Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Pengembangan Aplikasi Gizi Menggunakan Software Flutterflow

HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) · Vol. 9 No. 2 (2025) · hlm. 111–118

DOI
10.15294/higeia.v9i2.20999
ISSN
2541-5603, 2541-5581
Terbit
2025-04-14
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Menurut WHO, 22,3% balita di seluruh dunia mengalami gizi kurang. Sebagai upaya intervensi terhadap masalah stunting, pendidikan gizi pada orangtua sangatlah diperlukan. Dalam kenyataannya, terdapat banyak hambatan ketika akan melakukan sosialisasi, seperti media yang tidak sesuai dengan zamannya. Terdapat banyak teknologi yang dapat mempermudah pembuatan aplikasi, contohnya Fluterflow. Flutterflow memiliki kelebihan yaitu tidak perlu menggunakan kode yang rumit dalam pembuatan aplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi ASUH BERSAMA menggunakan software Fluterflow yang kemudian dapat diaplikasikan kepada masyarakat untuk menurunkan stunting. Adapaun metodenya waterfall method yang berupa reqruitment, design, implementation, verivication, and maintenance. Hasil yang didapatkan berupa langkah pengembangan aplikasi yang berupa use case dan activity diagram design, BloC architecture, pengembangan dengan FlutterFlow dan custom code, dan tampilan aplikasi. Terdapat tiga fitur dalam aplikasi ini yaitu membagi jadwal mengasuh, informasi gizi, dan artikel edukatif. Sistem aplikasi plikasi sudah teruji dengan model Black Box. Aplikasi ini dapat membantu mengatasi masalah gizi pada anak.

Kata kunci

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 133 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Alfiana Ainun NisaAfiliasi tidak diketahui5
Annisa Novanda Maharani UtamiAfiliasi tidak diketahui3
Sofwan IndarjoState University of Semarang3
Moudy Putri PerdanaAfiliasi tidak diketahui3
Abir Reva AyuningtyasAfiliasi tidak diketahui3
Linuria Asra LailyAfiliasi tidak diketahui2
Rafidha Nur AlifahAfiliasi tidak diketahui2
Bertakalswa HermawatiAfiliasi tidak diketahui2
Ameylia Devi ArdianingsihAfiliasi tidak diketahui2
Muhammad Raihan Aly AssidiqAfiliasi tidak diketahui2
Dwi Yunanto HermawanAfiliasi tidak diketahui2
Evi WidowatiAfiliasi tidak diketahui2
Hidayatul Issri RubandiyahAfiliasi tidak diketahui1
Siswanti SiswantiAfiliasi tidak diketahui1
Cahyani Wulan SuciAfiliasi tidak diketahui1
Tutuk WijayantiningrumAfiliasi tidak diketahui1
Puput EdiyarsariAfiliasi tidak diketahui1
Oktia Woro Kasmini HandayaniState University of Semarang1
Silmina NahdaAfiliasi tidak diketahui1
Christian Suan Fernando TariganAfiliasi tidak diketahui1
Natalia Desy PutriningtyasAfiliasi tidak diketahui1
Galuh Nita PrameswariAfiliasi tidak diketahui1
Arif Rahmat KurniaAfiliasi tidak diketahui1
Eka SetyaningsihAfiliasi tidak diketahui1
Apoina KartiniAfiliasi tidak diketahui1
Sifa Ul JanahAfiliasi tidak diketahui1
Rico Novian YuswantoroAfiliasi tidak diketahui1
Elvina Dian NirmalaAfiliasi tidak diketahui1
Hayu Retno ParamestiAfiliasi tidak diketahui1
Alfi NurjanahAfiliasi tidak diketahui1
Farah Yulisa RahmaliaAfiliasi tidak diketahui1
Frimadewi Kharisma Pradani PHAfiliasi tidak diketahui1
Purwono Sidik PermonoAfiliasi tidak diketahui1
Ranu Baskora Aji PutraAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/journals/HIGEIA/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Pengembangan Aplikasi Gizi Menggunakan Software Flutterflow</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Chakim, Burhan Maritsal</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Ramada, Ahmad Aziz </dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Afif, Muhammad Ilham </dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Lutfiah, Hany Triana </dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Aufrida, Alma </dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Nugroho, Efa </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Gizi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Aplikasi Online</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Flutterflow</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Menurut WHO, 22,3% balita di seluruh dunia mengalami gizi kurang. Sebagai upaya intervensi terhadap masalah stunting, pendidikan gizi pada orangtua sangatlah diperlukan. Dalam kenyataannya, terdapat banyak hambatan ketika akan melakukan sosialisasi, seperti media yang tidak sesuai dengan zamannya. Terdapat banyak teknologi yang dapat mempermudah pembuatan aplikasi, contohnya Fluterflow. Flutterflow memiliki kelebihan yaitu tidak perlu menggunakan kode yang rumit dalam pembuatan aplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi ASUH BERSAMA menggunakan software Fluterflow yang kemudian dapat diaplikasikan kepada masyarakat untuk menurunkan stunting. Adapaun metodenya waterfall method yang berupa reqruitment, design, implementation, verivication, and maintenance. Hasil yang didapatkan berupa langkah pengembangan aplikasi yang berupa use case dan activity diagram design, BloC architecture, pengembangan dengan FlutterFlow dan custom code, dan tampilan aplikasi. Terdapat tiga fitur dalam aplikasi ini yaitu membagi jadwal mengasuh, informasi gizi, dan artikel edukatif. Sistem aplikasi plikasi sudah teruji dengan model Black Box. Aplikasi ini dapat membantu mengatasi masalah gizi pada anak.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2025-04-14</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/journals/HIGEIA/article/view/20999</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/higeia.v9i2.20999</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development); Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025; 111-118</dc:source>
	<dc:source>2541-5603</dc:source>
	<dc:source>2541-5581</dc:source>
	<dc:source>10.15294/higeia.v9i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/journals/HIGEIA/article/view/20999/11910</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2026 HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development)</dc:rights>
</oai_dc:dc>