Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Faktor resiko yang mempengaruhi terhadap Kejadian hipertensi di Kota Madya Lautem

HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) · Vol. 9 No. 4 (2025) · hlm. 260–267

DOI
10.15294/higeia.v9i4.31944
ISSN
2541-5603, 2541-5581
Terbit
2025-09-18
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Abstrak Kota Madya Lautem adalah salah satu kota madya yang mengalami trend kasus hipertensi masih flutuaktif, meskipun demikian kasus hipertensi masi cukup besar. Berdasarkan data Demografi Dinas Kesehatan Kota Madya Lautem menunjuhkan bahwa kejadian kasus penyakit hipertensi terjadi peningkatan dari tahun 2022 sebesar 389 kasus menjadi 699 kasus di tahun 2023 dan terjadi penurunan di tahun 2024 menjadi 555 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kejadian hipertensi dengan memanfaatkan data primer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain studi kasus kontrol yang dilakukan antara bulan Juni dan Juli 2025. Sampel terdiri dari 170 dewasa yang terdiagnosis dan 170 dewasa yang berfungsi sebagai kontrol. Data dianalisis dengan menggunakan SPSS. Temuan penelitian menunjuhkan bahwa faktor tingkat pendidikan (OR = 12,518), dukungan keluarga (OR = 10,277), Akses pelayanan kesehatan (OR = 5,139), asupan daging (OR = 3,209), memiliki hubungan signifikan dengan terjadinya hipertensi (p < 0,05).sedangkan faktor resiko lainnya yang tidak menunjuhkan pengaruh terhadap kejadian hip[ertensi adalah asupan garam, kebiasaan merokok, konsumsi alkohol dan pengaruh budaya dengan niali p value lebih dari 0.05. tingkat Pendidikan adalah faktor yang paling dominan mempengaruhi kejadian hipertensi. ​ Abstract The municipaliity of Lautem is one of the cities experiencing fluctuating trends in hypertension cases, although the number of hypertension cases remains quite high. According to demographic data from the Lautem City Health Department, the incidence of hypertension cases increased from 389 cases in 2022 to 699 cases in 2023, and then decreased to 555 cases in 2024. This study aims to analyse the factors influencing the incidence of hypertension using primary data. The study employs a quantitative approach with a case-control study design conducted between June and July 2025. The sample consists of 170 adults diagnosed with hypertension and 170 adults serving as controls. Data were analysed using SPSS. The study findings indicate that educational level (OR = 12,518), family support (OR = 10.277), access to healthcare services (OR = 5.139), and meat consumption (OR = 3.209) have a significant association with the occurrence of stunting (p < 0.05). Meanwhile, other risk factors that did not show an influence on the occurrence of hypertension were salt intake, smoking habits, alcohol consumption, and cultural influence, with p-values greater than 0.005. Educational level was the most dominant factor influencing the incidence of hypertension.

Kata kunci

Jaringan kolaborasi para penulis

11 penulis · 16 tautan kepenulisan bersama

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
S ArifaState University of Semarang1
Oktia Woro Kasmini HandayaniState University of Semarang1
Hanif Pandu SuhitoState University of Semarang1
Dina Nur Anggraini NingrumState University of Semarang1
Sholikun SholikunAfiliasi tidak diketahui1
Misna RahmawatiState University of Semarang1
Widya Hary CahyatiState University of Semarang1
Dhea Istiva AyuState University of Semarang1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/journals/HIGEIA/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 8 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Faktor resiko yang mempengaruhi terhadap Kejadian hipertensi di Kota Madya Lautem</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Fernandes, Nintorio Vieira</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Azam, Mahalul </dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Rahayu, RR Sri Ratna</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Risk Factors</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Hypertension</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Incidence</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Abstrak
Kota Madya Lautem adalah salah satu kota madya yang mengalami trend kasus hipertensi masih flutuaktif, meskipun demikian kasus hipertensi masi cukup besar . Berdasarkan data Demografi Dinas Kesehatan Kota Madya Lautem menunjuhkan bahwa kejadian kasus penyakit hipertensi terjadi peningkatan dari tahun 2022 sebesar 389 kasus menjadi 699 kasus di tahun 2023 dan terjadi penurunan di tahun 2024 menjadi 555 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kejadian hipertensi dengan memanfaatkan data primer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain studi kasus kontrol yang dilakukan antara bulan Juni dan Juli 2025. Sampel terdiri dari 170 dewasa yang terdiagnosis dan 170 dewasa yang berfungsi sebagai kontrol. Data dianalisis dengan menggunakan SPSS. Temuan penelitian menunjuhkan bahwa faktor tingkat pendidikan (OR = 12,518), dukungan keluarga (OR = 10,277), Akses pelayanan kesehatan (OR = 5,139), asupan daging  (OR = 3,209), memiliki hubungan signifikan dengan terjadinya hipertensi (p &amp;lt; 0,05).sedangkan faktor resiko lainnya yang tidak menunjuhkan pengaruh terhadap kejadian hip[ertensi adalah asupan garam, kebiasaan merokok, konsumsi alkohol dan pengaruh budaya dengan niali p value lebih dari 0.05.  tingkat Pendidikan adalah faktor yang paling dominan mempengaruhi kejadian hipertensi.
​
Abstract
The municipaliity of Lautem is one of the cities experiencing fluctuating trends in hypertension cases, although the number of hypertension cases remains quite high. According to demographic data from the Lautem City Health Department, the incidence of hypertension cases increased from 389 cases in 2022 to 699 cases in 2023, and then decreased to 555 cases in 2024. This study aims to analyse the factors influencing the incidence of hypertension using primary data. The study employs a quantitative approach with a case-control study design conducted between June and July 2025. The sample consists of 170 adults diagnosed with hypertension and 170 adults serving as controls. Data were analysed using SPSS. The study findings indicate that educational level (OR = 12,518), family support (OR = 10.277), access to healthcare services (OR = 5.139), and meat consumption (OR = 3.209) have a significant association with the occurrence of stunting (p &amp;lt; 0.05). Meanwhile, other risk factors that did not show an influence on the occurrence of hypertension were salt intake, smoking habits, alcohol consumption, and cultural influence, with p-values greater than 0.005. Educational level was the most dominant factor influencing the incidence of hypertension.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2025-09-18</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/journals/HIGEIA/article/view/31944</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/higeia.v9i4.31944</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development); Vol. 9 No. 4 (2025): October 2025; 260-267</dc:source>
	<dc:source>2541-5603</dc:source>
	<dc:source>2541-5581</dc:source>
	<dc:source>10.15294/higeia.v9i4</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/journals/HIGEIA/article/view/31944/11944</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2026 HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development)</dc:rights>
</oai_dc:dc>