Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Gangguan Mental Emosional Siswa Sekolah Dasar

HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) · Vol. 3 No. 2 (2019) · hlm. 252–262

DOI
10.15294/higeia.v3i2.26024
ISSN
2541-5581, 2541-5603
Terbit
2019-05-02
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Abstract. Mental disorders in children and adolescents are the focus of global health because of their relationship to suffering, functional impairment, stigmatized exposure, discrimination, and the potential for death. Based on global epidemiological data 12-13% of children and adolescents suffer from mental disorders. This study aims to determine the factors that affect emotional mental disorders in elementary school students. The cross-sectional method was used with 222 respondents from six different elementary schools. Chi-Square test analysis is used for data analysis. 121 (53.3%) subjects experienced symptoms of emotional mental disorders. The results show that the education level of the father (PR= 1,785;p <0.05), the level of family income per month (PR=2,345;p <0.05), sleep disorders (PR= 1,79;p <0.05), and vegetable consumption affects the incidence of emotional mental disorders (PR= 2,023; p <0.05) Keywords: children, elemtary school, mental health disorder Abstrak. Gangguan mental pada anak dan remaja menjadi fokus kesehatan global karena hubungannya dengan penderitaan, fungtional impairment, paparan stigma, diskriminasi, hingga potensi kematian. Berdsasarkan data epidemiologi global 12-13% anak dan remaja menderita gangguan mental. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang memepengaruhi gangguan mental pada siswa sekolah dasar. Metode cross-sectional digunakan dengan jumlah responden 222 dari enam sekolah dasar yang berbeda. Analisis uji Chi-Square digunakan untuk analisa data. Hasil menunjukan 121 (53,3%) subjek terdeteksi mengalami gejala gangguan mental emosional, selanjutnya bahwa tingkat pendidikan ayah (PR=1,785; p<0,05), tingkat penghasilan keluarga per bulan (PR=2,345; p<0,05), gangguan tidur (PR= 1,79; p<0,05), dan konsumsi sayur mempengaruhi kejadian gangguan mental emosional (PR= 2,023; p<0,05). Kata kunci: anak-anak, gangguan mental emosional, sekolah dasar

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 90 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Mahalul AzamAfiliasi tidak diketahui3
Widya Hary CahyatiAfiliasi tidak diketahui3
Arum SiwiendrayantiState University of Semarang2
Adinda Mayhana PramestiAfiliasi tidak diketahui2
Irwan BudionoAfiliasi tidak diketahui2
Tandiyo RahayuAfiliasi tidak diketahui2
Oktia Woro Kasmini HandayaniAfiliasi tidak diketahui2
Widya Hari CahyatiAfiliasi tidak diketahui2
‪Eram Tunggul Pawenang‬State University of Semarang1
Ferry NurhandokoAfiliasi tidak diketahui1
Hapsari Dyah AyuhaniAfiliasi tidak diketahui1
Nur RohmawatiAfiliasi tidak diketahui1
Hasty WidyastariAfiliasi tidak diketahui1
Diah Indriyani NovtasariAfiliasi tidak diketahui1
Siswanti SiswantiAfiliasi tidak diketahui1
Muhammad Hakam ArifinAfiliasi tidak diketahui1
Ina YulianaAfiliasi tidak diketahui1
Nita SuryaningsihAfiliasi tidak diketahui1
Lukman FauziAfiliasi tidak diketahui1
Alfiana Ainun NisaAfiliasi tidak diketahui1
Ahsana Sayidatil ArifahAfiliasi tidak diketahui1
Chyntia Olyvia Rizki HerwiantiAfiliasi tidak diketahui1
Rizky Zidni FadhilahAfiliasi tidak diketahui1
Melinda Pebriyana HastariAfiliasi tidak diketahui1
Maria Magdalena Dewi SAfiliasi tidak diketahui1
Windy Widyanti KusumaAfiliasi tidak diketahui1
Arika Widya RahmawatiAfiliasi tidak diketahui1
Lutfi MuzaqiAfiliasi tidak diketahui1
Fifti IstiklailiAfiliasi tidak diketahui1
Tri Prapto KurniawanAfiliasi tidak diketahui1
Agus Sapta Eka WaluyaAfiliasi tidak diketahui1
Diyan Argani KusumaningtyasAfiliasi tidak diketahui1
Rezqy Laili MunthariAfiliasi tidak diketahui1
Pangesty Tisna Wahyu NurcahyaniAfiliasi tidak diketahui1
Ayu Tri IsmiatiAfiliasi tidak diketahui1
Agita Kusuma DewiAfiliasi tidak diketahui1
Deviyani DeviyaniAfiliasi tidak diketahui1
Tri SofiyaniAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/higeia/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Gangguan Mental Emosional Siswa Sekolah Dasar</dc:title>
	<dc:creator>Prihatiningsih, Erika</dc:creator>
	<dc:creator>Wijayanti, Yuni</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Abstract.&amp;nbsp;Mental disorders in children and adolescents are the focus of global health because of their relationship to suffering, functional impairment, stigmatized exposure, discrimination, and the potential for death. Based on global epidemiological data 12-13% of children and adolescents suffer from mental disorders. This study aims to determine the factors that affect emotional mental disorders in elementary school students. The cross-sectional method was used with 222 respondents from six different elementary schools. Chi-Square test analysis is used for data analysis. &amp;nbsp;121 (53.3%) subjects experienced symptoms of emotional mental disorders. The results show that the education level of the father (PR= 1,785 ;p &amp;lt;0.05), the level of family income per month (PR=2,345 ;p &amp;lt;0.05), sleep disorders (PR= 1,79 ;p &amp;lt;0.05), and vegetable consumption affects the incidence of emotional mental disorders (PR= 2,023; p &amp;lt;0.05)
&amp;nbsp;Keywords: children, elemtary school, mental health disorder
&amp;nbsp;
Abstrak. Gangguan mental pada anak dan remaja menjadi fokus kesehatan global karena hubungannya dengan penderitaan, fungtional impairment, paparan stigma, diskriminasi, hingga potensi kematian. Berdsasarkan data epidemiologi global 12-13% anak dan remaja menderita gangguan mental. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang memepengaruhi gangguan mental pada siswa sekolah dasar. Metode cross-sectional digunakan dengan jumlah responden 222 dari enam sekolah dasar yang berbeda. Analisis uji Chi-Square digunakan untuk analisa data. Hasil menunjukan 121 (53,3%) subjek terdeteksi mengalami gejala gangguan mental emosional, selanjutnya bahwa tingkat pendidikan ayah (PR=1,785; p&amp;lt;0,05), tingkat penghasilan keluarga per bulan (PR=2,345; p&amp;lt;0,05), gangguan tidur (PR= 1,79; p&amp;lt;0,05), dan konsumsi sayur mempengaruhi kejadian gangguan mental emosional (PR= 2,023; p&amp;lt;0,05).
&amp;nbsp;Kata kunci: anak-anak , gangguan mental emosional, sekolah dasar</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2019-05-02</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/higeia/article/view/26024</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/higeia.v3i2.26024</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development); Vol 3 No 2 (2019): HIGEIA: April 2019; 252-262</dc:source>
	<dc:source>2541-5581</dc:source>
	<dc:source>2541-5603</dc:source>
	<dc:source>10.15294/higeia.v3i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/higeia/article/view/26024/13481</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development)</dc:rights>
</oai_dc:dc>