Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Keberadaan Jentik Aedes aegypti di Kelurahan Karangjati

HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) · Vol. 2 No. 4 (2018) · hlm. 599–611

DOI
10.15294/higeia.v2i4.23818
ISSN
2541-5581, 2541-5603
Terbit
2018-10-31
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Abstrak Kasus DBD di Kecamatan Bergas cenderung meningkat, tahun 2016 Kelurahan Karangjati memiliki kasus DBD terbanyak yaitu sebesar 19 kasus. Dari studi pendahuluan pada 10 rumah, sebanyak 70% rumah positif terdapat jentik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan keberadaan jentik Aedes aegypti. Jenis penelitian ini observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 93 rumah yang diambil dengan teknik proportional random sampling. Data dianalisis menggunakan uji chi square (α=0,05). Penelitian dilakukan pada bulan Mei 2018. Hasil menunjukkan bahwa kepadatan jentik termasuk dalam kategori tinggi. Hasil uji statistik menunjukan jumlah kontainer (p=0,006), jenis kontainer (p=0,017), volume kontainer (p=0,018), bahan kontainer (p=0,001), keberadaan tanaman pekarangan (p=0,001), praktik PSN (p=0,0001) berhubungan dengan keberadaan jentik Aedes aegypti. Sedangkan jumlah penghuni (p=0,436) dan status pekerjaan (p=0,347) tidak berhubungan dengan keberadaan jentik Aedes aegypti. Penelitian ini menyimpulkan bahwa variabel praktik PSN menjadi faktor paling dominan yang mempengaruhi keberadaan jentik Aedes aegypti.. Abstract Trend of DHF in Bergas subdistricts has increased, in 2016 Karangjati village has the most cases of DHF with 19 cases. The preliminary survey on 10 homes, 70% have larvae. The purpose of this study to determine the factors associated with the presence of Aedes aegypti larvae. This was an explanatory research with cross sectional approach. The total amount of 93 houses sample was taken with propotional random sampling technique. Data were analyzed by chi-square test (α=0,05). The results showed that density figure on high level. This study was done on May 2018. Results of statistical test showed the number of containers (p=0,006), container type (p=0,0001), container volume (p=0,0001), container material (p=0,0001), gardens plant (p=0,001), practice PSN (p=0,0001) associated with the presence of Aedes aegypti larvae. While the number of occupants (p=0.436) and occupation (p=0.347) not related with presence of Aedes aegypti larvae. This study concludes that practice PSN becomes the dominant factor that affecting the presence of Aedes aegypti larvae. Keyword: Larvae, Aedes aegypti, Container

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 60 tautan kepenulisan bersama · 3 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Mahidol University
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Ali MasyharAfiliasi tidak diketahui3
Arum SiwiendrayantiState University of Semarang2
Syatriawan LaguraAfiliasi tidak diketahui2
Nadela JusticeaAfiliasi tidak diketahui2
Juniza Indah SetiawatiAfiliasi tidak diketahui2
Sofwan IndarjoState University of Semarang1
Shobiechah Aldillah WulandhariMahidol University1
Dina WahyuniAfiliasi tidak diketahui1
Yuni WijayantiAfiliasi tidak diketahui1
Ferry NurhandokoAfiliasi tidak diketahui1
Adinda Mayhana PramestiAfiliasi tidak diketahui1
Miftakhul JanahAfiliasi tidak diketahui1
Herry KoesyantoAfiliasi tidak diketahui1
Rita MartiwiAfiliasi tidak diketahui1
Sugiharto SugihartoAfiliasi tidak diketahui1
Miana Ciputra HandariAfiliasi tidak diketahui1
Diah Putri LestianiAfiliasi tidak diketahui1
Nur Riezqiyah AfifahAfiliasi tidak diketahui1
Ardha Nur MajidaAfiliasi tidak diketahui1
Rizki OktavianiAfiliasi tidak diketahui1
Sinta Saadatun NikmahAfiliasi tidak diketahui1
Aliefta Rochma PrajaningtyastitiAfiliasi tidak diketahui1
Dwi AndrianiAfiliasi tidak diketahui1
Alfia Nur HayatiAfiliasi tidak diketahui1
Siti Lailatun NikmahAfiliasi tidak diketahui1
Nurik FetianaAfiliasi tidak diketahui1
Putri Soviana IlfaAfiliasi tidak diketahui1
Rizky Eli MintariAfiliasi tidak diketahui1
Meila Himmatul 'UlyaAfiliasi tidak diketahui1
Ganis Kesuma WardaniAfiliasi tidak diketahui1
Laras WidyastutiAfiliasi tidak diketahui1
Putri FitasariAfiliasi tidak diketahui1
Santika DewiAfiliasi tidak diketahui1
Wevri ApriliaAfiliasi tidak diketahui1
Shahrani Deviana AliAfiliasi tidak diketahui1
Safira Aufi FauziyahAfiliasi tidak diketahui1
Muhammad Azil MaskurAfiliasi tidak diketahui1
Nadhira Madania DimartiAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/higeia/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Keberadaan Jentik Aedes aegypti di Kelurahan Karangjati</dc:title>
	<dc:creator>Raharjanti, Noviyani Dwi</dc:creator>
	<dc:creator>Pawenang, Eram Tunggul</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Abstrak
Kasus DBD di Kecamatan Bergas cenderung meningkat, tahun 2016 Kelurahan Karangjati memiliki kasus DBD terbanyak yaitu sebesar 19 kasus. Dari studi pendahuluan pada 10 rumah, sebanyak 70% rumah positif terdapat jentik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan keberadaan jentik Aedes aegypti. Jenis penelitian ini observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 93 rumah yang diambil dengan teknik proportional random sampling. Data dianalisis menggunakan uji chi square (α=0,05). Penelitian dilakukan pada bulan Mei 2018. Hasil menunjukkan bahwa kepadatan jentik termasuk dalam kategori tinggi. Hasil uji statistik menunjukan jumlah kontainer (p=0,006), jenis kontainer (p=0,017), volume kontainer (p=0,018), bahan kontainer (p=0,001), keberadaan tanaman pekarangan (p=0,001), praktik PSN (p=0,0001) berhubungan dengan keberadaan jentik Aedes aegypti. Sedangkan jumlah penghuni (p=0,436) dan status pekerjaan (p=0,347) tidak berhubungan dengan keberadaan jentik Aedes aegypti. Penelitian ini menyimpulkan bahwa variabel praktik PSN menjadi faktor paling dominan yang mempengaruhi keberadaan jentik Aedes aegypti..
&amp;nbsp;Abstract
Trend of DHF in Bergas subdistricts has increased, in 2016 Karangjati village has the most cases of DHF with 19 cases. The preliminary survey on 10 homes, 70% have larvae. The purpose of this study to determine the factors associated with the presence of Aedes aegypti larvae. This was an explanatory research with cross sectional approach. The total amount of 93 houses sample was taken with propotional random sampling technique. Data were analyzed by chi-square test (α=0,05). The results showed that density figure on high level. This study was done on May 2018. Results of statistical test showed the number of containers (p=0,006), container type (p=0,0001), container volume (p=0,0001), container material (p=0,0001), gardens plant (p=0,001), practice PSN (p=0,0001) associated with the presence of Aedes aegypti larvae. While the number of occupants (p=0.436) and occupation (p=0.347) not related with presence of Aedes aegypti larvae. This study concludes that practice PSN becomes the dominant factor that affecting the presence of Aedes aegypti larvae.
Keyword :&amp;nbsp;Larvae, Aedes aegypti, Container</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2018-10-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">text</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/higeia/article/view/23818</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/higeia.v2i4.23818</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development); Vol 2 No 4 (2018): HIGEIA; 599-611</dc:source>
	<dc:source>2541-5581</dc:source>
	<dc:source>2541-5603</dc:source>
	<dc:source>10.15294/higeia.v2i4</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/higeia/article/view/23818/11805</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2018 HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development)</dc:rights>
</oai_dc:dc>