Jurnal
Kejadian Diabetus Melitus Pada Pasien Tuberkulosis di Kabupaten Brebes Tahun 2024
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) · Vol. 9 No. 3 (2025) · hlm. 207–215
- ISSN
- 2541-5603, 2541-5581
- Terbit
- 2025-07-28
- Penerbit
- Universitas Negeri Semarang
- Bahasa
- eng
Abstrak
Abstrak Komorbiditas antara tuberkulosis (TB) dan diabetes melitus (DM) menjadi tantangan serius dalam penanggulangan penyakit menular dan tidak menular, khususnya di wilayah dengan beban ganda seperti Kabupaten Brebes. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi dan menganalisis faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian DM pada pasien TB di Kabupaten Brebes tahun 2024. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional, melibatkan 1.315 pasien TB yang tercatat dalam Sistem Informasi Tuberkulosis (SITB). Analisis dilakukan secara univariat, bivariat(uji Chi-square), dan multivariat (regresi logistik). Hasil menunjukkan bahwa prevalensi DM pada pasien TB adalah 10,6%, dengan variabel usia ≥45 tahun (OR=5,278; CI 95%=2,970–9,380), lokasi anatomi TBC di paru-paru (OR=15,899; CI 95%=1,598–158,145), dan riwayat keluarga dengan DM (OR=99,389; CI 95%=54,448–181,424) sebagai determinan signifikan. Kesimpulan menunjukkan bahwa ketiga faktor tersebut berkontribusi besar terhadap kejadian DM pada pasien TB, dengan nilai determinasi model sebesar 61,4%. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis terhadap pemahaman hubungan imunologis antara penyakit menular dan metabolik, serta implikasi praktis bagi penguatan kebijakan skrining dan intervensi dini pada layanan TB-DM terintegrasi. Abstract The comorbidity between tuberculosis (TB) and diabetes mellitus (DM) poses a significant challenge in managing both communicable and non-communicable diseases, particularly in double burden areas such as Brebes District. This study aims to determine the prevalence and analyze risk factors associated with DM among TB patients in Brebes in 2024. A quantitative analytic observational study with a cross-sectional design was conducted using data from the TB Information System (SITB), involving 1,315 registered TB patients. Data were analyzed using univariate, bivariate (Chi-square test), and multivariate (logistic regression) methods. The prevalence of DM among TB patients was 10.6%. Significant risk factors included age ≥45 years (OR=5.278; 95% CI=2.970–9.380), pulmonary TB (OR=15.899; 95% CI=1.598–158.145), and family history of DM (OR=99.389; 95% CI=54.448–181.424). The model’s determination value was 61.4%. This study contributes theoretically to understanding the immunometabolic interaction between infectious and metabolic diseases, and practically to strengthening screening policies and early interventions in integrated TB-DM services.
Kata kunci
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 103 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- Diponegoro University
- State University of Semarang
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Oktia Woro Kasmini Handayani | Afiliasi tidak diketahui | 5 |
| Intan Zainafree | Afiliasi tidak diketahui | 5 |
| Dina Nur Anggraini Ningrum | Afiliasi tidak diketahui | 5 |
| Nur Siyam | Afiliasi tidak diketahui | 4 |
| Mahalul Azam | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Evi Widowati | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Ari Yuniastuti | State University of Semarang | 3 |
| Yuni Wijayanti | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Sherly Gusnawan | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Wandah Wibawanto | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Natalia Desy Putriningtyas | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Margareta Rahayuningsih | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Russiska Russiska | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Hanif Pandu Suhito | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Sri Ratna Rahayu | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Casmuti Casmuti | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Eko Farida | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Dyah Mahendrasari Sukendra | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Budi Santoso | Diponegoro University | 1 |
| Paramitha Paraningtyas | Diponegoro University | 1 |
| Adzan Fariq Darmawan | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Selvia Mayka Syahputri | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Karima Jafina Azka Anjali | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Bertakalswa Hermawati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Yunita Dyah Puspita Santik | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Hermi Nur Laela | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ika Utami | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Tri Septa Anggraini | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Arum Siwiendrayanti | State University of Semarang | 1 |
| Siti Ainun Nadhiroh | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Eka Radiyani Oktavia | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Fatehah Rahma Agustin | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nandito Mapian Magai | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sigit Ambar Widyawati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ni'mal Muna | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Mirnawati Mirnawati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nurfitriani Nurfitriani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.