Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Kejadian Stunting Anak Usia 1-2 Tahun di Puskesmas Purwantoro 1, Kabupaten Wonogiri

HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) · Vol. 6 No. 4 (2022) · hlm. 216–226

DOI
10.15294/higeia.v6i4.57767
ISSN
2541-5581, 2541-5603
Terbit
2022-10-27
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Stunting didefinisikan sebagai kondisi tinggi badan yang melebihi dari 2 standar deviasi di bawah rata-rata standar pertumbuhan yang ditetapkan WHO untuk anak-anak. Upaya pencegahan stunting lebih optimal dilakukan di masa 1000 hari pertama kehidupan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada anak usia 1-2 tahun di wilayah kerja UPTD Puskesmas Purwantoro 1, Kabupaten Wonogiri. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif analitik observasional dengan desain case-control, yang dilaksanakan di bulan Januari sampai Februari 2022. Hasil dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan antara jenis kelamin (OR=3,10 95% CI=1,19-8,10), riwayat pemberian ASI Eksklusif (OR=3,08 95% CI=1,12-8,50), tinggi badan ibu (OR=4,36 95% CI=1,38-13,76), tinggi badan ayah (OR=4,76 95% CI=1,72-13,16), riwayat merokok anggota keluarga (OR=3,18 95% CI=1,20-8,40), dan status gizi saat hamil (OR=3,08 95% CI=1,12-8,50) dengan kejadian stunting pada anak usia 1-2 tahun. Puskesmas diharapkan dapat meningkatkan upaya sosialisasi tentang pentingnya pemberian ASI eksklusif dan MP-ASI yang baik, kepada ibu balita dan calon orang tua.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 63 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Diponegoro University
  • State University of Semarang
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Nur SiyamAfiliasi tidak diketahui3
RR. Sri Ratna RahayuAfiliasi tidak diketahui2
Wandah WibawantoAfiliasi tidak diketahui2
Margareta RahayuningsihAfiliasi tidak diketahui2
Oktia Woro Kasmini HandayaniAfiliasi tidak diketahui2
Saniya Ilma ArifaAfiliasi tidak diketahui1
Hanif Pandu SuhitoAfiliasi tidak diketahui1
Dina Nur Anggraini NingrumAfiliasi tidak diketahui1
Sholikun SholikunAfiliasi tidak diketahui1
Selvia Mayka SyahputriAfiliasi tidak diketahui1
Karima Jafina Azka AnjaliAfiliasi tidak diketahui1
Agus RiyantoDiponegoro University1
Devita Uzlah SibaraniAfiliasi tidak diketahui1
Nintorio Vieira FernandesAfiliasi tidak diketahui1
Nurul Dwi AstutiAfiliasi tidak diketahui1
Ika UtamiAfiliasi tidak diketahui1
Tri Septa AnggrainiAfiliasi tidak diketahui1
Arum SiwiendrayantiState University of Semarang1
Siti Ainun NadhirohAfiliasi tidak diketahui1
Eka Radiyani OktaviaAfiliasi tidak diketahui1
Fatehah Rahma AgustinAfiliasi tidak diketahui1
Nandito Mapian MagaiAfiliasi tidak diketahui1
Sigit Ambar WidyawatiAfiliasi tidak diketahui1
Nur Lissa UtamiAfiliasi tidak diketahui1
Ni'mal MunaAfiliasi tidak diketahui1
Mirnawati MirnawatiAfiliasi tidak diketahui1
Nurfitriani NurfitrianiAfiliasi tidak diketahui1
Febriana Maya ZulfiariniAfiliasi tidak diketahui1
Fitri IndrawatiAfiliasi tidak diketahui1
Trinanda Agustina Sapta NingrumAfiliasi tidak diketahui1
Merlinda Permata SariAfiliasi tidak diketahui1
Tika MaelaniAfiliasi tidak diketahui1
Karnowo HasanAfiliasi tidak diketahui1
Tri WahyuniAfiliasi tidak diketahui1
Susi NuryantiAfiliasi tidak diketahui1
Alfiana Ainun NisaAfiliasi tidak diketahui1
Tandiyo RahayuAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/higeia/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Kejadian Stunting Anak Usia 1-2 Tahun di Puskesmas Purwantoro 1, Kabupaten Wonogiri</dc:title>
	<dc:creator>Ayu, Dhea Istiva</dc:creator>
	<dc:creator>Azam, Mahalul</dc:creator>
	<dc:creator>Cahyati, Widya Hary</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Stunting didefinisikan sebagai kondisi tinggi badan yang melebihi dari 2 standar deviasi di bawah rata-rata standar pertumbuhan yang ditetapkan WHO untuk anak-anak. Upaya pencegahan stunting lebih optimal dilakukan di masa 1000 hari pertama kehidupan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada anak usia 1-2 tahun di wilayah kerja UPTD Puskesmas Purwantoro 1, Kabupaten Wonogiri. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif analitik observasional dengan desain case-control, yang dilaksanakan di bulan Januari sampai Februari 2022. Hasil dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan antara jenis kelamin (OR=3,10 95% CI=1,19-8,10), riwayat pemberian ASI Eksklusif (OR=3,08 95% CI=1,12-8,50), tinggi badan ibu (OR=4,36 95% CI=1,38-13,76), tinggi badan ayah (OR=4,76 95% CI=1,72-13,16), riwayat merokok anggota keluarga (OR=3,18 95% CI=1,20-8,40), dan status gizi saat hamil (OR=3,08 95% CI=1,12-8,50) dengan kejadian stunting pada anak usia 1-2 tahun. Puskesmas diharapkan dapat meningkatkan upaya sosialisasi tentang pentingnya pemberian ASI eksklusif dan MP-ASI yang baik, kepada ibu balita dan calon orang tua.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2022-10-27</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/higeia/article/view/57767</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/higeia.v6i4.57767</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development); Vol 6 No 4 (2022): October 2022; 216-226</dc:source>
	<dc:source>2541-5581</dc:source>
	<dc:source>2541-5603</dc:source>
	<dc:source>10.15294/higeia.v6i4</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/higeia/article/view/57767/23824</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development)</dc:rights>
</oai_dc:dc>