Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Penyuluhan Kesehatan melalui Media Video Explainer Berbasis Sparkol Videoscribe terhadap Pengetahuan Ibu

HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) · Vol. 4 No. 4 (2020) · hlm. 533–542

DOI
10.15294/higeia.v4i4.35562
ISSN
2541-5581, 2541-5603
Terbit
2020-10-31
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

ABSTRAK Prevalensi balita stunting di wilayah kerja Puskesmas Poncol Kota Semarang pada tahun 2017 yakni sejumlah 18,6%, terdiri dari 163 balita kategori pendek (z-score TB/U < -2,00 SD) dan balita sangat pendek (z-score TB/U < -3,00 SD) sejumlah 49 balita. Angka ini menempati urutan pertama prevalensi stunting terbanyak di Kota Semarang. 78 orang dari jumlah tersebut yang mengalami stunting adalah anak bawah dua tahun. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui adakah pengaruh penyuluhan kesehatan melalui media video explainer berbasis Sparkol Videoscribe terhadap pengetahuan ibu tentang stunting di wilayah kerja Puskesmas Poncol. Jenis penelitian ini adalah Pre-experiment dengan rancangan One Grup Pretest Posttest Design. Pengembangan media menggunakan Model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Penilaian media video dilakukan oleh ahli media dan ahli gizi. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki anak usia 0-23 bulan sejumlah 232 orang dari 9 kelurahan yang ada di wilayah kerja Puskesmas Poncol. Intrumen penelitian berupa lembar penilaian media dan lembar Pre test dan Post test. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dengan perangkat SPSS 23. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada perbedaan pengetahuan ibu tentang stunting sebelum dan sesudah penyuluhan kesehatan melalui media video explainer berbasis Sparkol Videoscribe yaitu nilai signifikansi p = 0,000 (p-value <0,05). ABSTRACT Prevalence of stunting toddlers in the working area of Primary Healthcare of Poncol Semarang City in 2017 was 18.6%, consisting of 163 short category toddlers (z-score TB / U <-2.00 SD) and very short toddlers (z-score TB / U <-3.00 SD) with total 49 toddlers. This number ranks first in the highest prevalence of stunting in the Semarang City. In addition, 78 of those toodlers stunting were children under two years. The purpose of this study was to know is there any determine an effect of Health Education with Video Explainer Based on Sparkol Videoscribe on Mother's Knowledge of Stunting (Case Study in Primary Healthcare Center of Poncol Semarang City). This research was Pre-experiment with One Group Pretest Posttest Design. Media development uses the ADDIE Model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Assesment of video media by media experts and nutritionists. The sample were mothers with children aged 0-23 months totaling 232 people from 9 villages in the working area of ​​Poncol Primary Healthcare Center. Research instruments were media assessment sheets and Pre test and Post test sheets. Data were analyzed using the Wilcoxon test with SPSS 23. The results showed that there were differences in mother’s knowledge about stunting before and after Health Education with Video Explainer Based on Sparkol Videoscribe, with significance value p = 0,000 (p-value <0.05).

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 67 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Arulita Ika FibrianaAfiliasi tidak diketahui3
Putri Nur TamallaAfiliasi tidak diketahui2
Mahalul AzamAfiliasi tidak diketahui2
Triana Ayu HapsariAfiliasi tidak diketahui1
Elisa Happy AmaliaAfiliasi tidak diketahui1
Andita KusumaningrumAfiliasi tidak diketahui1
Gita DheasabelAfiliasi tidak diketahui1
Maria IndrianaAfiliasi tidak diketahui1
Hauna Anja RamadhantyAfiliasi tidak diketahui1
Lu'luk Ni'matutstsaniaAfiliasi tidak diketahui1
Asti WidyastutiAfiliasi tidak diketahui1
Sofwan IndarjoState University of Semarang1
Irwan BudionoAfiliasi tidak diketahui1
Lukman FauziAfiliasi tidak diketahui1
Maulina IstighfarohAfiliasi tidak diketahui1
Zahra Amalia GardynaAfiliasi tidak diketahui1
Anna NugrahaniAfiliasi tidak diketahui1
Dita ErvianaAfiliasi tidak diketahui1
Herry KoesyantoAfiliasi tidak diketahui1
Sifa Ul JanahAfiliasi tidak diketahui1
Alfi NurjanahAfiliasi tidak diketahui1
Frimadewi Kharisma Pradani PHAfiliasi tidak diketahui1
Hikmah Ayu IsnadiaAfiliasi tidak diketahui1
Adinda Yustika SeftianiAfiliasi tidak diketahui1
Sholihatul MukarromahAfiliasi tidak diketahui1
Yunita Kristina KambuAfiliasi tidak diketahui1
Vinna Fitri Anis AnnisaAfiliasi tidak diketahui1
Sofi AstriantiAfiliasi tidak diketahui1
Arumia Prasya AtikassyifaAfiliasi tidak diketahui1
Kurnia RahmawatiAfiliasi tidak diketahui1
Novia Tri WardaniAfiliasi tidak diketahui1
Ayu Nabiha SeptiyaniAfiliasi tidak diketahui1
Safira AlmadaniAfiliasi tidak diketahui1
Anis KiswantiAfiliasi tidak diketahui1
Yetik MarlindaAfiliasi tidak diketahui1
Maskuniawan MaskuniawanAfiliasi tidak diketahui1
Rizqi FarasariAfiliasi tidak diketahui1
Sugiharto SugihartoAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/higeia/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Penyuluhan Kesehatan melalui Media Video Explainer Berbasis Sparkol Videoscribe terhadap Pengetahuan Ibu</dc:title>
	<dc:creator>Hamimah, Hamimah</dc:creator>
	<dc:creator>Azinar, Muhammad</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">ABSTRAK
Prevalensi balita stunting di wilayah kerja Puskesmas Poncol Kota Semarang pada tahun 2017 yakni sejumlah 18,6%, terdiri dari 163 balita kategori pendek&amp;nbsp; (z-score TB/U &amp;lt; -2,00 SD) dan balita sangat pendek (z-score TB/U &amp;lt; -3,00 SD) sejumlah 49 balita. Angka ini menempati urutan pertama prevalensi stunting terbanyak di Kota Semarang. 78 orang dari jumlah tersebut yang mengalami stunting adalah anak bawah dua tahun. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui adakah pengaruh penyuluhan kesehatan melalui media video explainer berbasis Sparkol Videoscribe terhadap pengetahuan ibu tentang stunting di wilayah kerja Puskesmas Poncol. Jenis penelitian ini adalah Pre-experiment dengan rancangan One Grup Pretest Posttest Design. Pengembangan media menggunakan Model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Penilaian media video dilakukan oleh ahli media dan ahli gizi. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki anak usia 0-23 bulan sejumlah 232 orang dari 9 kelurahan yang ada di wilayah kerja Puskesmas Poncol. Intrumen penelitian berupa lembar penilaian media dan lembar Pre test dan Post test. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dengan perangkat SPSS 23. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada perbedaan pengetahuan ibu tentang stunting sebelum dan sesudah penyuluhan kesehatan melalui media video explainer berbasis Sparkol Videoscribe yaitu nilai signifikansi p = 0,000 (p-value &amp;lt;0,05).
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
ABSTRACT
Prevalence of stunting toddlers in the working area of Primary Healthcare of Poncol Semarang City in 2017 was 18.6%, consisting of 163 short category toddlers (z-score TB / U &amp;lt;-2.00 SD) and very short toddlers (z-score TB / U &amp;lt;-3.00 SD) with total 49 toddlers. This number ranks first in the highest prevalence of stunting in the Semarang City. In addition, 78 of those toodlers stunting were children under two years. The purpose of this study was to know is there any determine an effect of Health Education with Video Explainer Based on Sparkol Videoscribe on Mother's Knowledge of Stunting (Case Study in Primary Healthcare Center of Poncol Semarang City). This research was Pre-experiment with One Group Pretest Posttest Design. Media development uses the ADDIE Model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Assesment of video media by media experts and nutritionists. The sample were mothers with children aged 0-23 months totaling 232 people from 9 villages in the working area of ​​Poncol Primary Healthcare Center. Research instruments were media assessment sheets and Pre test and Post test sheets. Data were analyzed using the Wilcoxon test with SPSS 23. The results showed that there were differences in mother’s knowledge about stunting before and after Health Education with Video Explainer Based on Sparkol Videoscribe, with significance value p = 0,000 (p-value &amp;lt;0.05).
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2020-10-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/higeia/article/view/35562</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/higeia.v4i4.35562</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development); Vol 4 No 4 (2020): HIGEIA: October 2020; 533-542</dc:source>
	<dc:source>2541-5581</dc:source>
	<dc:source>2541-5603</dc:source>
	<dc:source>10.15294/higeia.v4i4</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/higeia/article/view/35562/17318</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development)</dc:rights>
</oai_dc:dc>