Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Peramalan Jumlah Kasus Hipertensi dengan Metode ARIMA (Autoregressive Integrated Moving Average)

HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) · Vol. 6 No. 4 (2022) · hlm. 227–236

DOI
10.15294/higeia.v6i4.56203
ISSN
2541-5581, 2541-5603
Terbit
2022-10-27
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Jumlah kasus hipertensi di Kabupaten Klaten pada tahun 2019 tercacat sebanyak 134.312 kasus (Prevalence Rate 10,66%) kemudian turun menjadi 102.089 kasus (Prevalence Rate 8,10%) pada tahun 2020. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meramalkan jumlah kasus hipertensi di Kabupaten Klaten tahun 2021 – 2023. Jenis penelitian ini adalah penelitian data sekunder non-reaktif yang dilaksanakan pada bulan September 2021 s.d November 2021. Variabel bebas penelitian ini adalah data kasus hipertensi Kabupaten Klaten tahun 2017 – 2020 dengan data kasus hipertensi Kabupaten Klaten tahun 2021 – 2023 sebagai variabel terikat. Sampel dari penelitian ini adalah data kasus hipertensi bulanan yang tercatat oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten tahun 2017 – 2020. Hasil menunjukkan bahwa model ARIMA (0,1,1) layak digunakan untuk melaramalkan jumlah kasus hipertensi dengan memenuhi syarat asumsi stasioneritas data, p-value signifikan (<0,01), white noise, residual normal, MAPE layak (24,33%), namun tidak memiliki MS terkecil. Hasil peramalan menunjukkan adanya tren kenaikan kasus dengan rata-rata kasus tahun 2021, 2022, dan 2023 secara berturut-turut adalah 10.356 kasus, 11.206 kasus, dan 12. 227 kasus. Kesimpulan dari penelitian ini adalah model ARIMA (0,1,1) layak digunakan dalam peramalan kasus hipertensi di Kabupaten Klaten tahun 2021 – 2023.

Jaringan kolaborasi para penulis

5 penulis · 4 tautan kepenulisan bersama

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Robby AkbariandiState University of Semarang1
Indra Dwi JayantiState University of Semarang1
Syarifah Kamalia Putri ArdhanaState University of Semarang1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/higeia/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 8 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Peramalan Jumlah Kasus Hipertensi dengan Metode ARIMA  (Autoregressive Integrated Moving Average)</dc:title>
	<dc:creator>Hastari, Wulan Istri</dc:creator>
	<dc:creator>Fauzi, Lukman</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Jumlah kasus hipertensi di Kabupaten Klaten pada tahun 2019 tercacat sebanyak 134.312 kasus (Prevalence Rate 10,66%) kemudian turun menjadi 102.089 kasus (Prevalence Rate 8,10%) pada tahun 2020. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meramalkan jumlah kasus hipertensi di Kabupaten Klaten tahun 2021 – 2023. Jenis penelitian ini adalah penelitian data sekunder non-reaktif yang dilaksanakan pada bulan September 2021 s.d November 2021. Variabel bebas penelitian ini adalah data kasus hipertensi Kabupaten Klaten tahun 2017 – 2020 dengan data kasus hipertensi Kabupaten Klaten tahun 2021 – 2023 sebagai variabel terikat. Sampel dari penelitian ini adalah data kasus hipertensi bulanan yang tercatat oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten tahun 2017 – 2020. Hasil menunjukkan bahwa model ARIMA (0,1,1) layak digunakan untuk melaramalkan jumlah kasus hipertensi dengan memenuhi syarat asumsi stasioneritas data, p-value signifikan (&amp;lt;0,01), white noise, residual normal, MAPE layak (24,33%), namun tidak memiliki MS terkecil. Hasil peramalan menunjukkan adanya tren kenaikan kasus dengan rata-rata kasus tahun 2021, 2022, dan 2023 secara berturut-turut adalah 10.356 kasus, 11.206 kasus, dan 12. 227 kasus. Kesimpulan dari penelitian ini adalah model ARIMA (0,1,1) layak digunakan dalam peramalan kasus hipertensi di Kabupaten Klaten tahun 2021 – 2023.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2022-10-27</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/higeia/article/view/56203</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/higeia.v6i4.56203</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development); Vol 6 No 4 (2022): October 2022; 227-236</dc:source>
	<dc:source>2541-5581</dc:source>
	<dc:source>2541-5603</dc:source>
	<dc:source>10.15294/higeia.v6i4</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/higeia/article/view/56203/23825</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development)</dc:rights>
</oai_dc:dc>