Jurnal
Masa Kerja, Beban Kerja, Konsumsi Air Minum dan Status Kesehatan dengan Regangan Panas pada Pekerja Area Kerja
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) · Vol. 3 No. 4 (2019) · hlm. 524–533
- ISSN
- 2541-5581, 2541-5603
- Terbit
- 2019-11-25
- Penerbit
- Universitas Negeri Semarang
- Bahasa
- eng
Abstrak
ABSTRAK Heat strain merupakan dampak akut atau kronis yang diakibatkan paparan tekanan panas yang dialami oleh seseorang dari aspek fisik maupun mental. Dampak fisik yang ditimbulkan dapat bervariasi mulai dari keluhan ringan seperti ruam pada kulit atau pingsan sampai situasi yang mengancam kehidupan saat terjadi terhentinya pengeluaran keringat dan heat stroke. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan masa kerja, beban kerja, konsumsi air minum dan kesehatan dengan regangan panas pada pekerja di PT. Barata Indonesia (Persero) Pabrik Tegal. Jenis penelitian cross sectional. Populasi pekerja 100 pekerja dengan besar sampel 34 pekerja. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner heat strain score index (HSSI), lembar kuesioner untuk mengetahui masa kerja, dan jumlah konsumsi air minum dan kesehatan, serta pengukuran beban kerja dengan perhitungan denyut nadi secara manual. Analisis data secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian tidak terdapat hubungan antara masa kerja (p=0,530), beban kerja (p=0,666) dan konsumsi air minum (p= 0,166) dengan regangan panas serta terdapat hubungan antara kesehatan (p=0,001) dengan regangan panas. ABSTRACT Heat strain is an acute or chronic impact caused by exposure to heat stress experienced by a person from both physical and mental aspects. The physical impact can vary from minor complaints such as skin rashes or fainting to life threatening situations when there is cessation of sweating and heat stroke. The purpose of this study was to determine the relationship of tenure, workload, drinking water consumption and health with heat strain on workers at PT. Barata Indonesia (Persero) Pabrik Tegal. The type of research was cross sectional project. The worker population was 100 people with sample size was 34 people. The instruments used were the heat strain score index (HSSI) questionnaire, questionnaire sheets to determine the working period, and the amount of water consumption and health, and measurement of workload by manually calculating the pulse. The data analysis varied from univariate and bivariate. The results of the study showed no relationship between working period (p = 0.530), workload (p = 0.666) and water consumption (p = 0.166) with heat strain and there was a relationship between health (p = 0.001) and heat strain.
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 53 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- State University of Semarang
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Evi Widowati | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Anik Setyo Wahyuningsih | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Sugiharto Sugiharto | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Rudi Erfianto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Jefy Risma | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Eram Tunggul Pawenang | State University of Semarang | 1 |
| Rita Martiwi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Hanifah Hasbi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ariesta Purnamasari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Muhamad Kasyfan | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Reza Bhakti Faidani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Bayu Christyono Eko Atmojo | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Widiya Amallia Pangestu | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Tiara Puspitasari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Reza Yudhistira Adi Pratama | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Afifah Nada Pratiwi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Eko Harjanto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Qurratul A'yun Azzahra | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Syifa Qisthi Shabrina | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Muhammad Azinar | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sifa Ul Janah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Eky Fadhildansyah Azhar | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Haris Prayogo | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rina Puspita | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Resti Ariani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Indra Maharani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Balqisza Dima Attar Zach | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Fairuz Nabila Asfarisya | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Arizka Dyah Ramayanti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ardini Mei Farisky | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Florentina Dian Rosela | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Wahyu Larasati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Alfi Intan Sefia | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Fajar Abi Rafdi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ihza Satria Mandala | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Avisa Meliza | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rosiyana Rosiyana | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sita Dewi Mulyawati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.