Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Praktik Pekerja PPSU dalam Pencegahan Penularan COVID-19

HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) · Vol. 6 No. 3 (2022) · hlm. 405–415

DOI
10.15294/higeia.v6i3.56321
ISSN
2541-5581, 2541-5603
Terbit
2022-08-02
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Abstrak Praktik pencegahan penularan COVID-19 pada pekerja penanganan prasarana dan sarana umum (PPSU) merupakan sikap dan perilaku bagi pekerja ppsu dalam kepatuhan terhadap protokol kesehatan untuk dapat beradaptasi pada tatanan baru. Pada Februari 2022 lalu, kasus terkonfirmasi COVID-19 kembali mengalami peningkatan menjadi 980.970 kasus. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor perilaku dari pekerja PPSU yang berhubungan dengan praktik pencegahan penularan COVID-19 sebagai acuan tindakan preventif bagi kelurahan yang berada di bawah Kecamatan Cakung. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain observasional analitik dan pendekatan cross sectional. Penelitian ini menggunakan cluster random sampling sehingga diperoleh sampel penelitian sebesar 93 pekerja. Instrumen yang digunakan adalah lembar check-list dan lembar kuesioner. Analisis data pada penelitian ini adalah analisis univariat, analisis bivariat, dan analisis multivariat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara ruang lingkup (p=0,033), tingkat pengetahuan (p=0,000), penyuluhan (p=0,010), fasilitas kesehatan (p=0,012), sumber informasi (p=0,003), pemberlakuan SOP (p=0,000), pengawasan (p=0,048) dengan praktik pencegahan COVID-19. Hasil uji regresi logistik menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan menjadi peluang terkuat untuk menduga praktik pencegahan penularan COVID-19. Abstract The practical prevention of COVID-19 transmission on public infrastructure and facilities workers is a form of an attitude and behaviour on the obedience of health protocol to be able to adapt with new normal conditions. Last February 2022, confirmed case of COVID-19 have increased again with 980,970 cases. The purpose of this research is to find out the behavioural factors from each workers that related to practical prevention of COVID-19. This is a quantitative-research with observational-analytic study and cross sectional design. This research are using cluster random sampling with a total sample of 93 workers. The instrument of this research are check-lists and questionnaire. The statistical study of this research are univariate, bivariate and multivariate analysis. There are relation between scope of work (p=0.033), knowledge (p=0.000), counselling (p=0.010), health facilities (p=0.012), sources of information (p=0.003), implementation of standard operating procedures (p=0.000), surveillance (p=0.048) and practical prevention of COVID-19 transmission. The logistic regression statistical test shows that knowledge is the strongest opportunity to predict a good practical prevention of COVID-19 transmission.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 78 tautan kepenulisan bersama · 3 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Mahidol University
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
‪Eram Tunggul Pawenang‬State University of Semarang2
Yuni WijayantiAfiliasi tidak diketahui2
Adinda Mayhana PramestiAfiliasi tidak diketahui2
Anik Setyo WahyuningsihAfiliasi tidak diketahui2
Sofwan IndarjoState University of Semarang1
Shobiechah Aldillah WulandhariMahidol University1
Ferry NurhandokoAfiliasi tidak diketahui1
Dyah Mahendrasari SukendraAfiliasi tidak diketahui1
Fitriana PuspitaraniAfiliasi tidak diketahui1
Widya Hary CahyatiAfiliasi tidak diketahui1
Siti Ainun NadhirohAfiliasi tidak diketahui1
Fery NurhandokoAfiliasi tidak diketahui1
Dian FitrianaAfiliasi tidak diketahui1
Ike RahayuAfiliasi tidak diketahui1
Tri Putri Nur MilatiAfiliasi tidak diketahui1
Ghinan Khairun NisaAfiliasi tidak diketahui1
Chofifatul UlyaAfiliasi tidak diketahui1
Resafina Melinda SadomoAfiliasi tidak diketahui1
Shanti Dwi RahmawatiAfiliasi tidak diketahui1
Zidni FauziyahAfiliasi tidak diketahui1
Agyta KarantikaAfiliasi tidak diketahui1
Linanda Amalia PertiwiAfiliasi tidak diketahui1
Lukmanul KhakimAfiliasi tidak diketahui1
Lutfi MuzaqiAfiliasi tidak diketahui1
Fifti IstiklailiAfiliasi tidak diketahui1
Tri Prapto KurniawanAfiliasi tidak diketahui1
Agus Sapta Eka WaluyaAfiliasi tidak diketahui1
Diyan Argani KusumaningtyasAfiliasi tidak diketahui1
Dina MudrikahAfiliasi tidak diketahui1
Mita OktafianAfiliasi tidak diketahui1
Palupi Wahyu UtamiAfiliasi tidak diketahui1
Marliana Eka Puji LestariAfiliasi tidak diketahui1
Dewi Ratih RamadhaniAfiliasi tidak diketahui1
M. Nur Alvin MubarokAfiliasi tidak diketahui1
Inda Zumalat Dawil MaulidahAfiliasi tidak diketahui1
Kurnia RahmawatiAfiliasi tidak diketahui1
Siti FatimahAfiliasi tidak diketahui1
Agnes Intan IrianiAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/higeia/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Praktik Pekerja PPSU dalam Pencegahan Penularan COVID-19</dc:title>
	<dc:creator>Ananda, Citra Ayu</dc:creator>
	<dc:creator>Siwiendrayanti, Arum</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Abstrak
Praktik pencegahan penularan COVID-19 pada pekerja penanganan prasarana dan sarana umum (PPSU) merupakan sikap dan perilaku bagi pekerja ppsu dalam kepatuhan terhadap protokol kesehatan untuk dapat beradaptasi pada tatanan baru. Pada Februari 2022 lalu, kasus terkonfirmasi COVID-19 kembali mengalami peningkatan menjadi 980.970 kasus. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor perilaku dari pekerja PPSU yang berhubungan dengan praktik pencegahan penularan COVID-19 sebagai acuan tindakan preventif bagi kelurahan yang berada di bawah Kecamatan Cakung. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain observasional analitik dan pendekatan cross sectional. Penelitian ini menggunakan cluster random sampling sehingga diperoleh sampel penelitian sebesar 93 pekerja. Instrumen yang digunakan adalah lembar check-list dan lembar kuesioner. Analisis data pada penelitian ini adalah analisis univariat, analisis bivariat, dan analisis multivariat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara ruang lingkup&amp;nbsp; (p=0,033), tingkat pengetahuan&amp;nbsp; (p=0,000), penyuluhan (p=0,010), fasilitas kesehatan (p=0,012), sumber informasi (p=0,003), pemberlakuan SOP (p=0,000), pengawasan (p=0,048) dengan praktik pencegahan COVID-19. Hasil uji regresi logistik menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan menjadi peluang terkuat untuk menduga praktik pencegahan penularan COVID-19.
&amp;nbsp;
Abstract&amp;nbsp;
The practical prevention of COVID-19 transmission on public infrastructure and facilities workers is a form of an attitude and behaviour on the obedience of health protocol to be able to adapt with new normal conditions. Last February 2022, confirmed case of COVID-19 have increased again with 980,970 cases. The purpose of this research is to find out the behavioural factors from each workers that related to practical prevention of COVID-19. This is a quantitative-research with observational-analytic study and cross sectional design. This research are using cluster random sampling with a total sample of 93 workers. The instrument of this research are check-lists and questionnaire. The statistical study of this research are univariate, bivariate and multivariate analysis. There are relation between scope of work (p=0.033), knowledge (p=0.000), counselling (p=0.010), health facilities (p=0.012), sources of information (p=0.003), implementation of standard operating procedures (p=0.000), surveillance (p=0.048) and practical prevention of COVID-19 transmission. The logistic regression statistical test shows that knowledge is the strongest opportunity to predict a good practical prevention of COVID-19 transmission.
&amp;nbsp;</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2022-08-02</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/higeia/article/view/56321</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/higeia.v6i3.56321</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development); Vol 6 No 3 (2022): HIGEIA: Juli 2022; 405-415</dc:source>
	<dc:source>2541-5581</dc:source>
	<dc:source>2541-5603</dc:source>
	<dc:source>10.15294/higeia.v6i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/higeia/article/view/56321/22563</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development)</dc:rights>
</oai_dc:dc>