Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Program Peningkatan Pengetahuan Siswa TK tentang Resistensi Insektisida melalui Lagu dan Praktik Mandiri

HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) · Vol. 9 No. 3 (2025) · hlm. 199–206

DOI
10.15294/higeia.v9i3.26353
ISSN
2541-5603, 2541-5581
Terbit
2025-07-28
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Abstrak Demam Derdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit tropis yang banyak menginfeksi penduduk di Indonesia. Hingga akhir 2023, kejadian DBD di Kabupaten Karanganyar mencapai 294 kasus. Kelompok usia 5 hingga 14 tahun merupakan kelompok dengan prevalensi tertinggi terhadap infeksi DBD. Kasus DBD yang tinggi dapat terjadi karena resistensi insektisida akibat penggunaan insektisida yang kurang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan anak usia dini terkait DBD dan resistensi insektisida. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain pre-eksperimental dan pendekatan one group pretest-posttest yang dilaksanakan pada bulan Februari 2024 di TK IT MTA Matesih, Karanganyar. Intervensi diberikan melalui kegiatan pembelajaran menggunakan media lagu, pengenalan jenis dan cara penggunaan insektisida, permainan kategorisasi habitat nyamuk, serta praktik langsung pembuatan ovitrap. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan pada 10 responden (86,4%) siswa TK dan pendamping setelah diberikan intervensi. Edukasi melalui lagu dan praktik pembuatan ovitrap efektif meningkatkan pengetahuan siswa TK tentang DBD dan pengendalian nyamuk Aedes. Abstract Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is one of the most prevalent tropical diseases affecting populations in Indonesia. By the end of 2023, Karanganyar Regency reported 294 confirmed cases of DHF. The highest prevalence was found among the 5 to 14-year-old age group. One contributing factor to the high incidence of DHF is insecticide resistance, often caused by improper or excessive use of insecticides. This study aimed to enhance early childhood knowledge related to DHF and insecticide resistance. A quantitative research approach was employed using a pre-experimental design with a one-group pretest-posttest method, conducted in February 2024 at TK IT MTA Matesih, Karanganyar. The intervention involved educational activities incorporating songs, the introduction of insecticide types and appropriate usage, a mosquito habitat categorization game, and hands-on practice in making ovitraps. Results showed a knowledge increase in 10 respondents (86.4%) among kindergarten students and their accompanying teachers after the intervention. Educational strategies using thematic songs and ovitrap-making practices were found to be effective in improving kindergarten students' understanding of DHF and Aedes mosquito control.

Kata kunci

Jaringan kolaborasi para penulis

27 penulis · 42 tautan kepenulisan bersama

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Oktia Woro Kasmini HState University of Semarang1
Bambang Budi RaharjoState University of Semarang1
Efa NugrohoState University of Semarang1
Jayanti Evananda FebrianState University of Semarang1
Irma WulandariState University of Semarang1
Dina Nur Anggraini NingrumState University of Semarang1
Agus RiyantoState University of Semarang1
Widya Hary CahyatiState University of Semarang1
Fitriyana FitriyanaState University of Semarang1
Rudatin WindraswaraState University of Semarang1
Anni Nur AiniState University of Semarang1
Annisa Arum Kartika DewiState University of Semarang1
Layla Dian Nur CandraState University of Semarang1
Azizah Nur AbdillahState University of Semarang1
Afifah Maulidia Az Zahro'State University of Semarang1
Nelatun InayahState University of Semarang1
Irwan BudionoState University of Semarang1
JamilaState University of Semarang1
Aliya Ika RamadhaniState University of Semarang1
Ella Wahyu IrawanState University of Semarang1
Fifi AlfiyahState University of Semarang1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/journals/HIGEIA/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Program Peningkatan Pengetahuan Siswa TK tentang Resistensi Insektisida melalui Lagu dan Praktik Mandiri</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Sukendra, Dyah Mahendrasari</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Hermawati, Bertakalswa</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Santik, Yunita Dyah Puspita </dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Gusnawan, Sherly</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Laela, Hermi Nur </dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Sibarani, Devita Uzlah</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Aedes sp.</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">musik</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">insektisida rumah tangga</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">pengendalian vektor terpadu</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Abstrak
Demam Derdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit tropis yang banyak menginfeksi penduduk di Indonesia. Hingga akhir 2023, kejadian DBD di Kabupaten Karanganyar mencapai 294 kasus. Kelompok usia 5 hingga 14 tahun merupakan kelompok dengan prevalensi tertinggi terhadap infeksi DBD. Kasus DBD yang tinggi dapat terjadi karena resistensi insektisida akibat penggunaan insektisida yang kurang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan anak usia dini terkait DBD dan resistensi insektisida. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain pre-eksperimental dan pendekatan one group pretest-posttest yang dilaksanakan pada bulan Februari 2024 di TK IT MTA Matesih, Karanganyar. Intervensi diberikan melalui kegiatan pembelajaran menggunakan media lagu, pengenalan jenis dan cara penggunaan insektisida, permainan kategorisasi habitat nyamuk, serta praktik langsung pembuatan ovitrap. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan pada 10 responden (86,4%) siswa TK dan pendamping setelah diberikan intervensi. Edukasi melalui lagu dan praktik pembuatan ovitrap efektif meningkatkan pengetahuan siswa TK tentang DBD dan pengendalian nyamuk Aedes.
 
Abstract
Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is one of the most prevalent tropical diseases affecting populations in Indonesia. By the end of 2023, Karanganyar Regency reported 294 confirmed cases of DHF. The highest prevalence was found among the 5 to 14-year-old age group. One contributing factor to the high incidence of DHF is insecticide resistance, often caused by improper or excessive use of insecticides. This study aimed to enhance early childhood knowledge related to DHF and insecticide resistance. A quantitative research approach was employed using a pre-experimental design with a one-group pretest-posttest method, conducted in February 2024 at TK IT MTA Matesih, Karanganyar. The intervention involved educational activities incorporating songs, the introduction of insecticide types and appropriate usage, a mosquito habitat categorization game, and hands-on practice in making ovitraps. Results showed a knowledge increase in 10 respondents (86.4%) among kindergarten students and their accompanying teachers after the intervention. Educational strategies using thematic songs and ovitrap-making practices were found to be effective in improving kindergarten students' understanding of DHF and Aedes mosquito control.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2025-07-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/journals/HIGEIA/article/view/26353</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/higeia.v9i3.26353</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development); Vol. 9 No. 3 (2025): July 2025; 199-206</dc:source>
	<dc:source>2541-5603</dc:source>
	<dc:source>2541-5581</dc:source>
	<dc:source>10.15294/higeia.v9i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/journals/HIGEIA/article/view/26353/11930</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2026 HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development)</dc:rights>
</oai_dc:dc>