Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Program Santun Lanjut Usia di Puskesmas

HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) · Vol. 4 No. 2 (2020) · hlm. 233–244

DOI
10.15294/higeia.v4i2.32746
ISSN
2541-5581, 2541-5603
Terbit
2020-05-01
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Abstrak Puskesmas Pabelan telah dilaporkan melaksanakan Program Puskesmas Santun Lansia sejak tahun 2016. Namun, cakupan pelayanan kesehatan lansia belum sesuai target dan mengalami penurunan dari 39,92% (2017) menjadi 32,20% (2018). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana implementasi Program Puskesmas Santun Lanjut Usia di Puskesmas Pabelan Kabupaten Semarang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengambilan data menggunakan metode wawancara mendalam, obeservasi dan dokumentasi. Fokus penelitian adalah input, proses dan output. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling. Hasil menunjukkan bahwa input meliputi penyediaan tenaga kesehatan, pendanaan, dan sarana prasana belum sesuai. Namun sudah terdapat SK Kepala Puskesmas yang mendasari program. Kegiatan perencanaan dilakukan setiap awal tahun. Namun tidak ada pertemuan khusus yang dilakukan dengan Dinas Kesehatan Kabupaten. Pembagian tugas dan wewenang sudah sesuai. Koordinasi terjalin antara penanggung jawab program dengan pelaksana program di kegiatan Lokakarya Mini Puskesmas. Pengawasan dilakukan oleh penanggung jawab program, kepala Puskesmas, dan Pemegang Program Dinas Kesehatan Kabupaten. Simpulan penelitian ini adalah program Puskesmas Santun Lansia belum berjalan baik. Abstract The Pabelan Health Center has been reported to have implemented the Puskesmas Santun Lansia Program since 2016. However, the coverage of elderly health services has not been on target and has decreased from 39.92% (2017) to 32.20% (2018). The purpose of this study was to determine how the implementation of the Puskesmas Santun Lansia Program at the Pabelan Health Center. This study uses qualitative research methods with a case study approach. Data collection techniques using in-depth interviews, observation and documentation. The focus of research is input, process and output. Sampling was done by purposive sampling. The results show that the input includes the provision of health workers, funding, and infrastructure is not appropriate. However, there is already a Decree from the Head of the Puskesmas that underlies the program. Planning activities are carried out at the beginning of each year. However, no special meetings were held with the District Health Office. The division of duties and authority is appropriate. Coordination is established between the person in charge of the program and the program implementers in the Mini Puskesmas Workshop activities. Supervision is carried out by the person in charge of the program, the head of the Puskesmas, and the District Health Service Program Holder. The conclusion of this research is the Elderly Santun Health Center program has not been going well. Keywords: Analysis,Heath center, elderly

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 102 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Sri Ratna RahayuAfiliasi tidak diketahui2
Bertakalswa HermawatiAfiliasi tidak diketahui2
Dyah Mahendrasari SukendraAfiliasi tidak diketahui2
Evi WidowatiAfiliasi tidak diketahui1
Anik Setyo WahyuningsihAfiliasi tidak diketahui1
Ummi Nur Laila SulistyaniAfiliasi tidak diketahui1
Luqman AlwiAfiliasi tidak diketahui1
Palgunadi PalgunadiAfiliasi tidak diketahui1
Annisa Aulia SavitriAfiliasi tidak diketahui1
Diah Rahmah PermatasariAfiliasi tidak diketahui1
Ikhsan RamadhanAfiliasi tidak diketahui1
Jacklyn Mahardeka Putri ShermanAfiliasi tidak diketahui1
Nasywa Vebhe PranandariAfiliasi tidak diketahui1
Widya Kusuma WardhaniAfiliasi tidak diketahui1
Jemima Pradipta ApituleyAfiliasi tidak diketahui1
Widiana FebriantiAfiliasi tidak diketahui1
Santika Setya UtamiAfiliasi tidak diketahui1
Donna Ayuk TriyantoAfiliasi tidak diketahui1
Arindita ReinissaAfiliasi tidak diketahui1
Nurmawati NurmawatiAfiliasi tidak diketahui1
Alfina Dewi NugrahanyAfiliasi tidak diketahui1
Harizatul QudsiahAfiliasi tidak diketahui1
Mira Andri AstutiAfiliasi tidak diketahui1
Mahalul AzamAfiliasi tidak diketahui1
Trinanda Agustina Sapta NingrumAfiliasi tidak diketahui1
Alya AgustiniAfiliasi tidak diketahui1
Umy Hani ShalamahAfiliasi tidak diketahui1
Wiwid KomalasariAfiliasi tidak diketahui1
Ni'matul UlumiaAfiliasi tidak diketahui1
Anisa FitriInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Yunita Dyah Puspita SantikAfiliasi tidak diketahui1
Arvia Dhitya MaharhaniAfiliasi tidak diketahui1
Malikhatul MustafidahAfiliasi tidak diketahui1
Istiqomah IstiqomahAfiliasi tidak diketahui1
Meiska Anggita RatnaningtyasAfiliasi tidak diketahui1
Nita Safaatul InsiyahAfiliasi tidak diketahui1
Rizki FauziahAfiliasi tidak diketahui1
Alissa Ikrima MunawwarohAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/higeia/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Program Santun Lanjut Usia di Puskesmas</dc:title>
	<dc:creator>Cahyani, Ismah Dwi</dc:creator>
	<dc:creator>Indrawati, Fitri</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Abstrak
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Puskesmas Pabelan telah dilaporkan melaksanakan Program Puskesmas Santun Lansia sejak tahun 2016. Namun, cakupan pelayanan kesehatan lansia belum sesuai target dan mengalami penurunan dari 39,92% (2017) menjadi 32,20% (2018). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana implementasi Program Puskesmas Santun Lanjut Usia di Puskesmas Pabelan Kabupaten Semarang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengambilan data menggunakan&amp;nbsp; metode wawancara mendalam, obeservasi dan dokumentasi. Fokus penelitian adalah input, proses dan output. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling. Hasil menunjukkan bahwa input meliputi penyediaan tenaga kesehatan, pendanaan, dan sarana prasana belum sesuai. Namun sudah terdapat SK Kepala Puskesmas yang mendasari program. Kegiatan perencanaan dilakukan setiap awal tahun. Namun tidak ada pertemuan khusus yang dilakukan dengan Dinas Kesehatan Kabupaten. Pembagian tugas dan wewenang&amp;nbsp; sudah sesuai. Koordinasi terjalin antara penanggung jawab program dengan pelaksana program di kegiatan Lokakarya Mini Puskesmas. Pengawasan dilakukan oleh penanggung jawab program, kepala Puskesmas, dan Pemegang Program Dinas Kesehatan Kabupaten. Simpulan penelitian ini adalah program Puskesmas Santun Lansia belum berjalan baik.
&amp;nbsp;Abstract
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; The Pabelan Health Center has been reported to have implemented the Puskesmas Santun Lansia Program since 2016. However, the coverage of elderly health services has not been on target and has decreased from 39.92% (2017) to 32.20% (2018). The purpose of this study was to determine how the implementation of the Puskesmas Santun Lansia Program at the Pabelan Health Center. This study uses qualitative research methods with a case study approach. Data collection techniques using in-depth interviews, observation and documentation. The focus of research is input, process and output. Sampling was done by purposive sampling. The results show that the input includes the provision of health workers, funding, and infrastructure is not appropriate. However, there is already a Decree from the Head of the Puskesmas that underlies the program. Planning activities are carried out at the beginning of each year. However, no special meetings were held with the District Health Office. The division of duties and authority is appropriate. Coordination is established between the person in charge of the program and the program implementers in the Mini Puskesmas Workshop activities. Supervision is carried out by the person in charge of the program, the head of the Puskesmas, and the District Health Service Program Holder. The conclusion of this research is the Elderly Santun Health Center program has not been going well.
&amp;nbsp;
Keywords :&amp;nbsp;Analysis,Heath center, elderly </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2020-05-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/higeia/article/view/32746</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/higeia.v4i2.32746</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development); Vol 4 No 2 (2020): HIGEIA: April 2020; 233-244</dc:source>
	<dc:source>2541-5581</dc:source>
	<dc:source>2541-5603</dc:source>
	<dc:source>10.15294/higeia.v4i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/higeia/article/view/32746/15900</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development)</dc:rights>
</oai_dc:dc>