Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Light Trap dengan Atraktan Cuka Hitam untuk Mencegah Transmisi Penyakit Tular Vektor

HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) · Vol. 3 No. 4 (2019) · hlm. 513–523

DOI
10.15294/higeia.v3i4.31179
ISSN
2541-5581, 2541-5603
Terbit
2019-11-25
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

ABSTRAK Berdasarkan pengukuran kepadatan lalat menggunakan fly grill di sekitar Sekaran, kepadatan lalat berjumlah 12 ekor/blok grill. Hal tersebut menunjukkan bahwa populasi lalat yang padat sehingga perlu dilakukan pengendalian. Untuk mengurangi dampak negatif pengguaan insektisida, diperlukan adanya pengembangan metode pengendalian yang didasarkan pada bionomik lalat rumah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh atraktan cuka hitam yang meliputi kosentrasi dan durasi waktu terhadap jumlah lalat yang terperangkap pada light trap modifikasi. Metode penelitian ini adalah eksperimen murni dengan desain post-test only with control group. Sampel dalam penelitian ini adalah lalat dewasa yang berjumlah 525 ekor. Analisis data dilakukan dengan menggunakan program komputer secara univariat dan bivariat (menggunakan uji normalitas, uji homogenitas dan uji Kruskal Wallis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah keseluruhan lalat rumah (Musca Domestica) yang terperangkap sebanyak 310 ekor. Jumlah lalat rumah yang terperangkap pada light trap modifikasi dengan atraktan cuka hitam 100% sebanyak 21%, atraktan cuka hitam 80% sebesar 25%, atraktan cuka hitam 40% sebesar 17%, atraktan cuka hitam 20% sebesar 18%, sedangkan Light trap modifikasi dengan aquades sebesar 5%, larutan gula merah sebesar 11% dan tanpa atraktan sebesar 3%. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa lalat rumah lebih banyak terperangkap pada light trap modifikasi dengan atraktan cuka hitam daripada atraktan yang lain, dengan atraktan cuka hitam kosentrasi 80% paling banyak memerangkap lalat rumah. Kata Kunci: Atraktan, Cuka Hitam, Light Trap, Lalat Rumah ABSTRACT Based on the measurement of fly density used the fly grill in Sekaran, the density is 12 flies/blockgrill. It is indicated that the density of flies is high and needed effort to manage the population itself. To reduce the negative effects of insecticides employing, it is need to develop a method of houseflies management based on housefly. This research aims to know the effect of black vinegar attractants with concentration and duration of time on the number of flies trapped in the modified light trap. This research method is true experimental using post-test only with control group design. The research sample were adult houseflies which numbered 525. Data analysis was performed using computer programs in univariate and bivariate (normality test, homogeneity test and Kruskal Wallis test). The results showed that the total trapped was 310 hoseflies. Houseflies trapped in the modified light trap with 100% black vinegar attractant 21%, the modified light trap with 80% black vinegar attractant is 25%, the modified light trap with 40% black vinegar attractant is 17%, the modified light trap with 20% black vinegar attractant is 18%, while the modified light trap with distilled water 5%, brown sugar solution 11% and without attractant 3%. Therefore, it can be concluded that more houseflies are trapped in a modified light trap with black vinegar attractants than other attractants, with 80% concentrated black vinegar attractants trapped most of the houseflies. Keyword: Attractant, Black Vinegar, Light Trap, Housefly

Jaringan kolaborasi para penulis

32 penulis · 52 tautan kepenulisan bersama

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • State University of Semarang
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Bertakalswa HermawatiAfiliasi tidak diketahui3
Jayanti Evananda FebrianAfiliasi tidak diketahui2
Yunita Dyah Puspita SantikAfiliasi tidak diketahui2
Fitri IndrawatiAfiliasi tidak diketahui2
Anisa FitriInstitut Agama Islam Negeri Kendari2
Arvia Dhitya MaharhaniAfiliasi tidak diketahui2
Devita Uzlah SibaraniAfiliasi tidak diketahui1
Sherly GusnawanAfiliasi tidak diketahui1
Hermi Nur LaelaAfiliasi tidak diketahui1
Arum SiwiendrayantiState University of Semarang1
Fitriana PuspitaraniAfiliasi tidak diketahui1
Isnaningsih IsnaningsihAfiliasi tidak diketahui1
Fitriyana FitriyanaAfiliasi tidak diketahui1
Rudatin WindraswaraAfiliasi tidak diketahui1
Annisa Arum Kartika DewiAfiliasi tidak diketahui1
Siti Yuliana SyafriatiAfiliasi tidak diketahui1
Nila KusumawatiAfiliasi tidak diketahui1
Aswi Nur SyahbaniAfiliasi tidak diketahui1
Ragil AndrianiAfiliasi tidak diketahui1
Isnaini Alfazcha ZukhrufAfiliasi tidak diketahui1
Azizah Nur AbdillahAfiliasi tidak diketahui1
Afifah Maulidia Az Zahro'Afiliasi tidak diketahui1
Dela Putri WulandariAfiliasi tidak diketahui1
Nanda Putri DewantiAfiliasi tidak diketahui1
Siti Lailatin NasifahAfiliasi tidak diketahui1
Ella Wahyu IrawanAfiliasi tidak diketahui1
Erna Zuliana MuanifahAfiliasi tidak diketahui1
Intan Tasya Az ZahraAfiliasi tidak diketahui1
Dwi Salsabilla PutriAfiliasi tidak diketahui1
Nur Arifatun NuzzilahAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/higeia/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Light Trap dengan Atraktan Cuka Hitam untuk Mencegah Transmisi Penyakit Tular Vektor</dc:title>
	<dc:creator>Inayah, Atiya</dc:creator>
	<dc:creator>Sukendra, Dyah Mahendrasari</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">ABSTRAK
Berdasarkan pengukuran kepadatan lalat menggunakan fly grill di sekitar Sekaran, kepadatan lalat berjumlah 12 ekor/blok grill. Hal tersebut menunjukkan bahwa populasi lalat yang padat sehingga perlu dilakukan pengendalian. Untuk mengurangi dampak negatif pengguaan insektisida, diperlukan adanya pengembangan metode pengendalian yang didasarkan pada bionomik lalat rumah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh atraktan cuka hitam yang meliputi kosentrasi dan durasi waktu terhadap jumlah lalat yang terperangkap pada light trap modifikasi. Metode penelitian ini adalah eksperimen murni dengan desain post-test only with control group. Sampel dalam penelitian ini adalah lalat dewasa yang berjumlah 525 ekor. Analisis data dilakukan dengan menggunakan program komputer secara univariat dan bivariat (menggunakan uji normalitas, uji homogenitas dan uji Kruskal Wallis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah keseluruhan lalat rumah (Musca Domestica) yang terperangkap sebanyak 310 ekor. Jumlah lalat rumah yang terperangkap pada light trap modifikasi dengan atraktan cuka hitam 100% sebanyak 21%, atraktan cuka hitam 80% sebesar 25%, atraktan cuka hitam 40% sebesar 17%, atraktan cuka hitam 20% sebesar 18%, sedangkan Light trap modifikasi dengan aquades sebesar 5%, larutan gula merah sebesar 11% dan tanpa atraktan sebesar 3%. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa lalat rumah lebih banyak terperangkap pada light trap modifikasi dengan atraktan cuka hitam daripada atraktan yang lain, dengan atraktan cuka hitam kosentrasi 80% paling banyak memerangkap lalat rumah.
Kata Kunci : Atraktan, Cuka Hitam, Light Trap, Lalat Rumah
&amp;nbsp;
ABSTRACT
Based on the measurement of fly density used the fly grill in Sekaran, the density is 12 flies/blockgrill. It is indicated that the density of flies is high and needed effort to manage the population itself. To reduce the negative effects of insecticides employing, it is need to develop a method of houseflies management based on housefly. This research aims to know the effect of black vinegar attractants with concentration and duration of time on the number of flies trapped in the modified light trap. This research method is true experimental using post-test only with control group design. The research sample were adult houseflies which numbered 525. Data analysis was performed using computer programs in univariate and bivariate (normality test, homogeneity test and Kruskal Wallis test). The results showed that the total trapped was 310 hoseflies. Houseflies trapped in the modified light trap with 100% black vinegar attractant 21%, the modified light trap with 80% black vinegar attractant is 25%, the modified light trap with 40% black vinegar attractant is 17%, the modified light trap with 20% black vinegar attractant is 18%, while the modified light trap with distilled water 5%, brown sugar solution 11% and without attractant 3%. Therefore, it can be concluded that more houseflies are trapped in a modified light trap with black vinegar attractants than other attractants, with 80% concentrated black vinegar attractants trapped most of the houseflies.
Keyword : Attractant, Black Vinegar, Light Trap, Housefly</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2019-11-25</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/higeia/article/view/31179</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/higeia.v3i4.31179</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development); Vol 3 No 4 (2019): HIGEIA: October 2019; 513-523</dc:source>
	<dc:source>2541-5581</dc:source>
	<dc:source>2541-5603</dc:source>
	<dc:source>10.15294/higeia.v3i4</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/higeia/article/view/31179/14676</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development)</dc:rights>
</oai_dc:dc>