Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Pajanan Pestisida dengan Kejadian Hipertensi pada Petani

HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) · Vol. 7 No. 1 (2023) · hlm. 32–43

DOI
10.15294/higeia.v7i1.60035
ISSN
2541-5581, 2541-5603
Terbit
2023-01-18
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Penggunaan pestisida secara terus menerus dapat menimbulkan risiko pajanan pestisida yang berdampak pada masalah kesehatan seperti hipertensi. Kejadian hipertensi di Desa Campursari mengalami peningkatan jumlah kasus yaitu dari 29 kasus (2019) menjadi 462 kasus (2020), disamping itu terdapat 94 penduduk yang bekerja sebagai petani. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan antara pajanan pestisida dengan kejadian hipertensi pada petani di Desa Campursari. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik observasional dengan rancangan cross sectional. Jumlah sampelnya yaitu 77 petani dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner, lembar check list, tensimeter, dan windsock. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu penyemprotan (PR=3,913; 95% CI=1,340-11,428), arah penyemprotan (PR=4,063; 95% CI=1,552-10,632), pemakaian APD (PR=3,675; 95% CI=1,357-9,952), dan penyimpanan pestisida (PR=3,200; 95% CI=1,089-9,404) berhubungan dengan kejadian hipertensi. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu waktu penyemprotan, arah penyemprotan, pemakaian APD, dan penyimpanan pestisida berhubungan dengan kejadian hipertensi.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 90 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Mahalul AzamAfiliasi tidak diketahui3
Widya Hary CahyatiAfiliasi tidak diketahui3
Arum SiwiendrayantiState University of Semarang2
Adinda Mayhana PramestiAfiliasi tidak diketahui2
Irwan BudionoAfiliasi tidak diketahui2
Tandiyo RahayuAfiliasi tidak diketahui2
Oktia Woro Kasmini HandayaniAfiliasi tidak diketahui2
Widya Hari CahyatiAfiliasi tidak diketahui2
‪Eram Tunggul Pawenang‬State University of Semarang1
Ferry NurhandokoAfiliasi tidak diketahui1
Hapsari Dyah AyuhaniAfiliasi tidak diketahui1
Nur RohmawatiAfiliasi tidak diketahui1
Hasty WidyastariAfiliasi tidak diketahui1
Diah Indriyani NovtasariAfiliasi tidak diketahui1
Siswanti SiswantiAfiliasi tidak diketahui1
Erika PrihatiningsihAfiliasi tidak diketahui1
Muhammad Hakam ArifinAfiliasi tidak diketahui1
Ina YulianaAfiliasi tidak diketahui1
Nita SuryaningsihAfiliasi tidak diketahui1
Lukman FauziAfiliasi tidak diketahui1
Alfiana Ainun NisaAfiliasi tidak diketahui1
Chyntia Olyvia Rizki HerwiantiAfiliasi tidak diketahui1
Rizky Zidni FadhilahAfiliasi tidak diketahui1
Melinda Pebriyana HastariAfiliasi tidak diketahui1
Maria Magdalena Dewi SAfiliasi tidak diketahui1
Windy Widyanti KusumaAfiliasi tidak diketahui1
Arika Widya RahmawatiAfiliasi tidak diketahui1
Lutfi MuzaqiAfiliasi tidak diketahui1
Fifti IstiklailiAfiliasi tidak diketahui1
Tri Prapto KurniawanAfiliasi tidak diketahui1
Agus Sapta Eka WaluyaAfiliasi tidak diketahui1
Diyan Argani KusumaningtyasAfiliasi tidak diketahui1
Rezqy Laili MunthariAfiliasi tidak diketahui1
Pangesty Tisna Wahyu NurcahyaniAfiliasi tidak diketahui1
Ayu Tri IsmiatiAfiliasi tidak diketahui1
Agita Kusuma DewiAfiliasi tidak diketahui1
Deviyani DeviyaniAfiliasi tidak diketahui1
Tri SofiyaniAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/higeia/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pajanan Pestisida dengan Kejadian Hipertensi pada Petani</dc:title>
	<dc:creator>Arifah, Ahsana Sayidatil</dc:creator>
	<dc:creator>Wijayanti, Yuni</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penggunaan pestisida secara terus menerus dapat menimbulkan risiko pajanan pestisida yang berdampak pada masalah kesehatan seperti hipertensi. Kejadian hipertensi di Desa Campursari mengalami peningkatan jumlah kasus yaitu dari 29 kasus (2019) menjadi 462 kasus (2020), disamping itu terdapat 94 penduduk yang bekerja sebagai petani. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan antara pajanan pestisida dengan kejadian hipertensi pada petani di Desa Campursari. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik observasional dengan rancangan cross sectional. Jumlah sampelnya yaitu 77 petani dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner, lembar check list, tensimeter, dan windsock. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu penyemprotan (PR=3,913; 95% CI=1,340-11,428), arah penyemprotan (PR=4,063; 95% CI=1,552-10,632), pemakaian APD (PR=3,675; 95% CI=1,357-9,952), dan penyimpanan pestisida (PR=3,200; 95% CI=1,089-9,404) berhubungan dengan kejadian hipertensi. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu waktu penyemprotan, arah penyemprotan, pemakaian APD, dan penyimpanan pestisida berhubungan dengan kejadian hipertensi.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2023-01-18</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/higeia/article/view/60035</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/higeia.v7i1.60035</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development); Vol 7 No 1 (2023): January 2023; 32-43</dc:source>
	<dc:source>2541-5581</dc:source>
	<dc:source>2541-5603</dc:source>
	<dc:source>10.15294/higeia.v7i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/higeia/article/view/60035/24151</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development)</dc:rights>
</oai_dc:dc>