Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Perbedaan Pengetahuan Ibu Terkait Demam Berdarah Dengue dan Praktik Pencegahan dengan Suna Trap

HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) · Vol. 1 No. 4 (2017) · hlm. 143–153

ISSN
2541-5581, 2541-5603
Terbit
2017-11-01
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

ABSTRAK Berdasarkan data laporan DBD nasional, Provinsi Jawa Tengah tahun 2015 menempati urutan urutan kedua tertinggi untuk kasus penderita meninggal di Indonesia. Kota Semarang menempati urutan pertama kasus tertinggi di Jawa Tengah pada tahun 2014 berdasarkan IR DBD yaitu 92,43/100.000 penduduk dan mengalami peningkatan pada Tahun 2015 dengan IR DBD sebesar 92,71/100.000 penduduk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengetahuan ibu mengenai demam berdarah dengue dan praktik pencegahannya di Kelurahan Patemon Kota Semarang melalui pelatihan kader jumantik pada kelompok dasawisma RW 07 Kelurahan Patemon.Penelitian ini menggunakan rancangan eksperimen dengan menggunakan desain one-group before-after study dan instrumen menggunakan kuesioner. Terdapat perbedaan skor pengetahuan ibu tentang DBD sebelum dan sesudah diberikan pelatihan (p 0,014) dengan peningkatan skor pengetahuan sesudah intervensi pada 6 dari 7 peserta pelatihan (85,7%).Kesimpulannya, intervensi berupa pelatihan kader jumantik dapat meningkatkan pengetahuan ibu-ibu kelompok dasawisma RW 07 Kelurahan Patemon. Kata Kunci: Pelatihan, Kader Jumantik, DBD, Pengetahuan. ABSTRACT Based on national dengue data report, Central Java Province was the second highest death cases in 2015 on Indonesia. Semarang city ranks the highest case in Central Java in 2014 based on DHF IR which is 92,43 / 100.000 population and increase in Year 2015 with DHF IR equal to 92,71 / 100.000 population. This study aims to determine the difference of mother knowledge about dengue hemorrhagic fever and prevention practice in Patemon urban village of Semarang through training of jumantik cadres in daws group RW 07 Patemon urban village. This study used experimental design using one-group design before-after study and instrument using questionnaire. There was a difference of mother's knowledge score about DHF before and after training (p 0,014) with improvement of knowledge score after intervention in 6 of 7 trainees (85,7%). In conclusion, the intervention in the form of training of jumantik cadres can improve the knowledge of mothers of the RW 07 community group of Patemon urban village. Keywords: Training, Jumantik Cadres, DHF, Knowledgement.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 118 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • State University of Semarang
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Yunita Dyah Puspita SantikAfiliasi tidak diketahui5
Anisa FitriInstitut Agama Islam Negeri Kendari4
Arvia Dhitya MaharhaniAfiliasi tidak diketahui4
Efa NugrohoAfiliasi tidak diketahui2
Jayanti Evananda FebrianAfiliasi tidak diketahui2
Sri Ratna RahayuAfiliasi tidak diketahui2
Irwan BudionoAfiliasi tidak diketahui2
Devita Uzlah SibaraniAfiliasi tidak diketahui2
Sherly GusnawanAfiliasi tidak diketahui2
Hermi Nur LaelaAfiliasi tidak diketahui2
Evi WidowatiAfiliasi tidak diketahui1
Anik Setyo WahyuningsihAfiliasi tidak diketahui1
Ummi Nur Laila SulistyaniAfiliasi tidak diketahui1
Oktia Woro Kasmini HAfiliasi tidak diketahui1
Bambang Budi RaharjoAfiliasi tidak diketahui1
Luqman AlwiAfiliasi tidak diketahui1
Palgunadi PalgunadiAfiliasi tidak diketahui1
Annisa Aulia SavitriAfiliasi tidak diketahui1
Diah Rahmah PermatasariAfiliasi tidak diketahui1
Ikhsan RamadhanAfiliasi tidak diketahui1
Jacklyn Mahardeka Putri ShermanAfiliasi tidak diketahui1
Nasywa Vebhe PranandariAfiliasi tidak diketahui1
Widya Kusuma WardhaniAfiliasi tidak diketahui1
Jemima Pradipta ApituleyAfiliasi tidak diketahui1
Widiana FebriantiAfiliasi tidak diketahui1
Santika Setya UtamiAfiliasi tidak diketahui1
Donna Ayuk TriyantoAfiliasi tidak diketahui1
Arindita ReinissaAfiliasi tidak diketahui1
Arum SiwiendrayantiState University of Semarang1
Fitriana PuspitaraniAfiliasi tidak diketahui1
Isnaningsih IsnaningsihAfiliasi tidak diketahui1
Fitriyana FitriyanaAfiliasi tidak diketahui1
Rudatin WindraswaraAfiliasi tidak diketahui1
Nurmawati NurmawatiAfiliasi tidak diketahui1
Alfina Dewi NugrahanyAfiliasi tidak diketahui1
Harizatul QudsiahAfiliasi tidak diketahui1
Mira Andri AstutiAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/higeia/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Perbedaan Pengetahuan Ibu Terkait Demam Berdarah Dengue dan Praktik Pencegahan dengan Suna Trap</dc:title>
	<dc:creator>Sukendra, Dyah Mahendrasari</dc:creator>
	<dc:creator>Indrawati, Fitri</dc:creator>
	<dc:creator>Hermawati, Bertakalswa</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">ABSTRAK
Berdasarkan data laporan DBD nasional, Provinsi Jawa Tengah tahun 2015 menempati urutan urutan kedua tertinggi untuk kasus penderita meninggal di Indonesia. Kota Semarang menempati urutan pertama kasus tertinggi di Jawa Tengah pada tahun 2014 berdasarkan IR DBD yaitu 92,43/100.000 penduduk dan mengalami peningkatan pada Tahun 2015 dengan IR DBD sebesar 92,71/100.000 penduduk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengetahuan ibu mengenai demam berdarah dengue dan praktik pencegahannya di Kelurahan Patemon Kota Semarang melalui pelatihan kader jumantik pada kelompok dasawisma RW 07 Kelurahan Patemon.Penelitian ini menggunakan rancangan eksperimen dengan menggunakan desain one-group before-after study dan instrumen menggunakan kuesioner. Terdapat perbedaan skor pengetahuan ibu tentang DBD sebelum dan sesudah diberikan pelatihan (p 0,014) dengan peningkatan skor pengetahuan sesudah intervensi pada 6 dari 7 peserta pelatihan (85,7%).Kesimpulannya, intervensi berupa pelatihan kader jumantik dapat meningkatkan pengetahuan ibu-ibu kelompok dasawisma RW 07 Kelurahan Patemon.
Kata Kunci: Pelatihan, Kader Jumantik, DBD, Pengetahuan.
&amp;nbsp;
ABSTRACT
Based on national dengue data report, Central Java Province was the second highest death cases in 2015 &amp;nbsp;on Indonesia. Semarang city ranks the highest case in Central Java in 2014 based on DHF IR which is 92,43 / 100.000 population and increase in Year 2015 with DHF IR equal to 92,71 / 100.000 population. This study aims to determine the difference of mother knowledge about dengue hemorrhagic fever and prevention practice in Patemon urban village of Semarang through training of jumantik cadres in daws group RW 07 Patemon urban village. This study used experimental design using one-group design before-after study and instrument using questionnaire. There was a difference of mother's knowledge score about DHF before and after training (p 0,014) with improvement of knowledge score after intervention in 6 of 7 trainees (85,7%). In conclusion, the intervention in the form of training of jumantik cadres can improve the knowledge of mothers of the RW 07 community group of Patemon urban village.
Keywords: Training, Jumantik Cadres, DHF, Knowledgement.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2017-11-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Text</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/higeia/article/view/17828</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development); Vol 1 No 4 (2017): HIGEIA; 143-153</dc:source>
	<dc:source>2541-5581</dc:source>
	<dc:source>2541-5603</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/higeia/article/view/17828/8983</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2017 HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development)</dc:rights>
</oai_dc:dc>