Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Efektivitas Variasi Umpan Organik pada Eco Friendly Fly Trap sebagai Upaya Penurunan Populasi Lalat

HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) · Vol. 4 No. Special (2020) · hlm. 448–459

DOI
10.15294/higeia.v4iSpecial
ISSN
2541-5581, 2541-5603
Terbit
2020-12-30
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Abstrak Kepadatan lalat di RPU Penggaron Kota Semarang berjumlah 36,8 ekor/block grill sehingga dapat dikategorikan bahwa populasi lalat sangat padat dan perlu adanya upaya pengendalian lalat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi umpan organik pada eco friendly fly trap sebagai upaya penurunan populasi lalat di RPU Penggaron Kota Semarang. Metode penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi experiment) dengan desain post-test only control group. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah lalat yang terperangkap sebanyak 602 ekor. Eco friendly fly trap dengan umpan limbah ikan dapat memerangkap lalat sebesar 41,7%, tempe busuk sebesar 33,4%,udang sebesar 23,4%, dan kontrol sebesar 1,5%. Terdapat perbedaan jumlah lalat yang terperangkap pada masing-masing kelompok perlakuan. Umpan limbah ikan merupakan umpan yang paling banyak memerangkap lalat dibandingkan dengan umpan lainnya. Dapat disimpulkan bahwa eco friendly fly trap dengan limbah ikan lebih banyak memerangkap lalat dibandingkan dengan kelompok kontrol molasses. Abstract The density of fly in Penggaron Poultry Slaughterhouse were 36,8 flies/blockgrill so it could be categorize that flies population was very density and need to do flies control. This research conducted to know effect of organic bait variations in eco friendly fly trap as an effort to reduce flies population in Penggaron Poultry Slaughterhouse Semarang City. This research method was quasy experiment with post-test only control group. The results showed that the number of flies trapped was 602. Eco friendly fly trap with fish waste bait trapped 41,7% flies, rotten tempeh trapped 33,4% flies, shrimp trapped 23,4%, and control trapped 1,5%. There are differences in the number of flies trapped in each treatment. Fish waste bait is the most attractive flies bait compared to other baits. So it can be conclude that eco friendly fly trap with fish waste bait traps flies more than control group (mollases).

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 75 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • State University of Semarang
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Bertakalswa HermawatiAfiliasi tidak diketahui4
Yunita Dyah Puspita SantikAfiliasi tidak diketahui4
Fitri IndrawatiAfiliasi tidak diketahui4
Arvia Dhitya MaharhaniAfiliasi tidak diketahui3
Jayanti Evananda FebrianAfiliasi tidak diketahui2
Al Firman A. LatifAfiliasi tidak diketahui1
Yun AldianInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Suciani SavitriInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Fazrina FazrinaAfiliasi tidak diketahui1
Siti KhadijahInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
La Ode AnhusadarInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Devita Uzlah SibaraniAfiliasi tidak diketahui1
Sherly GusnawanAfiliasi tidak diketahui1
Hermi Nur LaelaAfiliasi tidak diketahui1
Arum SiwiendrayantiState University of Semarang1
Fitriana PuspitaraniAfiliasi tidak diketahui1
Isnaningsih IsnaningsihAfiliasi tidak diketahui1
Fitriyana FitriyanaAfiliasi tidak diketahui1
Rudatin WindraswaraAfiliasi tidak diketahui1
Annisa Arum Kartika DewiAfiliasi tidak diketahui1
Atiya InayahAfiliasi tidak diketahui1
Siti Yuliana SyafriatiAfiliasi tidak diketahui1
Nila KusumawatiAfiliasi tidak diketahui1
Aswi Nur SyahbaniAfiliasi tidak diketahui1
Ragil AndrianiAfiliasi tidak diketahui1
Isnaini Alfazcha ZukhrufAfiliasi tidak diketahui1
Azizah Nur AbdillahAfiliasi tidak diketahui1
Afifah Maulidia Az Zahro'Afiliasi tidak diketahui1
Dela Putri WulandariAfiliasi tidak diketahui1
Nanda Putri DewantiAfiliasi tidak diketahui1
Siti Lailatin NasifahAfiliasi tidak diketahui1
Ella Wahyu IrawanAfiliasi tidak diketahui1
Erna Zuliana MuanifahAfiliasi tidak diketahui1
Intan Tasya Az ZahraAfiliasi tidak diketahui1
Dwi Salsabilla PutriAfiliasi tidak diketahui1
Nur Arifatun NuzzilahAfiliasi tidak diketahui1
Sinta Dwi HabsariAfiliasi tidak diketahui1
Ririn Wardani ZuhrufAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/higeia/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Efektivitas Variasi Umpan Organik pada Eco Friendly Fly Trap sebagai Upaya Penurunan Populasi Lalat</dc:title>
	<dc:creator>Fitri, Anisa</dc:creator>
	<dc:creator>Sukendra, Dyah Mahendrasari</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Abstrak
Kepadatan lalat di RPU Penggaron Kota Semarang berjumlah 36,8 ekor/block grill sehingga dapat dikategorikan bahwa populasi lalat sangat padat dan perlu adanya upaya pengendalian lalat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi umpan organik pada eco friendly fly trap sebagai upaya penurunan populasi lalat di RPU Penggaron Kota Semarang. Metode penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi experiment) dengan desain post-test only control group. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah lalat yang terperangkap sebanyak 602 ekor. Eco friendly fly trap dengan umpan limbah ikan dapat memerangkap lalat sebesar 41,7%, tempe busuk sebesar 33,4%,udang sebesar 23,4%, dan kontrol sebesar 1,5%. Terdapat perbedaan jumlah lalat yang terperangkap pada masing-masing kelompok perlakuan. Umpan limbah ikan merupakan umpan yang paling banyak memerangkap lalat dibandingkan dengan umpan lainnya. Dapat disimpulkan bahwa eco friendly fly trap dengan limbah ikan lebih banyak memerangkap lalat dibandingkan dengan kelompok kontrol molasses.
&amp;nbsp;
Abstract
The density of fly in Penggaron Poultry Slaughterhouse were 36,8&amp;nbsp; flies/blockgrill so it could be categorize that flies population was very density and need to do flies control. This research conducted to know effect of organic bait variations in eco friendly fly trap as an effort to reduce flies population in Penggaron Poultry Slaughterhouse Semarang City. This research method was quasy experiment with post-test only control group. The results showed that the number of flies trapped was 602. Eco friendly fly trap with fish waste bait trapped 41,7% flies, rotten tempeh trapped 33,4% flies, shrimp trapped 23,4%, and control trapped 1,5%. There are differences in the number of flies trapped in each treatment. Fish waste bait is the most attractive flies bait compared to other baits. So it can be conclude that eco friendly fly trap with fish waste bait traps flies more than control group (mollases).</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2020-12-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/higeia/article/view/39965</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/higeia.v4iSpecial 2.39965</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development); Vol 4 No Special 2 (2020): HIGEIA: October 2020; 448-459</dc:source>
	<dc:source>2541-5581</dc:source>
	<dc:source>2541-5603</dc:source>
	<dc:source>10.15294/higeia.v4iSpecial 2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/higeia/article/view/39965/17921</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development)</dc:rights>
</oai_dc:dc>