesaikan dalam jangka waktu 2 tahun. Data penelitian yang terkumpul dianalisis dengan kategorisasi, analisis tematik, dan analisis konten. Validasi analisis diperoleh dengan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukan jaringan perpipaan rumah tangga yang belum merata, hanya sebagian kecil yang memiliki sanitasi aman, dan capaian pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat yang belum mencapai 100% sehingga angka stunting di beberapa Puskesmas masih di atas 3%. Maka diperlukan upaya untuk meratakan akses jaringan perpipaan rumah tangga, meningkatkan sanitasi aman, dan meningkatkan capaian Sanitasi Total Berbasis Rumah tangga yang memengaruhi kejadian stunting di Kota Semarang.

Kata kunci

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 59 tautan kepenulisan bersama · 3 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Mahidol University
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Ali MasyharAfiliasi tidak diketahui3
Syatriawan LaguraAfiliasi tidak diketahui2
Nadela JusticeaAfiliasi tidak diketahui2
Juniza Indah SetiawatiAfiliasi tidak diketahui2
Sofwan IndarjoState University of Semarang2
Shobiechah Aldillah WulandhariMahidol University2
Dina WahyuniAfiliasi tidak diketahui1
Hapsari Dyah AyuhaniAfiliasi tidak diketahui1
Miftakhul JanahAfiliasi tidak diketahui1
Dyah Mahendrasari SukendraAfiliasi tidak diketahui1
Fitriana PuspitaraniAfiliasi tidak diketahui1
Herry KoesyantoAfiliasi tidak diketahui1
Rita MartiwiAfiliasi tidak diketahui1
Sugiharto SugihartoAfiliasi tidak diketahui1
Miana Ciputra HandariAfiliasi tidak diketahui1
Nur RohmawatiAfiliasi tidak diketahui1
Hasty WidyastariAfiliasi tidak diketahui1
Widya Hary CahyatiAfiliasi tidak diketahui1
Siti Ainun NadhirohAfiliasi tidak diketahui1
Diah Putri LestianiAfiliasi tidak diketahui1
Diah Indriyani NovtasariAfiliasi tidak diketahui1
Siswanti SiswantiAfiliasi tidak diketahui1
Fery NurhandokoAfiliasi tidak diketahui1
Noviyani Dwi RaharjantiAfiliasi tidak diketahui1
Nur Riezqiyah AfifahAfiliasi tidak diketahui1
Erika PrihatiningsihAfiliasi tidak diketahui1
Ardha Nur MajidaAfiliasi tidak diketahui1
Muhammad Hakam ArifinAfiliasi tidak diketahui1
Dian FitrianaAfiliasi tidak diketahui1
Ina YulianaAfiliasi tidak diketahui1
Ike RahayuAfiliasi tidak diketahui1
Rizki OktavianiAfiliasi tidak diketahui1
Sinta Saadatun NikmahAfiliasi tidak diketahui1
Nita SuryaningsihAfiliasi tidak diketahui1
Tri Putri Nur MilatiAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/journals/HIGEIA/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Kontribusi WASH Program dalam Menekan Kejadian Stunting di Kota Semarang</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Wijayanti, Yuni</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Pawenang, Eram Tunggul</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Siwiendrayanti, Arum</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Nurhandoko, Ferry</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Pramesti, Adinda Mayhana</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">stunting</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">WASH program</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">life style</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Semarang City</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Lingkungan secara tidak langsung menjadi penyebab terjadinya stunting. Lingkungan dengan sanitasi tidak layak memiliki hubungan yang erat dengan kejadian stunting pada balita. Sanitasi lingkungan tersebut meliputi sarana air bersih, saluran pembuangan air limbah (SPAL), kepemilikan jamban, serta higiene perorangan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh keadaan sanitasi, lifestyle, dan akses air bersih terhadap kejadian stunting di Kota Semarang. Metode pendekatan kualitatif yang didesain untuk diselesaikan dalam jangka waktu 2 tahun. Data penelitian yang terkumpul dianalisis dengan kategorisasi, analisis tematik, dan analisis konten. Validasi analisis diperoleh dengan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukan jaringan perpipaan rumah tangga yang belum merata, hanya sebagian kecil yang memiliki sanitasi aman, dan capaian pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat yang belum mencapai 100% sehingga angka stunting di beberapa Puskesmas masih di atas 3%. Maka diperlukan upaya untuk meratakan akses jaringan perpipaan rumah tangga, meningkatkan sanitasi aman, dan meningkatkan capaian Sanitasi Total Berbasis Rumah tangga yang memengaruhi kejadian stunting di Kota Semarang.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2026-10-21</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/journals/HIGEIA/article/view/16604</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/higeia.v9i1.16604</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development); Vol. 9 No. 1 (2025): January 2025; 49-55</dc:source>
	<dc:source>2541-5603</dc:source>
	<dc:source>2541-5581</dc:source>
	<dc:source>10.15294/higeia.v9i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/journals/HIGEIA/article/view/16604/11886</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2026 HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development)</dc:rights>
</oai_dc:dc>