Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Stunting pada Balita Usia 24-59 Bulan

HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) · Vol. 6 No. 4 (2022) · hlm. 191–203

DOI
10.15294/higeia.v6i4.57139
ISSN
2541-5581, 2541-5603
Terbit
2022-10-27
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Stunting di Kabupaten Grobogan usia 0-60 bulan pada tahun 2021 adalah 2.838 kasus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Gabus 1 Kabupaten Grobogan. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah case control. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2021 hingga Maret 2022. Sampel minimal penelitian sebanyak 80 balita diperoleh menggunakan purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi, kuesioner, formulir food recall 24 jam dan Buku KIA. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis univariat, analisis bivariat dan analisis multivariat. Hasil penelitian menunjukan bahwa riwayat berat badan lahir rendah (BBLR) memiliki kontribusi terkuat untuk menduga kejadian stunting pada balita usia 24-59 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Gabus 1 Kabupaten Grobogan. Peningkatan sosialisasi kepada calon ibu mengenai gizi balita sejak dalam kandungan di Wilayah Kerja Puskesmas Gabus 1 dapat mengurangi risiko kejadian stunting pada balita.

Jaringan kolaborasi para penulis

17 penulis · 23 tautan kepenulisan bersama

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Nur SiyamState University of Semarang1
Surtianingsih WidiastutiState University of Semarang1
Selvia Mayka SyahputriState University of Semarang1
Karima Jafina Azka AnjaliState University of Semarang1
Sigit Ambar WidyawatiAfiliasi tidak diketahui1
Eka Radiyani OktaviaAfiliasi tidak diketahui1
Fatehah Rahma AgustinAfiliasi tidak diketahui1
Nandito Mapian MagaiAfiliasi tidak diketahui1
Annisa PramitasariState University of Semarang1
Mahalul AzamState University of Semarang1
Dhea Istiva AyuState University of Semarang1
Dinta Alfiyanti RahayuState University of Semarang1
Annisa Sifa AprianiState University of Semarang1
Mamluatul HikmahState University of Semarang1
Chindy HermaniaState University of Semarang1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/higeia/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Stunting pada Balita Usia 24-59 Bulan</dc:title>
	<dc:creator>Pranindita, Salsabila Kinaya</dc:creator>
	<dc:creator>Cahyati, Widya Hary</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Stunting di Kabupaten Grobogan usia 0-60 bulan pada tahun 2021 adalah 2.838 kasus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Gabus 1 Kabupaten Grobogan. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah case control. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2021 hingga Maret 2022. Sampel minimal penelitian sebanyak 80 balita diperoleh menggunakan purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi, kuesioner, formulir food recall 24 jam dan Buku KIA. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis univariat, analisis bivariat dan analisis multivariat. Hasil penelitian menunjukan bahwa riwayat berat badan lahir rendah (BBLR) memiliki kontribusi terkuat untuk menduga kejadian stunting pada balita usia 24-59 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Gabus 1 Kabupaten Grobogan. Peningkatan sosialisasi kepada calon ibu mengenai gizi balita sejak dalam kandungan di Wilayah Kerja Puskesmas Gabus 1 dapat mengurangi risiko kejadian stunting pada balita.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2022-10-27</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/higeia/article/view/57139</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/higeia.v6i4.57139</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development); Vol 6 No 4 (2022): October 2022; 191-203</dc:source>
	<dc:source>2541-5581</dc:source>
	<dc:source>2541-5603</dc:source>
	<dc:source>10.15294/higeia.v6i4</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/higeia/article/view/57139/23822</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development)</dc:rights>
</oai_dc:dc>