Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Lanjut Usia di Puskesmas

HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) · Vol. 4 No. Special (2020) · hlm. 956–966

DOI
10.15294/higeia.v4iSpecial
ISSN
2541-5581, 2541-5603
Terbit
2020-12-30
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Abstrak Puskesmas Mlonggo memiliki cakupan pelayanan kesehatan lanjut usia yang mengalami penurunan dari tahun 2016 ke tahun 2017 dan masih tergolong rendah sehingga belum memenuhi target cakupan pelayanan kesehatan yang ditetapkan Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pemanfaatan pelayanan kesehatan lanjut usia di Puskesmas Mlonggo Kabupaten Jepara. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional, dilengkapi kajian kualitatif dengan wawancara mendalam. Sampel penelitian sebanyak 100 responden menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen berupa kuesioner dan panduan wawancara. Data dianalisis menggunakan analisis bivariat dan kajian kualitatif dalam bentuk narasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aksesibilitas (pvalue = 0,000), keyakinan, dan dukungan keluarga berhubungan dengan pemanfaatan layanan kesehatan lanjut usia di Puskesmas Mlonggo Kabupaten Jepara, sedangkan pendidikan (pvalue = 0,764) dan pekerjaan (pvalue = 0,261) tidak berhubungan. Pihak Puskesmas Mlonggo dapat meningkatkan lagi sosialisasi kepada lansia dan keluarga dari lansia, serta mengadakan layanan kesehatan keliling sehingga dapat menjangkau lansia dengan kendala jarak jauh. Abstract Mlonggo Health Center had a coverage of elderly health services that decreased from 2016 to 2017 and it had not reach the target set by Jepara Regency Health Office. This study aimed to analyze the factors that influence the healthcare services use of elderly in Mlonggo Health Center in Jepara Regency. This research used a quantitative approach with cross sectional design and qualitative study with in-depth interviews. The research sample was 100 respondents using purposive sampling technique. The data were collected using questionnaire and interview guide, analyzed using bivariate analysis and qualitative studies in the form of narratives. The results showed that accessibility (pvalue = 0,000), beliefs, and family support were associated to the healthcare services use of elderly at Mlonggo Health Center in Jepara Regency, while education (pvalue = 0.764) and employment (pvalue = 0.261) were not associated. Mlonggo Community Health Center can increase the socialization to the elderly and families of the elderly, and providing mobile health services so they can reach the elderly with long-distance problems.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 106 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Widya Hary CahyatiAfiliasi tidak diketahui5
Irwan BudionoAfiliasi tidak diketahui3
Ari YuniastutiState University of Semarang3
Dina Nur Anggraini NingrumAfiliasi tidak diketahui3
Galuh Nita PrameswariAfiliasi tidak diketahui2
Puput EdiyarsariAfiliasi tidak diketahui2
Setya RahayuAfiliasi tidak diketahui2
Tandiyo RahayuAfiliasi tidak diketahui2
Vilda Ana Veria SetyawatiAfiliasi tidak diketahui2
Mahalul AzamAfiliasi tidak diketahui2
Yuni WijayantiAfiliasi tidak diketahui2
Sofwan IndarjoState University of Semarang2
Ida Leida MariaAfiliasi tidak diketahui1
Sri Achadi NugraheniAfiliasi tidak diketahui1
Janu PurwonoState University of Semarang1
Irwan BudionoState University of Semarang1
Farissa UlfaAfiliasi tidak diketahui1
Shefi UmiasihAfiliasi tidak diketahui1
Ginka VigarethaAfiliasi tidak diketahui1
Trisna Hani FauziahAfiliasi tidak diketahui1
Efa NugrohoAfiliasi tidak diketahui1
Alfiana Ainun NisaAfiliasi tidak diketahui1
Rafidha Nur AlifahAfiliasi tidak diketahui1
Silmina NahdaAfiliasi tidak diketahui1
Christian Suan Fernando TariganAfiliasi tidak diketahui1
Melina HaryonoAfiliasi tidak diketahui1
Nurul AnggraeniAfiliasi tidak diketahui1
Novita WijayantiAfiliasi tidak diketahui1
Natalia Desy PutriningtyasAfiliasi tidak diketahui1
Oktaviani Dwi IndrastiAfiliasi tidak diketahui1
Bertakalswa HermawatiAfiliasi tidak diketahui1
Widya Harry CahyatiAfiliasi tidak diketahui1
Sri SumartiningsihAfiliasi tidak diketahui1
Anies SetiowatiAfiliasi tidak diketahui1
Catur Erty SuksestyAfiliasi tidak diketahui1
Nurul QomariahAfiliasi tidak diketahui1
Sutiah SutiahAfiliasi tidak diketahui1
Fentri Heryati BudiantoAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/higeia/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Lanjut Usia di Puskesmas</dc:title>
	<dc:creator>Maulidah, Mir'atus Sa'diyah</dc:creator>
	<dc:creator>Handayani, Oktia Woro Kasmini</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Abstrak
Puskesmas Mlonggo memiliki cakupan pelayanan kesehatan lanjut usia yang mengalami penurunan dari tahun 2016 ke tahun 2017 dan masih tergolong rendah sehingga belum memenuhi target cakupan pelayanan kesehatan yang ditetapkan Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pemanfaatan pelayanan kesehatan lanjut usia di Puskesmas Mlonggo Kabupaten Jepara. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional, dilengkapi kajian kualitatif dengan wawancara mendalam. Sampel penelitian sebanyak 100 responden menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen berupa kuesioner dan panduan wawancara. Data dianalisis menggunakan analisis bivariat dan kajian kualitatif dalam bentuk narasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aksesibilitas (pvalue = 0,000), keyakinan, dan dukungan keluarga berhubungan dengan pemanfaatan layanan kesehatan lanjut usia di Puskesmas Mlonggo Kabupaten Jepara, sedangkan pendidikan (pvalue = 0,764) dan pekerjaan (pvalue = 0,261) tidak berhubungan. Pihak Puskesmas Mlonggo dapat meningkatkan lagi sosialisasi kepada lansia dan keluarga dari lansia, serta mengadakan layanan kesehatan keliling sehingga dapat menjangkau lansia dengan kendala jarak jauh.
&amp;nbsp;
Abstract
Mlonggo Health Center had a coverage of elderly health services that decreased from 2016 to 2017 and it had not reach the target set by Jepara Regency Health Office. This study aimed to analyze the factors that influence the healthcare services use of elderly in Mlonggo Health Center in Jepara Regency. This research used a quantitative approach with cross sectional design and qualitative study with in-depth interviews. The research sample was 100 respondents using purposive sampling technique. The data were collected using questionnaire and interview guide, analyzed using bivariate analysis and qualitative studies in the form of narratives. The results showed that accessibility (pvalue = 0,000), beliefs, and family support were associated to the healthcare services use of elderly at Mlonggo Health Center in Jepara Regency, while education (pvalue = 0.764) and employment (pvalue = 0.261) were not associated. Mlonggo Community Health Center can increase the socialization to the elderly and families of the elderly, and providing mobile health services so they can reach the elderly with long-distance problems.
&amp;nbsp;</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2020-12-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/higeia/article/view/35732</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/higeia.v4iSpecial 4.35732</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development); Vol 4 No Special 4 (2020): HIGEIA: December 2020; 956-966</dc:source>
	<dc:source>2541-5581</dc:source>
	<dc:source>2541-5603</dc:source>
	<dc:source>10.15294/higeia.v4iSpecial 4</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/higeia/article/view/35732/18017</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development)</dc:rights>
</oai_dc:dc>