Jurnal
Karakteristik Pekerja dengan Kejadian Gangguan Fungsi Paru pada Pekerja Dipo Lokomotif
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) · Vol. 2 No. 1 (2018) · hlm. 45–56
- ISSN
- 2541-5581, 2541-5603
- Terbit
- 2018-02-01
- Penerbit
- Universitas Negeri Semarang
- Bahasa
- eng
Abstrak
Abstrak Dipo Lokomotif Semarang Poncol menduduki peringkat bawah dalam inspeksi Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan (K3L) setiap tahun. Pada studi pendahuluan yang dilakukan pada tahun 2017 terdapat 50% dari 6 pekerja mengalami gangguan fungsi paru dan pengukuran kualitas udara (SO2) pada 1 titik mempunyai hasil melebihi NAB sebesar 0,349 mg/m3. Penelitian ini dilakukan pada tahun 2017. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan karakteristik pekerja dengan kejadian gangguan fungsi paru pada pekerja PT KAI bagian pemeliharaan di Dipo Lokomotif Semarang Poncol. Jenis penelitian ini observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel yang ditetapkan sebesar 33 sampel dengan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner terstruktur, timbangan injak, microtoice, impinger dan spirometer digital. Data dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil menunjukan bahwa variabel masa kerja (p=0,030) dan kebiasaan merokok (p=0,009) berhubungan dengan gangguan fungsi paru. Sedangkan umur (p=0,283), status gizi (p=1,000), riwayat penyakit (p=0,421), penggunaan APD masker respirator (p=1,000), dan kebiasaan olahraga (p=0,137) tidak berhubungan dengan gangguan fungsi paru. Simpulan penelitian ini terdapat hubungan masa kerja dan kebiasaan merokok dengan kejadian gangguan fungsi paru. Abstract Dipo Lokomotif Semarang Poncol ranks the lowest in the Occupational Health and Safety (K3L) on Safety Inspection. In the preliminary study there were 50% of 6 workers with lung function disorder and air quality measurement (SO2) at 1 point 0.349 mg/m3. The study was conducted in 2017. The purpose of this study to determine the relation between worker characteristics with the incidence of lung function disorders in PT KAI workers, section of maintenance at Dipo Locomotive Semarang Poncol.Type this research was analytic observational with cross sectional design. Sample was 33 samples with total sampling technique. Instruments used questionnaires, scales, microtoice, impinger, spirometer digital. Data were analyzed using chi square test.The results working period (p = 0,030) and smoking habit (p = 0,009) is associated with pulmonary function disorder. Age (p = 0,283), nutritional status (p = 1,000), history disease (p = 0,421), PPE respirator (p = 1,000) and exercise habits (p = 0,137) were not associated with pulmonary function disorders. Conclusion of this reseacrh that working periode and smoking habit was associated with lung function disorder. Keywords: Worker Characteristics, Lung Function Disorders
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 66 tautan kepenulisan bersama · 3 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- State University of Semarang
- Mahidol University
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Ali Masyhar | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Arum Siwiendrayanti | State University of Semarang | 2 |
| Syatriawan Lagura | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Nadela Justicea | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Juniza Indah Setiawati | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Herry Koesyanto | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Evi Widowati | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Sofwan Indarjo | State University of Semarang | 1 |
| Shobiechah Aldillah Wulandhari | Mahidol University | 1 |
| Hsu Yu-Yun | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Dina Wahyuni | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Yuni Wijayanti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ferry Nurhandoko | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Adinda Mayhana Pramesti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Fitri Laila | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Miftakhul Janah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rita Martiwi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Diah Putri Lestiani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Mahfud Anwar | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Noviyani Dwi Raharjanti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nur Riezqiyah Afifah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ardha Nur Majida | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rizki Oktaviani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sinta Saadatun Nikmah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Fitra Isna Utami | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Anik Setyo Wahyuningsih | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Eko Harjanto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Aliefta Rochma Prajaningtyastiti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Dwi Andriani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Alfia Nur Hayati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Siti Lailatun Nikmah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nurik Fetiana | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Putri Soviana Ilfa | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rizky Eli Mintari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Meila Himmatul 'Ulya | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ganis Kesuma Wardani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Laras Widyastuti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.