Jurnal
Penggunaan Job Hazard Analysis dalam Identifikasi Risiko Keselamatan Kerja pada Pengrajin Logam
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) · Vol. 2 No. 4 (2018) · hlm. 510–519
- ISSN
- 2541-5581, 2541-5603
- Terbit
- 2018-10-31
- Penerbit
- Universitas Negeri Semarang
- Bahasa
- eng
Abstrak
Abstrak Setiap tempat kerja selalu mempunyai risiko kemungkinan terjadinya kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Pada tahun 2013 telah terjadi 406 kasus kecelakaan kerja di Kabupaten Boyolali, 372 pekerja (91,6%) berhasil sembuh, 25 pekerja (6,1%) sementara tidak mampu bekerja, 4 pekerja (0,9%) mengalami cacat, dan 5 pekerja (1,2%) meninggal dunia. Insiden kecelakaan dan cedera di tempat kerja dapat dikurangi dengan penggunaan Job Hazard Analysis. Penelitian ini dilaksanakan pada tahun 2018. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi bahaya serta pengendalian yang tepat pada industri logam UD. A&D dengan metode Job Hazard Analysis. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan observasional. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 46 bahaya dan 82 risiko yang teridentifikasi. Hasil penilaian risiko terdapat 24 (29,6%) risiko rendah, 27 (32,9%) risiko sedang dan risiko tinggi berjumlah 31 (37,8%). Hasil penilaian dan pengendalian risiko dirancang dalam bentuk form Job Hazard Analysis. Kesimpulan penelitian ini adalah potensi bahaya yang ada belum dilakukan pengendalian secara optimal. Abstract Each workplace always has a risk of possible accidents and occupational diseases. In 2013 there were 406 work accident cases in Boyolali District, 372 workers (91.6%) recovered, 25 workers (6.1%) were unable to work, 4 workers (0.9%) were disabled, and 5 workers (1.2%) died. Incidents of accidents and workplace injuries can be reduced by the use of Job Hazard Analysis. This research was conducted in 2018. The purpose of this research is to know the potential danger and proper control on UD metal industry. A & D with Job Hazard Analysis method. The type of this research is descriptive qualitative with observational approach.The results showed 46 hazards and 82 identified risks. Risk assessment results were 24 (29.6%) low risk, 27 (32.9%) medium and high risk 31 (37.8%). The results of risk assessment and control are designed in the form of Job Hazard Analysis form. The conclusion of this research is the potential hazard that has not been done optimally. Keyword: Job Hazard Analysis (JHA), Potential Hazard, Risk Analysis
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 120 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- State University of Semarang
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Anik Setyo Wahyuningsih | Afiliasi tidak diketahui | 5 |
| Risa Anggita Putri | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Hanif Satria Febriananda | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Widya Hary Cahyati | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Fitri Indrawati | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Ummi Nur Laila Sulistyani | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Luqman Alwi | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Diah Rahmah Permatasari | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Aufiena Nur Ayu Merzistya | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Ari Yuniastuti | State University of Semarang | 2 |
| Aza Putri Anisa | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Ayu Fadilah Wahid | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Laura Marulia Subroto | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Della Fitriana | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Palgunadi Palgunadi | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Annisa Aulia Savitri | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ikhsan Ramadhan | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Jacklyn Mahardeka Putri Sherman | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nasywa Vebhe Pranandari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Widya Kusuma Wardhani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Jemima Pradipta Apituley | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nur Rizqi Septiana | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nunuk Safitri | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Yuli Yana | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sutianik Romadhoni | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Dini Eka Anggraeni | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Alfina Dewi Nugrahany | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Devi Triandari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Galuh Nita Prameswari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nurida Choirinisa Arfiyana | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ratih Berliana | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Kristiana Wulan Sari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Anisa Yulia Nafsi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Wisda Fahmi Saputra | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sugiharto Sugiharto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Herry Koesyanto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Eko Harjanto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.