Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Faktor Individu, Paparan Debu, dan CO dengan Gambaran Faal Paru Petugas SPBU

HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) · Vol. 2 No. 4 (2018) · hlm. 553–563

DOI
10.15294/higeia.v2i4.23617
ISSN
2541-5581, 2541-5603
Terbit
2018-10-31
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Abstrak Tujuh puluh persen pencemaran udara berasal dari emisi kendaraan bermotor. Efek dari emisi kendaraan bermotor dapat mengganggu fungsi paru-paru salah satunya petugas SPBU. Penelitian ini dilakukan di dua SPBU yang berada di ruas jalan dengan volume kendaraan tertinggi pada tahun 2018 yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara faktor individu, paparan debu, dan CO dengan gambaran faal paru. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel penelitian ini adalah 34 petugas SPBU dengan teknik total sampling. Data dianalisis menggunakan uji Chi-square dan uji Mann Whitney. Hasil menunjukkan ada hubungan antara jenis kelamin (p=0,035), masa kerja (p=0,017), dan kebiasaan merokok (p=0,023) dengan gambaran faal paru. Sedangkan, variabel umur, lama paparan, penggunaan APD, status gizi, riwayat penyakit, paparan debu, dan CO tidak berhubungan dengan gambaran faal paru. Simpulan penelitian ini yaitu jenis kelamin, masa kerja, dan kebiasaan merokok berhubungan dengan gambaran faal paru pada petugas SPBU. Disarankan untuk menggunakan APD ketika bekerja serta mengurangi perilaku merokok. Abstract Seventy percent of air pollutions comes from motor vehicle emissions. The effects of the emissions can interfere the lung function, especially for the gas station officers. This study was conducted at two gas station located in road with highest vehicle volume in 2018 which to know the relation between individual factor, dust exposure, and CO with the lung function. The type of this study was analytic observational with cross sectional design. The sample was 34 gas station officers with total sampling technique. Data were analyzed using Chi-square and Mann Whitney test. The results showed there were related between sex (p = 0,035), length of work (p = 0,017), and smoking habit (p = 0,023) with lung function. Age, long exposure, usage of personal safety, nutritional status, history of disease, dust exposure, and CO not related with lung function. The conclusions were gender, length of work, and smoking habits related with the lung function at the gas station officer. It’s recommended to use personal safety when working and reduce smoking behavior. Keyword: Air Pollution, Motor Vehi-cle, Lung Function, Gas Station Officer

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 77 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Arum SiwiendrayantiState University of Semarang2
Adinda Mayhana PramestiAfiliasi tidak diketahui2
Irwan BudionoAfiliasi tidak diketahui2
‪Eram Tunggul Pawenang‬State University of Semarang1
Ferry NurhandokoAfiliasi tidak diketahui1
Hapsari Dyah AyuhaniAfiliasi tidak diketahui1
Nur RohmawatiAfiliasi tidak diketahui1
Hasty WidyastariAfiliasi tidak diketahui1
Siswanti SiswantiAfiliasi tidak diketahui1
Erika PrihatiningsihAfiliasi tidak diketahui1
Muhammad Hakam ArifinAfiliasi tidak diketahui1
Ina YulianaAfiliasi tidak diketahui1
Nita SuryaningsihAfiliasi tidak diketahui1
Mahalul AzamAfiliasi tidak diketahui1
Lukman FauziAfiliasi tidak diketahui1
Alfiana Ainun NisaAfiliasi tidak diketahui1
Tandiyo RahayuAfiliasi tidak diketahui1
Ahsana Sayidatil ArifahAfiliasi tidak diketahui1
Chyntia Olyvia Rizki HerwiantiAfiliasi tidak diketahui1
Rizky Zidni FadhilahAfiliasi tidak diketahui1
Melinda Pebriyana HastariAfiliasi tidak diketahui1
Maria Magdalena Dewi SAfiliasi tidak diketahui1
Windy Widyanti KusumaAfiliasi tidak diketahui1
Arika Widya RahmawatiAfiliasi tidak diketahui1
Lutfi MuzaqiAfiliasi tidak diketahui1
Fifti IstiklailiAfiliasi tidak diketahui1
Tri Prapto KurniawanAfiliasi tidak diketahui1
Agus Sapta Eka WaluyaAfiliasi tidak diketahui1
Diyan Argani KusumaningtyasAfiliasi tidak diketahui1
Rezqy Laili MunthariAfiliasi tidak diketahui1
Pangesty Tisna Wahyu NurcahyaniAfiliasi tidak diketahui1
Ayu Tri IsmiatiAfiliasi tidak diketahui1
Agita Kusuma DewiAfiliasi tidak diketahui1
Deviyani DeviyaniAfiliasi tidak diketahui1
Tri SofiyaniAfiliasi tidak diketahui1
Hafiidh Ardi MeilanaAfiliasi tidak diketahui1
Dyah Ayu Kharismawati Nur IstiqlalAfiliasi tidak diketahui1
Devy Ega PangestiAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/higeia/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Faktor Individu, Paparan Debu, dan CO dengan Gambaran Faal Paru Petugas SPBU</dc:title>
	<dc:creator>Novtasari, Diah Indriyani</dc:creator>
	<dc:creator>Wijayanti, Yuni</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Abstrak
Tujuh puluh persen pencemaran udara berasal dari emisi kendaraan bermotor. Efek dari emisi kendaraan bermotor dapat mengganggu fungsi paru-paru salah satunya petugas SPBU. Penelitian ini dilakukan di dua SPBU yang berada di ruas jalan dengan volume kendaraan tertinggi pada tahun 2018 yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara faktor individu, paparan debu, dan CO dengan gambaran faal paru. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel penelitian ini adalah 34 petugas SPBU dengan teknik total sampling. Data dianalisis menggunakan uji Chi-square dan uji Mann Whitney. Hasil menunjukkan ada hubungan antara jenis kelamin (p=0,035), masa kerja (p=0,017), dan kebiasaan merokok (p=0,023) dengan gambaran faal paru. Sedangkan, variabel umur, lama paparan, penggunaan APD, status gizi, riwayat penyakit, paparan debu, dan CO tidak berhubungan dengan gambaran faal paru. Simpulan penelitian ini yaitu jenis kelamin, masa kerja, dan kebiasaan merokok berhubungan dengan gambaran faal paru pada petugas SPBU. Disarankan untuk menggunakan APD ketika bekerja serta mengurangi perilaku merokok.
&amp;nbsp;Abstract
Seventy percent of air pollutions comes from motor vehicle emissions. The effects of the emissions can interfere the lung function, especially for the gas station officers. This study was conducted at two gas station located in road with highest vehicle volume in 2018 which to know the relation between individual factor, dust exposure, and CO with the lung function. The type of this study was analytic observational with cross sectional design. The sample was 34 gas station officers with total sampling technique. Data were analyzed using Chi-square and Mann Whitney test. The results showed there were related between sex (p = 0,035), length of work (p = 0,017), and smoking habit (p = 0,023) with lung function. Age, long exposure, usage of personal safety, nutritional status, history of disease, dust exposure, and CO not related with lung function. The conclusions were gender, length of work, and smoking habits related with the lung function at the gas station officer. It’s recommended to use personal safety when working and reduce smoking behavior. 
Keyword :&amp;nbsp;Air Pollution, Motor Vehi-cle, Lung Function, Gas Station Officer</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2018-10-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">text</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/higeia/article/view/23617</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/higeia.v2i4.23617</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development); Vol 2 No 4 (2018): HIGEIA; 553-563</dc:source>
	<dc:source>2541-5581</dc:source>
	<dc:source>2541-5603</dc:source>
	<dc:source>10.15294/higeia.v2i4</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/higeia/article/view/23617/11801</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2018 HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development)</dc:rights>
</oai_dc:dc>