Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Pengetahuan, Sikap, dan Ketersediaan APD dengan Perilaku Kepatuhan Penggunaan APD Tenaga Kesehatan

HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) · Vol. 6 No. 3 (2022) · hlm. 318–325

DOI
10.15294/higeia.v6i3.55309
ISSN
2541-5581, 2541-5603
Terbit
2022-08-02
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Abstrak Corona Virus Disease adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus corona dengan gejala umum demam, kelemahan, batuk, kejang dan diare. Tenaga kesehatan adalah salah satu kelompok populasi yang paling terkena dampak virus corona dan jumlah infeksi COVID-19 tertinggi terjadi pada petugas kesehatan di dunia. Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) sangatlah penting untuk menurunkan risiko penularan penyakit infeksius. Indonesia merupakan negara dengan tingkat kematian tenaga kesehatan tertinggi di Asia. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional yang bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap, dan ketersediaan APD tenaga kesehatan dengan perilaku penggunaan APD di masa pandemi COVID-19 di Puskesmas Blora. Dalam penelitian ini, analisis data bivariat menggunakan metode analisis korelasi Spearman Rank (rho). Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan lembar observasi. Variabel yang berhubungan dalam penelitian ini yaitu variabel ketersediaan APD (p value= 0,0; koefisien korelasi= 0,866). Sedangkan variabel yang tidak berhubungan yaitu variabel pengetahuan (p value= 0,141; koefisien korelasi= -0,192) dan variabel sikap (p value= 0,662; koefisien korelasi= -0,058). Perlu meningkatkan ketersediaan APD dan memprioritaskan penggunaannya untuk setiap tenaga kesehatan sesuai dengan tindakan yang dilakukan. Abstract Corona Virus Disease is an infectious disease caused by the corona virus with general symptoms of fever, weakness, cough, convulsions and diarrhea. Health workers are one of the population groups most affected by the coronavirus and the highest number of COVID-19 infections is among healthcare workers in the world. The use of Personal Protective Equipment (PPE) is very important to reduce the risk of transmitting infectious diseases. Indonesia is a country with the highest mortality rate of health workers in Asia. This study is a quantitative study using a cross sectional approach that aims to determine the relationship between knowledge, attitudes, and availability of PPE for health workers with the behavior of using PPE during the COVID-19 pandemic at the Puskesmas Blora. In this study, bivariate data analysis used the Spearman Rank (rho) correlation analysis method. The sampling technique used was total sampling. The instruments used are questionnaires and observation sheets. The related variable in this study is the availability of PPE (p value = 0.0; correlation coefficient = 0.866). While the variables that are not related are the knowledge variable (p value = 0.141; correlation coefficient = -0.192) and the attitude variable (p value = 0.662; correlation coefficient = -0.058). It is necessary to increase the availability of PPE and prioritize its use for each health worker in accordance with the actions taken.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 99 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Anik Setyo WahyuningsihState University of Semarang9
Ummi Nur Laila SulistyaniAfiliasi tidak diketahui5
Risa Anggita PutriAfiliasi tidak diketahui4
Sugiharto SugihartoAfiliasi tidak diketahui3
Herry KoesyantoAfiliasi tidak diketahui3
Hanif Satria FebrianandaAfiliasi tidak diketahui3
Aza Putri AnisaAfiliasi tidak diketahui3
Ayu Fadilah WahidAfiliasi tidak diketahui3
Lutfi MuzaqiAfiliasi tidak diketahui3
Widya Hary CahyatiAfiliasi tidak diketahui3
Laura Marulia SubrotoAfiliasi tidak diketahui2
Fitra Aulia RahmaAfiliasi tidak diketahui2
Della FitrianaAfiliasi tidak diketahui2
Alfiana Ainun NisaAfiliasi tidak diketahui2
Rafidha Nur AlifahAfiliasi tidak diketahui2
Luvi Lia NursucilowatiAfiliasi tidak diketahui2
Octavia RahayuAfiliasi tidak diketahui2
Yuliati YuliatiAfiliasi tidak diketahui2
Sofwan IndarjoState University of Semarang2
Efa NugrohoAfiliasi tidak diketahui2
Nur Rizqi SeptianaAfiliasi tidak diketahui1
Nunuk SafitriAfiliasi tidak diketahui1
Sutianik RomadhoniAfiliasi tidak diketahui1
Galuh Nita PrameswariAfiliasi tidak diketahui1
Nurida Choirinisa ArfiyanaAfiliasi tidak diketahui1
Ratih BerlianaAfiliasi tidak diketahui1
Kristiana Wulan SariAfiliasi tidak diketahui1
Wisda Fahmi SaputraAfiliasi tidak diketahui1
Eko HarjantoAfiliasi tidak diketahui1
Nurul QoidahAfiliasi tidak diketahui1
Al Fitra Salim As-SyifaAfiliasi tidak diketahui1
Dyah Ayu PramusantiAfiliasi tidak diketahui1
Lidya Nathalia PatandungAfiliasi tidak diketahui1
Fransisca BonitaAfiliasi tidak diketahui1
Alfi Nur BaetiAfiliasi tidak diketahui1
Fahrain Radik MuliaAfiliasi tidak diketahui1
Nabilah Hascariati AndiniAfiliasi tidak diketahui1
Mifta Handina PamujiAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/higeia/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 8 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pengetahuan, Sikap, dan Ketersediaan APD dengan Perilaku Kepatuhan Penggunaan APD Tenaga Kesehatan</dc:title>
	<dc:creator>Dewi, Intan Farida Sukma</dc:creator>
	<dc:creator>Widowati, Evi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Abstrak
Corona Virus Disease adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus corona dengan gejala umum demam, kelemahan, batuk, kejang dan diare. Tenaga kesehatan adalah salah satu kelompok populasi yang paling terkena dampak virus corona dan jumlah infeksi COVID-19 tertinggi terjadi pada petugas kesehatan di dunia. Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) sangatlah penting untuk menurunkan risiko penularan penyakit infeksius. Indonesia merupakan negara dengan tingkat kematian tenaga kesehatan tertinggi di Asia. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional yang bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap, dan ketersediaan APD tenaga kesehatan dengan perilaku penggunaan APD di masa pandemi COVID-19 di Puskesmas Blora. Dalam penelitian ini, analisis data bivariat menggunakan metode analisis korelasi Spearman Rank (rho). Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan lembar observasi. Variabel yang berhubungan dalam penelitian ini yaitu variabel ketersediaan APD (p value= 0,0; koefisien korelasi= 0,866). Sedangkan variabel yang tidak berhubungan yaitu variabel pengetahuan (p value= 0,141; koefisien korelasi= -0,192) dan variabel sikap (p value= 0,662; koefisien korelasi= -0,058). Perlu meningkatkan ketersediaan APD dan memprioritaskan penggunaannya untuk setiap tenaga kesehatan sesuai dengan tindakan yang dilakukan.&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
Abstract
Corona Virus Disease is an infectious disease caused by the corona virus with general symptoms of fever, weakness, cough, convulsions and diarrhea. Health workers are one of the population groups most affected by the coronavirus and the highest number of COVID-19 infections is among healthcare workers in the world. The use of Personal Protective Equipment (PPE) is very important to reduce the risk of transmitting infectious diseases. Indonesia is a country with the highest mortality rate of health workers in Asia. This study is a quantitative study using a cross sectional approach that aims to determine the relationship between knowledge, attitudes, and availability of PPE for health workers with the behavior of using PPE during the COVID-19 pandemic at the Puskesmas Blora. In this study, bivariate data analysis used the Spearman Rank (rho) correlation analysis method. The sampling technique used was total sampling. The instruments used are questionnaires and observation sheets. The related variable in this study is the availability of PPE (p value = 0.0; correlation coefficient = 0.866). While the variables that are not related are the knowledge variable (p value = 0.141; correlation coefficient = -0.192) and the attitude variable (p value = 0.662; correlation coefficient = -0.058). It is necessary to increase the availability of PPE and prioritize its use for each health worker in accordance with the actions taken.
&amp;nbsp;</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2022-08-02</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/higeia/article/view/55309</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/higeia.v6i3.55309</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development); Vol 6 No 3 (2022): HIGEIA: Juli 2022; 318-325</dc:source>
	<dc:source>2541-5581</dc:source>
	<dc:source>2541-5603</dc:source>
	<dc:source>10.15294/higeia.v6i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/higeia/article/view/55309/22555</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development)</dc:rights>
</oai_dc:dc>