Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Perilaku Mencari Pakan pada Nyamuk Culex sp. sebagai Vektor Penyakit Filariasis

HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) · Vol. 3 No. 3 (2019) · hlm. 504–512

DOI
10.15294/higeia.v3i3.31513
ISSN
2541-5581, 2541-5603
Terbit
2019-07-31
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

ABSTRAK Latar Belakang. Filariasis merupakan salah satu penyakit yang ditularkan oleh nyamuk Culex sp. Pemahaman bionomik khususnya perilaku mencari pakan Culex sp perlu dipahami guna memutus transmisi penularan filariasis.Tujuan.Penelitian ini bertujuan mendiskripsikan perilaku mencari pakan pada nyamuk Culex sp. Metode.Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan rancangan observasional. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik Accidental sampling, dengan umpan manusia serta hewan. Penelitian dilakukan di dalam dan di luar ruangan.Hasil penelitian. Sebanyak 89 nyamuk Culex sp tertangkap saat menggigit umpan manusia dan ternak baik di dalam maupun di luar ruangan.Gambaran waktu mencari pakan pada nyamuk Culex sp tertinggi terjadi pada pukul 01.00-02.00 WIB. Nyamuk Culex sp lebih suka mencari pakan di dalam ruangan daripada di luar ruangan, dengan hasil sebanyak 70 ekor (di dalam ruangan) dan 19 ekor (di luar ruangan). Nyamuk Culex sp senang menghisap darah manusia maupun hewan, baik di dalam maupun di luar ruangan dengan hasil penelitian 46 Culex sp (saat menghisap darah manusia) dan 43 Culex sp (saat menghisap darah hewan ternak). Kata kunci: Vektor, Endemis Filariasis, Perilaku menggigit Culex sp ABSTRACT Background.Filariasis is an infectious diseasewas transmitted by Culex spp. Knowing of bionomic especially the feeding behavior needs to be understood in order to break the transmission of filariasis transmission. The aim. To describe of feeding behavior of Culex spp. Method. Descriptive with observational study, with cross sectional design. Samples were taken by Accidentalsampling technique, using human and animal feed. This research was carried out inside and outside. Result. 89 Culex spp species were caught. The description of the time to look for feed on Culex spp mosquitoes in Filariasis endemic area, Bonang sub-district, the highest occurred at 01.00 - 02.00 WIB, Culex spp preferred to look for food indoors rather than outdoors, with as many as 70 (in the room) and 19 (outdoors). Culex spp likes to suck human and animal blood. Mosquitoes Culex spp likes to suck human and animal blood, both indoors and outdoors with the results of research 46 Culex spp (sucking human blood) and 43 Culex spp (sucking the animal blood). Keywords: Vector, Endemic Filariasis, Feeding behavior of Culex spp

Jaringan kolaborasi para penulis

31 penulis · 51 tautan kepenulisan bersama

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • State University of Semarang
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Bertakalswa HermawatiAfiliasi tidak diketahui3
Jayanti Evananda FebrianAfiliasi tidak diketahui2
Yunita Dyah Puspita SantikAfiliasi tidak diketahui2
Fitri IndrawatiAfiliasi tidak diketahui2
Anisa FitriInstitut Agama Islam Negeri Kendari2
Arvia Dhitya MaharhaniAfiliasi tidak diketahui2
Devita Uzlah SibaraniAfiliasi tidak diketahui1
Sherly GusnawanAfiliasi tidak diketahui1
Hermi Nur LaelaAfiliasi tidak diketahui1
Arum SiwiendrayantiState University of Semarang1
Fitriana PuspitaraniAfiliasi tidak diketahui1
Isnaningsih IsnaningsihAfiliasi tidak diketahui1
Fitriyana FitriyanaAfiliasi tidak diketahui1
Rudatin WindraswaraAfiliasi tidak diketahui1
Annisa Arum Kartika DewiAfiliasi tidak diketahui1
Atiya InayahAfiliasi tidak diketahui1
Nila KusumawatiAfiliasi tidak diketahui1
Aswi Nur SyahbaniAfiliasi tidak diketahui1
Ragil AndrianiAfiliasi tidak diketahui1
Isnaini Alfazcha ZukhrufAfiliasi tidak diketahui1
Azizah Nur AbdillahAfiliasi tidak diketahui1
Afifah Maulidia Az Zahro'Afiliasi tidak diketahui1
Dela Putri WulandariAfiliasi tidak diketahui1
Nanda Putri DewantiAfiliasi tidak diketahui1
Siti Lailatin NasifahAfiliasi tidak diketahui1
Ella Wahyu IrawanAfiliasi tidak diketahui1
Erna Zuliana MuanifahAfiliasi tidak diketahui1
Intan Tasya Az ZahraAfiliasi tidak diketahui1
Dwi Salsabilla PutriAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/higeia/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Perilaku Mencari Pakan pada Nyamuk Culex sp. sebagai Vektor Penyakit Filariasis</dc:title>
	<dc:creator>Sukendra, Dyah Mahendrasari</dc:creator>
	<dc:creator>Syafriati, Siti Yuliana</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">&amp;nbsp;
ABSTRAK
Latar Belakang. Filariasis merupakan salah satu penyakit yang ditularkan oleh nyamuk Culex sp. Pemahaman bionomik khususnya perilaku mencari pakan Culex sp perlu dipahami guna memutus transmisi penularan filariasis.Tujuan.Penelitian ini bertujuan mendiskripsikan perilaku mencari pakan pada nyamuk Culex sp. Metode.Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan rancangan observasional. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik Accidental sampling, dengan &amp;nbsp;umpan manusia serta hewan. Penelitian dilakukan di dalam dan di luar ruangan.Hasil penelitian. Sebanyak 89 nyamuk Culex sp tertangkap saat menggigit umpan manusia dan ternak baik di dalam maupun di luar ruangan.Gambaran waktu mencari pakan pada nyamuk Culex sp tertinggi terjadi pada pukul 01.00-02.00 WIB. Nyamuk Culex sp lebih suka mencari pakan di dalam ruangan daripada di luar ruangan, dengan hasil sebanyak 70 ekor (di dalam ruangan) dan 19 ekor (di luar ruangan). Nyamuk Culex sp senang menghisap darah manusia maupun hewan, baik di dalam maupun di luar ruangan &amp;nbsp;dengan hasil penelitian 46 Culex sp (saat menghisap darah manusia) dan&amp;nbsp; 43 Culex sp (saat menghisap darah hewan ternak).
Kata kunci: Vektor, Endemis Filariasis, Perilaku menggigit Culex sp
&amp;nbsp;
ABSTRACT
Background.Filariasis is an infectious diseasewas transmitted by Culex spp. Knowing of bionomic especially the feeding behavior needs to be understood in order to break the transmission of filariasis transmission. The aim. To describe of feeding behavior of Culex spp. Method. Descriptive with observational study, with cross sectional design. Samples were taken by Accidentalsampling technique, using human and animal feed. This research was carried out inside and outside. Result. 89 Culex spp species were caught. The description of the time to look for feed on Culex spp mosquitoes in Filariasis endemic area, Bonang sub-district, the highest occurred at 01.00 - 02.00 WIB, Culex spp preferred to look for food indoors rather than outdoors, with as many as 70 (in the room) and 19 (outdoors). Culex spp likes to suck human and animal blood. Mosquitoes Culex spp likes to suck human and animal blood, both indoors and outdoors with the results of research 46 Culex spp (sucking human blood) and 43 Culex spp (sucking the animal blood).
Keywords: Vector, Endemic Filariasis, Feeding behavior of Culex spp</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2019-07-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">text</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/higeia/article/view/31513</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/higeia.v3i3.31513</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development); Vol 3 No 3 (2019): HIGEIA: July 2019; 504-512</dc:source>
	<dc:source>2541-5581</dc:source>
	<dc:source>2541-5603</dc:source>
	<dc:source>10.15294/higeia.v3i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/higeia/article/view/31513/14032</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development)</dc:rights>
</oai_dc:dc>