Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Kejadian Hipertensi pada Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Banyudono 1 Kabupaten Boyolali

HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) · Vol. 6 No. 4 (2022) · hlm. 204–215

DOI
10.15294/higeia.v6i4.57037
ISSN
2541-5581, 2541-5603
Terbit
2022-10-27
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Puskesmas Banyudono I termasuk dalam deretan puskesmas di Kabupaten Boyolali dengan catatan kasus hipertensi yang tinggi. Data rekam medik Puskesmas Banyudono I periode Januari-Juni 2021 menunjukkan bahwa setidaknya terdapat 365 kasus hipertensi, dimana 284 kasus diantaranya terjadi pada lansia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Banyudono 1 Kabupaten Boyolali. Jenis penelitian bersifat observasional analitik dengan rancangan case control. Penelitian dilaksanakan selama bulan Januari hingga Maret 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa riwayat keluarga (p=0,018), status perkawinan (p=0,019), aktivitas fisik (p=0,005), kebiasaan mengonsumsi kopi (p=0,010), dan obesitas (p=0,005) berhubungan dengan kejadian hipertensi pada lansia. Sedangkan jenis kelamin (p=1,000) dan kebiasaan merokok (p=0,509) tidak berhubungan dengan kejadian hipertensi pada lansia. Adapun dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Banyudono 1 Kabupaten Boyolali yaitu riwayat keluarga, status perkawinan, aktivitas fisik, kebiasaan mengonsumsi kopi, dan obesitas.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 58 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Diponegoro University
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Nur SiyamAfiliasi tidak diketahui3
Oktia Woro Kasmini HandayaniAfiliasi tidak diketahui3
Evi WidowatiAfiliasi tidak diketahui3
Intan ZainafreeAfiliasi tidak diketahui3
Wandah WibawantoAfiliasi tidak diketahui2
Margareta RahayuningsihAfiliasi tidak diketahui2
Russiska RussiskaAfiliasi tidak diketahui2
Ari YuniastutiState University of Semarang2
Selvia Mayka SyahputriAfiliasi tidak diketahui1
Karima Jafina Azka AnjaliAfiliasi tidak diketahui1
Agus RiyantoDiponegoro University1
Devita Uzlah SibaraniAfiliasi tidak diketahui1
Ika UtamiAfiliasi tidak diketahui1
Tri Septa AnggrainiAfiliasi tidak diketahui1
Arum SiwiendrayantiState University of Semarang1
Siti Ainun NadhirohAfiliasi tidak diketahui1
Eka Radiyani OktaviaAfiliasi tidak diketahui1
Fatehah Rahma AgustinAfiliasi tidak diketahui1
Nandito Mapian MagaiAfiliasi tidak diketahui1
Sigit Ambar WidyawatiAfiliasi tidak diketahui1
Ni'mal MunaAfiliasi tidak diketahui1
Mirnawati MirnawatiAfiliasi tidak diketahui1
Nurfitriani NurfitrianiAfiliasi tidak diketahui1
Febriana Maya ZulfiariniAfiliasi tidak diketahui1
Merlinda Permata SariAfiliasi tidak diketahui1
Tika MaelaniAfiliasi tidak diketahui1
Karnowo HasanAfiliasi tidak diketahui1
Tri WahyuniAfiliasi tidak diketahui1
Susi NuryantiAfiliasi tidak diketahui1
Habibah Yulia RestiAfiliasi tidak diketahui1
Salsabila Kinaya PraninditaAfiliasi tidak diketahui1
Mahalul AzamAfiliasi tidak diketahui1
Dhea Istiva AyuAfiliasi tidak diketahui1
Dinta Alfiyanti RahayuAfiliasi tidak diketahui1
Annisa Sifa AprianiAfiliasi tidak diketahui1
Mamluatul HikmahAfiliasi tidak diketahui1
Chindy HermaniaAfiliasi tidak diketahui1
Ita SusilowatiAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/higeia/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Kejadian Hipertensi pada Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Banyudono 1 Kabupaten Boyolali</dc:title>
	<dc:creator>Pramitasari, Annisa</dc:creator>
	<dc:creator>Cahyati, Widya Hary</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Puskesmas Banyudono I termasuk dalam deretan puskesmas di Kabupaten Boyolali dengan catatan kasus hipertensi yang tinggi. Data rekam medik Puskesmas Banyudono I periode Januari-Juni 2021 menunjukkan bahwa setidaknya terdapat 365 kasus hipertensi, dimana 284 kasus diantaranya terjadi pada lansia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Banyudono 1 Kabupaten Boyolali. Jenis penelitian bersifat observasional analitik dengan rancangan case control. Penelitian dilaksanakan selama bulan Januari hingga Maret 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa riwayat keluarga (p=0,018), status perkawinan (p=0,019), aktivitas fisik (p=0,005), kebiasaan mengonsumsi kopi (p=0,010), dan obesitas (p=0,005) berhubungan dengan kejadian hipertensi pada lansia. Sedangkan jenis kelamin (p=1,000) dan kebiasaan merokok (p=0,509) tidak berhubungan dengan kejadian hipertensi pada lansia. Adapun dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Banyudono 1 Kabupaten Boyolali yaitu riwayat keluarga, status perkawinan, aktivitas fisik, kebiasaan mengonsumsi kopi, dan obesitas.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2022-10-27</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/higeia/article/view/57037</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/higeia.v6i4.57037</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development); Vol 6 No 4 (2022): October 2022; 204-215</dc:source>
	<dc:source>2541-5581</dc:source>
	<dc:source>2541-5603</dc:source>
	<dc:source>10.15294/higeia.v6i4</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/higeia/article/view/57037/23823</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development)</dc:rights>
</oai_dc:dc>