Jurnal
Youth Centre Model Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Remaja di Daerah Tinggi Kehamilan Berisiko
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) · Vol. 2 No. 4 (2018) · hlm. 663–672
- ISSN
- 2541-5581, 2541-5603
- Terbit
- 2018-10-31
- Penerbit
- Universitas Negeri Semarang
- Bahasa
- eng
Abstrak
Abstrak Jumlah kasus kematian ibu di kabupaten Kendal pada tahun 2015 sebanyak 23 kasus, tahun 2016 19 kasus, dan tahun 2017 naik menjadi 25 kasus. Desa Singorojo adalah desa yang dalam 3 tahun terakhir memiliki trend kenaikan kasus kehamilan risiko tinggi yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas Youth Centre Model dalam meningkatkan pengetahuan sikap remaja di daerah kehamilan berisiko tinggi. Penelitian ini dirancang dengan desain pre-eksperimental research dengan one group pretest-posttest design yang dianalisis secara kuantitatif. Populasi penelitian adalah remaja di desa Singorojo kabupaten Kendal. Sampel ditentukan secara purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji beda dan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menujukkan edukasi sebaya yang dilakukan oleh Kader Youth Centre yang telah diberi pelatihan telah mampu meningkatkan pengetahuan kesehatan reproduksi remaja khususnya terkait seksualitas dan kehamilan berisiko tinggi (p value 0,001). Selain itu juga dapat meningkatkan kesadaran remaja akan pentingnya pendewasaan usia perkawinan melalui perubahan sikap remaja (p value 0,002). Simpulan menunjukkan Youth Centre dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pada siswa remaja. Abstract The number of maternal mortality cases in Kendal district in 2015 reached 23 cases, in 2016 were 19 cases, and in 2017 were 25 cases. Singorojo village was a village that in the last 3 years had a significant upward trend in cases. This study aimed to determine the effectiveness of the Youth Center Model in increasing the knowledge of the attitudes of adolescents in high risk pregnancy areas. This study was designed with a pre-experimental research design with one pretest-posttest design group analyzed quantitatively. The study population was adolescents in Singorojo village, Kendal district. Sampling technique used purposive sampling. Data analysis was used a different test and Wilcoxon test. The results of a complete peer education study conducted by Youth Center Cadres who had been given training had been able to improve adolescent health knowledge with high sexuality and pregnancy (p value 0.001). In addition, it could also increase teenagers' awareness of the importance of marriage awareness for adolescent girls (p value 0.002). Conclusion showed that Youth Center can increase knowledge and awareness of adolescent students. Keyword: Youth Centre, Knowledge, Atitude, Risky Pregnancy
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 70 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- State University of Semarang
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Mahalul Azam | Afiliasi tidak diketahui | 5 |
| Putri Nur Tamalla | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Muhamad Zakki Saefurrohim | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Irwan Budiono | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Triana Ayu Hapsari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Elisa Happy Amalia | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ningrum Pangestu | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Tiara Ayu Huurun Ien | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Andita Kusumaningrum | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Andayani Andayani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Gita Dheasabel | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ira Abawi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Maria Indriana | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Isyfina Fikrotul Muna | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Dian Safitri Rara Defi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Hauna Anja Ramadhanty | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Hamimah Hamimah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Lu'luk Ni'matutstsania | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Asti Widyastuti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sofwan Indarjo | State University of Semarang | 1 |
| Lukman Fauzi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Maulina Istighfaroh | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Zahra Amalia Gardyna | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Anna Nugrahani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Dita Erviana | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Erli Widiastuti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Zuyyinatun Muflikhah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sri Hintari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Herry Koesyanto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sifa Ul Janah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Hanik Anur Maria | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Casmuti Casmuti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Alfi Nurjanah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Amalia Augustina Fadlilah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Frimadewi Kharisma Pradani PH | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Hikmah Ayu Isnadia | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Adinda Yustika Seftiani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sholihatul Mukarromah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.