Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

PERSEPSI MAHASISWA KESEHATAN MASYARAKAT MENGENAI USAHA KOMUNIKASI KESEHATAN COVID-19

HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) · Vol. 6 No. 2 (2022)

DOI
10.15294/higeia.v6i2.48515
ISSN
2541-5581, 2541-5603
Terbit
2022-04-29
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Peningkatan kasus COVID-19 di Indonsia sudah masuk ke tahap darurat bencana namun masyarakat masih banyak yang tidak disiplin menjalankan protokol kesehatan. Diperlukan edukasi yang massif melalui komunikasi kesehatan dengan melibakan mahasiswa kesehatan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan persepsi mahasiswa Kesehatan Masyarakat dalam melakukan komunikasi kesehatan terkait COVID-19. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Sebanyak 292 responden berpartisipasi mengisi kuesioner online menggunakan google form melalui media social sejak 8−24 Desember 2020. Hasil penelitian menunjukan mayoritas mahasiswa memiliki minat dalam melakukan komunikasi kesehatan terkait COVID-19 (97,6%), namun masih banyak mahasiswa yang belum melakukannya (54,1%). Media sosial yang banyak dipilih untuk melakukan komunikasi kesehatan adalah Instagram (88%). Mahasiswa merasa perlu melakukan komunikasi kesehatan karena berisiko terinfeksi (60,9%), kasus COVID-19 sulit terkontrol (92,5%), merupakan perbuatan baik dan menambah informasi (99%), dan kesal pada masyarakat yang abai (89,7%). Sementara hambatan yang dirasakan karena merasa tidak memiliki ilmu yang cukup (52,1%). Mahasiswa kesehatan masyarakat berminat melakukan komunikasi kesehatan terkait COVID-19, namun terdapat beberapa hambatan yang dirasakan. Pihak universitas maupun fakultas diharapkan dapat menjembatani kesenjangan antara minat dan hambatan mahasiswa kesehatan masyarakat dalam melakukan komunikasi kesehatan terkait COVID-19

Jaringan kolaborasi para penulis

17 penulis · 52 tautan kepenulisan bersama

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Universitas Syiah Kuala
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Jesica MoudyAfiliasi tidak diketahui2
Mutiara Tri FlorettiraAfiliasi tidak diketahui2
Maria Tri DianiAfiliasi tidak diketahui1
Muhammad SyukriUniversitas Syiah Kuala1
Rahmatillah RazakAfiliasi tidak diketahui1
Huntari HarahapAfiliasi tidak diketahui1
Armaidi DarmawanAfiliasi tidak diketahui1
Esa Indah AyudiaAfiliasi tidak diketahui1
FairuzAfiliasi tidak diketahui1
MiftahurrahmaAfiliasi tidak diketahui1
Wahyu Indah AuroraAfiliasi tidak diketahui1
FitriyantiAfiliasi tidak diketahui1
Melisa Yuni NirmalasariAfiliasi tidak diketahui1
Deasy NoviaAfiliasi tidak diketahui1
Lisa PitriantiAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/higeia/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PERSEPSI MAHASISWA KESEHATAN MASYARAKAT MENGENAI USAHA KOMUNIKASI KESEHATAN COVID-19</dc:title>
	<dc:creator>Putri, Nur Qholifah Maharani Aprilia</dc:creator>
	<dc:creator>Syakurah, Rizma Adlia</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Peningkatan kasus COVID-19 di Indonsia sudah masuk ke tahap darurat bencana namun masyarakat masih banyak yang tidak disiplin menjalankan protokol kesehatan. Diperlukan edukasi yang massif melalui komunikasi kesehatan dengan melibakan mahasiswa kesehatan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan persepsi mahasiswa Kesehatan Masyarakat dalam melakukan komunikasi kesehatan terkait COVID-19. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Sebanyak 292 responden berpartisipasi mengisi kuesioner online menggunakan google form melalui media social sejak 8−24 Desember 2020. Hasil penelitian menunjukan mayoritas mahasiswa memiliki minat dalam melakukan komunikasi kesehatan terkait COVID-19 (97,6%), namun masih banyak mahasiswa yang belum melakukannya (54,1%). Media sosial yang banyak dipilih untuk melakukan komunikasi kesehatan adalah Instagram (88%). Mahasiswa merasa perlu melakukan komunikasi kesehatan karena berisiko terinfeksi (60,9%), kasus COVID-19 sulit terkontrol (92,5%), merupakan perbuatan baik dan menambah informasi (99%), dan kesal pada masyarakat yang abai (89,7%). Sementara hambatan yang dirasakan karena merasa tidak memiliki ilmu yang cukup (52,1%). Mahasiswa kesehatan masyarakat berminat melakukan komunikasi kesehatan terkait COVID-19, namun terdapat beberapa hambatan yang dirasakan. Pihak universitas maupun fakultas diharapkan dapat menjembatani kesenjangan antara minat dan hambatan mahasiswa kesehatan masyarakat dalam melakukan komunikasi kesehatan terkait COVID-19</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2022-04-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/higeia/article/view/48515</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/higeia.v6i2.48515</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development); Vol 6 No 2 (2022): Higeia: April 2022</dc:source>
	<dc:source>2541-5581</dc:source>
	<dc:source>2541-5603</dc:source>
	<dc:source>10.15294/higeia.v6i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/higeia/article/view/48515/21548</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development)</dc:rights>
</oai_dc:dc>