Jurnal
Analisis Potensi Bahaya Metal Dust Explosion Menggunakan Metode Fault Tree Analysis
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) · Vol. 3 No. 4 (2019) · hlm. 669–680
- ISSN
- 2541-5581, 2541-5603
- Terbit
- 2019-11-25
- Penerbit
- Universitas Negeri Semarang
- Bahasa
- eng
Abstrak
ABSTRAK CSB menemukan rata-rata sekitar 10 insiden dust explosion terjadi per tahun pada rentang waktu 25 tahun. Satu dekade terakhir, hampir setiap tahun di dunia terjadi kasus metal dust explosion. PT X adalah perusahaan baja yang pernah mengalami ledakan pada tahun 2004 dan 2017. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi potensi bahaya metal dust explosion menggunakan metode fault tree analysis di PT X. Jenis metode penelitian ini adalah metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) level 1. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar proses produksi dan lembar tabel identifikasi awal FTA dengan validasi desain menggunakan penilaian dari ahli. Hasil menunjukkan terdapat 77 penyebab dasar terjadinya metal dust explosion dengan penyebab terbanyak adalah kurangnya biaya dan kurangnya informasi masing-masing sebesar 6,5%. Kombinasi kesalahan untuk menyebabkan metal dust explosion terdapat 75 single minimal cut set yang didominasi desain fasilitas dan 3 double minimal cut set terbanyak adalah kombinasi dengan desain fasilitas. ABSTRACT CSB found that there were about 10 incidents of dust explosion happened per year within 25 years. For the last decade, metal dust explosion case almost happened every year in the world. PT X is a steel manufacture which had explosion cases that happened in 2004 and 2017. This research aims to identify and evaluate metal dust explosion hazard potential using fault tree analysis method at PT X. This research is Research and Development (R&D) level 1. Instruments that were used in this research are production process sheet and table of identification sheet with the expert as design evaluator. Result shows that there are 77 dust explosion basic causes which mostly caused by lack of fund and lack of information with percentage of 6,5% for each. There are 75 single minimal cut sets which are dominated by facility design and 3 double minimal cut sets with mostly is a combination of facility design as failure combinations that can lead to metal dust explosion.
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 109 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- State University of Semarang
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Anik Setyo Wahyuningsih | State University of Semarang | 9 |
| Ummi Nur Laila Sulistyani | Afiliasi tidak diketahui | 5 |
| Risa Anggita Putri | Afiliasi tidak diketahui | 4 |
| Sugiharto Sugiharto | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Herry Koesyanto | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Hanif Satria Febriananda | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Aza Putri Anisa | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Ayu Fadilah Wahid | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Lutfi Muzaqi | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Widya Hary Cahyati | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Mursid Tri Susilo | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Laura Marulia Subroto | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Fitra Aulia Rahma | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Della Fitriana | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Alfiana Ainun Nisa | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Rafidha Nur Alifah | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Luvi Lia Nursucilowati | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Octavia Rahayu | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Yuliati Yuliati | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Sofwan Indarjo | State University of Semarang | 2 |
| Efa Nugroho | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Mardiana Mardiana | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Oktia Woro Kasmini Handayani | State University of Semarang | 2 |
| Nur Rizqi Septiana | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nunuk Safitri | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Melorys Lestari Purwaningtyas | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rudatin Windraswara | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Titik Nur Idayani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sutianik Romadhoni | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nela Kusuma Sari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Arif Rahmat Kurnia | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ratih Berliana | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Kristiana Wulan Sari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Shella Mediciani Purnamasari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Firmansyah Kholiq Pradana | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Kasyful 'Ain | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ziana Aubi Basith | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.