Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Kejadian Preeklampsia pada Ibu Bersalin

HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) · Vol. 2 No. 3 (2018) · hlm. 417–428

DOI
10.15294/higeia.v2i3.21390
ISSN
2541-5581, 2541-5603
Terbit
2018-10-26
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Abstrak Preeklampsia merupakan salah satu 3 penyebab utama kematian ibu di Kabupaten Brebes tahun 2016 (34,90%). Puskesmas Sirampog merupakan salah satu penyumbang kejadian preeklampsia tinggi di Kabupaten Brebes tahun 2016 yaitu 50 kasus, mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Penelitian ini dilaksanan pada tahun 2017 dengan tujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kejadian preeklampsia pada ibu bersalin. Jenis penelitian ini adalah survei analitik dengan rancangan case control. Sampel yang ditetapkan sebesar 35 kasus dan 35 kontrol menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara umur (p value= 0,016), usia kehamilan (p value= 0,014), pemeriksaan ANC (p value= 0,031), riwayat hipertensi (p value= 0,026), pendapatan keluarga (p value= 0,030), riwayat pemakaian kontrasepsi hormonal (p value= 0,028) dengan kejadian preeclampsia pada ibu bersalin. Simpulan dari penelitian ini yaitu terdapat hubungan antara umur, usia kehamilan, pemeriksaan ANC, riwayat hipertensi, pendapatan keluarga, dan riwayat pemakaian kontrasepsi hormonal dengan kejadian preeklampsia pada ibu bersalin. Abstract Preeclampsia was one of the 3 main causes of maternal mortality in Brebes regency in 2016 (34,90%). Sirampog public health center was one contributed to the high incidence of preeclampsia in Brebes in 2016 with 50 cases, an increased from previous year. This research was conducted in 2017 with the purpose was to determine the factors of preeclampsia in maternal mother. This type of research was an analytical survey with case control design. The samples of this research are 35 cases and 35 controls used purposive sampling technique. Data were analyzed by chi square test. The results showed that there was a associated between age (p value=0,016), gestational age (p value=0,014), ANC (p value=0,031), history of hypertension (p value=0,026), family income (p value=0,030), and history of hormonal contraceptive used (p value=0,028) with preeclampsia in maternal mothers. The conclusion of this study there was a association between age, gestational age, ANC, history of hypertension, family income, and history of hormonal contraceptive used with the incidence of preeclampsia in maternal mothers. Keyword: Preeclampsia, Maternal, Immunologic

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 99 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Evi WidowatiAfiliasi tidak diketahui10
Ummi Nur Laila SulistyaniAfiliasi tidak diketahui4
Risa Anggita PutriAfiliasi tidak diketahui4
Dyah Mahendrasari SukendraAfiliasi tidak diketahui3
Sugiharto SugihartoAfiliasi tidak diketahui3
Herry KoesyantoAfiliasi tidak diketahui3
Hanif Satria FebrianandaAfiliasi tidak diketahui3
Lutfi MuzaqiAfiliasi tidak diketahui3
Fitri IndrawatiAfiliasi tidak diketahui3
Bertakalswa HermawatiAfiliasi tidak diketahui2
Lugas Yan PrastowoAfiliasi tidak diketahui2
Arum SiwiendrayantiState University of Semarang2
Aza Putri AnisaAfiliasi tidak diketahui2
Ayu Fadilah WahidAfiliasi tidak diketahui2
Devita Uzlah SibaraniAfiliasi tidak diketahui1
Sherly GusnawanAfiliasi tidak diketahui1
Hermi Nur LaelaAfiliasi tidak diketahui1
Desti JuniartiAfiliasi tidak diketahui1
Laela FitrianaAfiliasi tidak diketahui1
Dinda Nur SyakbaniaAfiliasi tidak diketahui1
Muhammad Satria Adi RachimAfiliasi tidak diketahui1
Bambang WahyonoAfiliasi tidak diketahui1
Anis Septiana NatarisAfiliasi tidak diketahui1
Titik SugiartiAfiliasi tidak diketahui1
Lidia Sarah FairyoAfiliasi tidak diketahui1
Anni Nur AiniAfiliasi tidak diketahui1
Nia RohmawatiAfiliasi tidak diketahui1
Tahta AlfinnaAfiliasi tidak diketahui1
Awaliyah Nor FaidaAfiliasi tidak diketahui1
Miranda mirandaAfiliasi tidak diketahui1
Avilia Ayu Setyo BudiAfiliasi tidak diketahui1
Eko HarjantoAfiliasi tidak diketahui1
Anisa FitriInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Arvia Dhitya MaharhaniAfiliasi tidak diketahui1
Nia Noor SafitriAfiliasi tidak diketahui1
Ulfa Laela FarhatiAfiliasi tidak diketahui1
Layla Dian Nur CandraAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/higeia/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Kejadian Preeklampsia pada Ibu Bersalin</dc:title>
	<dc:creator>Muzalfah, Renita</dc:creator>
	<dc:creator>Santik, Yunita Dyah Puspita</dc:creator>
	<dc:creator>Wahyuningsih, Anik Setyo</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Abstrak
Preeklampsia merupakan salah satu 3 penyebab utama kematian ibu di Kabupaten Brebes tahun 2016 (34,90%). Puskesmas Sirampog merupakan salah satu penyumbang kejadian preeklampsia tinggi di Kabupaten Brebes tahun 2016 yaitu 50 kasus, mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Penelitian ini dilaksanan pada tahun 2017 dengan tujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kejadian preeklampsia pada ibu bersalin. Jenis penelitian ini adalah survei analitik dengan rancangan case control. Sampel yang ditetapkan sebesar 35 kasus dan 35 kontrol menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara umur (p value= 0,016), usia kehamilan (p value= 0,014), pemeriksaan ANC (p value= 0,031), riwayat hipertensi (p value= 0,026), pendapatan keluarga (p value= 0,030), riwayat pemakaian kontrasepsi hormonal (p value= 0,028) dengan kejadian preeclampsia pada ibu bersalin. Simpulan dari penelitian ini yaitu terdapat hubungan antara umur, usia kehamilan, pemeriksaan ANC, riwayat hipertensi, pendapatan keluarga, dan riwayat pemakaian kontrasepsi hormonal dengan kejadian preeklampsia pada ibu bersalin.
&amp;nbsp;Abstract
Preeclampsia was one of the 3 main causes of maternal mortality in Brebes regency in 2016 (34,90%). Sirampog public health center was one contributed to the high incidence of preeclampsia in Brebes in 2016 with 50 cases, an increased from previous year. This research was conducted in 2017 with the purpose was to determine the factors of preeclampsia in maternal mother. This type of research was an analytical survey with case control design. The samples of this research are 35 cases and 35 controls used purposive sampling technique. Data were analyzed by chi square test. The results showed that there was a associated between age (p value=0,016), gestational age (p value=0,014), ANC (p value=0,031), history of hypertension (p value=0,026), family income (p value=0,030), and history of hormonal contraceptive used (p value=0,028) with preeclampsia in maternal mothers. The conclusion of this study there was a association between age, gestational age, ANC, history of hypertension, family income, and history of hormonal contraceptive used with the incidence of preeclampsia in maternal mothers.
&amp;nbsp;Keyword :&amp;nbsp;Preeclampsia, Maternal, Immunologic</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2018-10-26</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">text</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/higeia/article/view/21390</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/higeia.v2i3.21390</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development); Vol 2 No 3 (2018): HIGEIA; 417-428</dc:source>
	<dc:source>2541-5581</dc:source>
	<dc:source>2541-5603</dc:source>
	<dc:source>10.15294/higeia.v2i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/higeia/article/view/21390/11738</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2018 HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development)</dc:rights>
</oai_dc:dc>