Jurnal
Higiene dan Sanitasi Makanan di Kantin Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) · Vol. 3 No. 3 (2019) · hlm. 442–453
- ISSN
- 2541-5581, 2541-5603
- Terbit
- 2019-07-31
- Penerbit
- Universitas Negeri Semarang
- Bahasa
- eng
Abstrak
Abstrak CFR diare di Kota Semarang mengalami kenaikan dari 0,02 pada tahun 2015 menjadi 0,06 pada tahun 2016. Terjadi 80 kasus diare pada kelompok usia 5-14 tahun di wilayah kerja Puskesmas Sekaran pada Januari-September 2018. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran higiene dan sanitasi makanan jajanan di kantin SD dan MI di wilayah kerja Puskesmas Sekaran. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional dengan pendekatan kuantitatif yang dilakukan pada seluruh kantin di 14 SD/MI yang berada di wilayah kerja Puskesmas Sekaran menggunakan instrumen penelitian berupa checklist. Penelitian ini dilakukan pada bulan November-Desember 2018. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 100,0% responden tidak memenuhi syarat higiene penjamah, 77,8% kantin tidak memenuhi syarat sanitasi peralatan, 100,0% kantin tidak memenuhi syarat sanitasi penyajian, dan 94,4% kantin tidak memenuhi syarat sanitasi sarana penjaja. Simpulan penelitian ini adalah tidak ada kantin di SD dan Mi di wilayah kerja Puskesmas Sekaran yang memenuhi syarat higiene sanitasi makanan jajanan. Abstract CFR for diarrhea in Semarang increased from 0,02 (2015) to 0,06 (2016). There were 80 cases of diarrhea in the age group of 5-14 years in the working area of ​​Sekaran Public Health Center in January-September 2018. The objective of this study was to describe the hygiene and sanitation of snack foods in the Elementary School and MI canteens. This is an observational descriptive study with quantitative approach on all canteens in 14 schools on November-December 2018. The results of this study showed that 100.0% did not meet the requirements of the food-handlers hygiene, 77.8% did not meet the requirements of the equipment sanitation, 100.0% did not meet the requirements of serving sanitation, and 94,4% did not meet the requirements of vendor facilities sanitation. The conclusions of this study were that there was no canteen at Elementary Schools and MIs in the working area of ​​Sekaran Public Health Center that fulfilled the requirements for snack food hygiene and sanitation.
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 90 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- State University of Semarang
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Mahalul Azam | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Widya Hary Cahyati | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Arum Siwiendrayanti | State University of Semarang | 2 |
| Adinda Mayhana Pramesti | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Irwan Budiono | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Tandiyo Rahayu | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Oktia Woro Kasmini Handayani | State University of Semarang | 2 |
| Widya Hari Cahyati | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Eram Tunggul Pawenang | State University of Semarang | 1 |
| Ferry Nurhandoko | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Hapsari Dyah Ayuhani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nur Rohmawati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Hasty Widyastari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Diah Indriyani Novtasari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Siswanti Siswanti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Erika Prihatiningsih | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ina Yuliana | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nita Suryaningsih | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Lukman Fauzi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Alfiana Ainun Nisa | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ahsana Sayidatil Arifah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Chyntia Olyvia Rizki Herwianti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rizky Zidni Fadhilah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Melinda Pebriyana Hastari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Maria Magdalena Dewi S | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Windy Widyanti Kusuma | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Arika Widya Rahmawati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Lutfi Muzaqi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Fifti Istiklaili | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Tri Prapto Kurniawan | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Agus Sapta Eka Waluya | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Diyan Argani Kusumaningtyas | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rezqy Laili Munthari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Pangesty Tisna Wahyu Nurcahyani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ayu Tri Ismiati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Agita Kusuma Dewi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Deviyani Deviyani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Tri Sofiyani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.