Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Kondisi Demografi Ibu dan Suami pada Kasus Kematian Ibu

HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) · Vol. 3 No. 1 (2019) · hlm. 99–108

DOI
10.15294/higeia.v3i1.23060
ISSN
2541-5581, 2541-5603
Terbit
2019-01-31
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Salah satu target Sustainable Development Goals (SDGs) 2030 adalah menurunnya angka kematian ibu (AKI). Di Kota Semarang AKI masih menjadi perhatian penting dimana pada 2017 kasus AKI masih tinggi yaitu 23 kasus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan karakteristik dan faktor risiko ibu meninggal karena kehamilan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, data penelitian merupakan data sekunder dari Dinas Kesehatan Kota Semarang tentang AKI tahun 2015 dan 2016. Jumlah sampel dalam penelitian adalah 67 kasus AKI. Data diolah dengan menggunakan uji deskriptif dengan menyajikan distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa umur ibu meninggal rata-rata 30 tahun, dengan 70,1% tergolong dalam kelompok non-risti menurut umur. Tingkat Pendidikan ibu sebagain besar pada kategori menengah (70,1%), sebagian besar merupakan ibu rumah tangga (58,2%), Jarak melahirkan anak rata-rata 3 tahun, ibu hamil meninggal rata-rata pada kehamilan usia 33 bulan (trimester ketiga). Sebagian besar kasus melakukan kunjungan antenatal care (80,6%). Sebagaian besar kasus meninggal pada saat nifas (83,3%) dan bayi yang dilahirkan 58,3% hidup. One of targets of sustainable development goals (SDGs) 2030 is decreasing number of maternal mortality rate. In Semarang city, maternal mortality still become an important concern which is in 2017 number of cases was 23 cases. Study aimed was to describe characteristic and risk factor of maternal mortality. Study was descriptive study, data of the study was secondary data of maternal mortality of Health Department of Semarang city year 2015 and 2016. Sample was 67 cases of maternal mortality. Data analyzed with descriptive test provides frequency distribution table. Result showed that age of maternal mortality in average was 30 years old, with 70,1% was in non-high-risk group based on age. Level of education mostly in middle group (70,1%), majority was housewife (58,2%). The average of Spacing between pregnancy was 3 years, maternal mortality in average death on 33 months old pregnancy. Majority cases performed ANC (80,6%). Mostly cases death in childbed period (83,3%) and baby was delivered life (58,3%).

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 100 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • University of Brawijaya
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Mohamad SyaefudinAfiliasi tidak diketahui4
Diah Vitri WidayantiAfiliasi tidak diketahui4
Neli PurwaniAfiliasi tidak diketahui3
Riris Istighfari JenieAfiliasi tidak diketahui3
Dwi AstutiAfiliasi tidak diketahui2
Tri Eko AgustiningrumAfiliasi tidak diketahui2
Sudarwoto SudarwotoAfiliasi tidak diketahui2
Nurul YuhanafiaAfiliasi tidak diketahui2
Virgiawan Adi KristiantoAfiliasi tidak diketahui2
Edy MeiyantoAfiliasi tidak diketahui2
Ratna Asmah SusidartiAfiliasi tidak diketahui2
Zalinar UdinAfiliasi tidak diketahui2
Ani Budi AstutiUniversity of Brawijaya1
Suci AstutikUniversity of Brawijaya1
Nur Silviyah RahmiUniversity of Brawijaya1
Alifiandi Rafi MuhammadUniversity of Brawijaya1
Ulfah MaisarohUniversity of Brawijaya1
Harianingsih HarianingsihAfiliasi tidak diketahui1
Maharani KusumaningrumAfiliasi tidak diketahui1
Vera Noviana SulistyawanAfiliasi tidak diketahui1
Savira Rinda ErlianaAfiliasi tidak diketahui1
Isnina Noor UbayAfiliasi tidak diketahui1
Indra Sakti PangestuAfiliasi tidak diketahui1
Nur QudusAfiliasi tidak diketahui1
Nelly Setyowati AnggraeniAfiliasi tidak diketahui1
Ade Novi Nurul IhsaniAfiliasi tidak diketahui1
Delta ApriyaniAfiliasi tidak diketahui1
Sri Endah WahyuningsihAfiliasi tidak diketahui1
Ana MaryanaAfiliasi tidak diketahui1
Aria Aji PawanaAfiliasi tidak diketahui1
Sri MaryatiAfiliasi tidak diketahui1
Bill Haq MakarimAfiliasi tidak diketahui1
Taffitia Risnanti YusufAfiliasi tidak diketahui1
Cindy Putri VaradelaAfiliasi tidak diketahui1
Thalia RafifaAfiliasi tidak diketahui1
Putri Ayu Amara NilamsariAfiliasi tidak diketahui1
Miftah FatimahAfiliasi tidak diketahui1
Sudarwoto -Afiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/higeia/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 8 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Kondisi Demografi Ibu dan Suami pada Kasus Kematian Ibu</dc:title>
	<dc:creator>Handayani, Sri</dc:creator>
	<dc:creator>Mubarokah, Kismi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Salah satu target Sustainable Development Goals (SDGs) 2030 adalah menurunnya angka kematian ibu (AKI). Di Kota Semarang AKI masih menjadi perhatian penting dimana pada 2017 kasus AKI masih tinggi yaitu 23 kasus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan karakteristik dan faktor risiko ibu meninggal karena kehamilan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, data penelitian merupakan data sekunder dari Dinas Kesehatan Kota Semarang tentang AKI tahun 2015 dan 2016. Jumlah sampel dalam penelitian adalah 67 kasus AKI. Data diolah dengan menggunakan uji deskriptif dengan menyajikan distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa umur ibu meninggal rata-rata 30 tahun, dengan 70,1% tergolong dalam kelompok non-risti menurut umur. Tingkat Pendidikan ibu sebagain besar pada kategori menengah (70,1%), sebagian besar merupakan ibu rumah tangga (58,2%), Jarak melahirkan anak rata-rata 3 tahun, ibu hamil meninggal rata-rata pada kehamilan usia 33 bulan (trimester ketiga). Sebagian besar kasus melakukan kunjungan antenatal care (80,6%). Sebagaian besar kasus meninggal pada saat nifas (83,3%) dan bayi yang dilahirkan 58,3% hidup.
One of targets of sustainable development goals (SDGs) 2030 is decreasing number of maternal mortality rate. In Semarang city, maternal mortality still become an important concern which is in 2017 number of cases was 23 cases. Study aimed was to describe characteristic and risk factor of maternal mortality. Study was descriptive study, data of the study was secondary data of maternal mortality of Health Department of Semarang city year 2015 and 2016. Sample was 67 cases of maternal mortality. Data analyzed with descriptive test provides frequency distribution table. Result showed that age of maternal mortality in average was 30 years old, with 70,1% was in non-high-risk group based on age. Level of education mostly in middle group (70,1%), majority was housewife (58,2%). The average of Spacing between pregnancy was 3 years, maternal mortality in average death on 33 months old pregnancy. Majority cases performed ANC (80,6%). Mostly cases death in childbed period (83,3%) and baby was delivered life (58,3%).</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2019-01-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/higeia/article/view/23060</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/higeia.v3i1.23060</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development); Vol 3 No 1 (2019): HIGEIA: January 2019; 99-108</dc:source>
	<dc:source>2541-5581</dc:source>
	<dc:source>2541-5603</dc:source>
	<dc:source>10.15294/higeia.v3i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/higeia/article/view/23060/12714</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development)</dc:rights>
</oai_dc:dc>