Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Kejadian Demam Tifoid pada Usia 15-44 Tahun

HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) · Vol. 3 No. 2 (2019) · hlm. 263–273

DOI
10.15294/higeia.v3i2.24387
ISSN
2541-5581, 2541-5603
Terbit
2019-05-02
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Demam tifoid pada tahun 2014-2016 merupakan penyakit peringkat 1 dari 10 besar penyakit di rumah sakit Kota Semarang dan di wilayah kerja Puskesmas Tlogosari Kulon terjadi peningkatan kasus dari 211 kasus, 570 kasus, dan 829 kasus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian demam tifoid pada usia 15-44 tahun di wilayah kerja Puskesmas Tlogosari Kulon. Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan rancangan case control, dengan 26 sampel kasus dan 26 sampel kontrol. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square dan uji fisher. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara cuci tangan sebelum makan (p=0,026), kebiasaan makan (p=0,002), tempat makan (p=0,035), dan tidak ada hubungan antara konsumsi es (p=0,249), konsumsi sayuran mentah (p=0,703), jenis air minum (p=0,554), dan jenis makanan (p=0,140) dengan kejadian demam tifoid.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 60 tautan kepenulisan bersama · 3 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Mahidol University
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Ali MasyharAfiliasi tidak diketahui3
Arum SiwiendrayantiState University of Semarang2
Shobiechah Aldillah WulandhariMahidol University2
Siti Lailatun NikmahAfiliasi tidak diketahui2
Syatriawan LaguraAfiliasi tidak diketahui2
Nadela JusticeaAfiliasi tidak diketahui2
Juniza Indah SetiawatiAfiliasi tidak diketahui2
Sofwan IndarjoState University of Semarang1
Dina WahyuniState University of Semarang1
Yuni WijayantiState University of Semarang1
Ferry NurhandokoAfiliasi tidak diketahui1
Adinda Mayhana PramestiState University of Semarang1
Miftakhul JanahAfiliasi tidak diketahui1
Herry KoesyantoAfiliasi tidak diketahui1
Rita MartiwiAfiliasi tidak diketahui1
Sugiharto SugihartoAfiliasi tidak diketahui1
Miana Ciputra HandariAfiliasi tidak diketahui1
Diah Putri LestianiAfiliasi tidak diketahui1
Noviyani Dwi RaharjantiState University of Semarang1
Ardha Nur MajidaAfiliasi tidak diketahui1
Rizki OktavianiAfiliasi tidak diketahui1
Sinta Saadatun NikmahAfiliasi tidak diketahui1
Aliefta Rochma PrajaningtyastitiState University of Semarang1
Dwi AndrianiState University of Semarang1
Alfia Nur HayatiAfiliasi tidak diketahui1
Nurik FetianaState University of Semarang1
Putri Soviana IlfaState University of Semarang1
Rizky Eli MintariState University of Semarang1
Meila Himmatul 'UlyaState University of Semarang1
Ganis Kesuma WardaniState University of Semarang1
Laras WidyastutiState University of Semarang1
Putri FitasariState University of Semarang1
Santika DewiState University of Semarang1
Wevri ApriliaState University of Semarang1
Shahrani Deviana AliState University of Semarang1
Safira Aufi FauziyahAfiliasi tidak diketahui1
Muhammad Azil MaskurAfiliasi tidak diketahui1
Nadhira Madania DimartiAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/higeia/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 8 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Kejadian Demam Tifoid pada Usia 15-44 Tahun</dc:title>
	<dc:creator>Afifah, Nur Riezqiyah</dc:creator>
	<dc:creator>Pawenang, Eram Tunggul</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Demam tifoid pada tahun 2014-2016 merupakan penyakit peringkat 1 dari 10 besar penyakit di rumah sakit&amp;nbsp; Kota Semarang dan di wilayah kerja Puskesmas Tlogosari Kulon terjadi peningkatan kasus dari 211 kasus, 570 kasus, dan 829 kasus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian demam tifoid pada usia 15-44 tahun di wilayah kerja Puskesmas Tlogosari Kulon. Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan rancangan case control, dengan 26 sampel kasus dan 26 sampel kontrol. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square dan uji fisher. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara cuci tangan sebelum makan (p=0,026), kebiasaan makan (p=0,002), tempat makan (p=0,035), dan tidak ada hubungan antara konsumsi es (p=0,249), konsumsi sayuran mentah (p=0,703), jenis air minum (p=0,554), dan jenis makanan (p=0,140) dengan kejadian demam tifoid.
&amp;nbsp;</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2019-05-02</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">text</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/higeia/article/view/24387</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/higeia.v3i2.24387</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development); Vol 3 No 2 (2019): HIGEIA: April 2019; 263-273</dc:source>
	<dc:source>2541-5581</dc:source>
	<dc:source>2541-5603</dc:source>
	<dc:source>10.15294/higeia.v3i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/higeia/article/view/24387/13482</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development)</dc:rights>
</oai_dc:dc>