Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Analisis Pengaruh Faktor Klimatologi Terhadap Kejadian Pneumonia Pada Balita di Kota Palembang Tahun 2019-2023

HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) · Vol. 9 No. 2 (2025) · hlm. 141–148

DOI
10.15294/higeia.v9i2.21988
ISSN
2541-5603, 2541-5581
Terbit
2025-04-22
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Terjadi peningkatan kejadian pneumonia balita terutama di Kota Palembang pada tahun 2022 berada pada urutan kedua dengan jumlah kasus pneumonia tertinggi sebesar 5.284 kasus. Hal tersebut dipengaruhi oleh salah faktor lingkungan yaitu klimatologi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh klimatologi terhadap kejadian pneumonia pada balita di Palembang perbulannya tahun 2019-2023. Berdasarkan hasil penelituan analisis bivariat diperoleh hasil untuk suhu udara (p=0,117) kelembaban (p=0,216), curah hujan (p=0,343), dan kecepatan angin (p=0,579) sehingga dinyatakan bahwasannya faktor klimatologi tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kejadian pneumonia balita di Palembang tahun 2019-2023. Dari hasil analisis regresi linear berganda menunjukkan koefisien korelasi (r) = 0,395 dan nilai koefisien determinasi (R2)=0,156. Kesimpulan diperoleh bahwa sebesar 15,6% pengaruh suhu dan kelembaban terhadap kejadian pneumonia pada balita di Kota Palembang selama tahun 2019 hingga 2023 berdasarkan hal tersebut diartikan apabila suhu dan kelembaban meningkat maka kejadian pneumonia akan menurun, meskipun patogen tetap berkembangbiak dan dapat mempengaruhi sistem imun balita. Oleh karena itu, menjaga kondisi lingkungan menjadi hal penting untuk mencegah infeksi pneumonia pada balita.

Kata kunci

Jaringan kolaborasi para penulis

15 penulis · 54 tautan kepenulisan bersama

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Yuanita WindusariAfiliasi tidak diketahui1
Anita CameliaAfiliasi tidak diketahui1
Rizma Adlia SyakurahAfiliasi tidak diketahui1
Huntari HarahapAfiliasi tidak diketahui1
Armaidi DarmawanAfiliasi tidak diketahui1
Esa Indah AyudiaAfiliasi tidak diketahui1
FairuzAfiliasi tidak diketahui1
MiftahurrahmaAfiliasi tidak diketahui1
Wahyu Indah AuroraAfiliasi tidak diketahui1
FitriyantiAfiliasi tidak diketahui1
Muhammad SyukriAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/journals/HIGEIA/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Analisis Pengaruh Faktor Klimatologi Terhadap Kejadian Pneumonia Pada Balita di Kota Palembang Tahun 2019-2023</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Fitriani, Novita</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Budiastuti, Anggun</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Razak, Rahmatillah</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Novitrie, Ayu</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Monthly</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Climatology</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Pneumonia</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Palembang City</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Terjadi peningkatan kejadian pneumonia balita terutama di Kota Palembang pada tahun 2022  berada pada urutan kedua dengan jumlah kasus pneumonia tertinggi sebesar 5.284 kasus. Hal tersebut dipengaruhi oleh salah faktor lingkungan yaitu klimatologi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh klimatologi terhadap kejadian pneumonia pada balita di Palembang perbulannya tahun 2019-2023. Berdasarkan hasil  penelituan analisis bivariat diperoleh hasil untuk suhu udara (p=0,117) kelembaban (p=0,216), curah hujan (p=0,343), dan kecepatan angin (p=0,579) sehingga dinyatakan bahwasannya faktor klimatologi tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kejadian pneumonia balita di Palembang tahun 2019-2023. Dari hasil analisis regresi linear berganda menunjukkan koefisien korelasi (r) = 0,395 dan nilai koefisien determinasi (R2)=0,156. Kesimpulan diperoleh bahwa sebesar 15,6% pengaruh suhu dan kelembaban terhadap kejadian pneumonia pada balita di Kota Palembang selama tahun 2019 hingga 2023 berdasarkan hal tersebut diartikan apabila suhu dan kelembaban meningkat maka kejadian pneumonia akan menurun, meskipun patogen tetap berkembangbiak dan dapat mempengaruhi sistem imun balita. Oleh karena itu, menjaga kondisi lingkungan menjadi hal penting untuk mencegah infeksi pneumonia pada balita.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2025-04-22</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/journals/HIGEIA/article/view/21988</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/higeia.v9i2.21988</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development); Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025; 141-148</dc:source>
	<dc:source>2541-5603</dc:source>
	<dc:source>2541-5581</dc:source>
	<dc:source>10.15294/higeia.v9i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/journals/HIGEIA/article/view/21988/11916</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2026 HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development)</dc:rights>
</oai_dc:dc>