Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Hubungan antara Higiene dan Sanitasi Sentra Pangan Jajanan dengan Keberadaan Bakteri Eschericia coli

HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) · Vol. 7 No. 1 (2023) · hlm. 90–99

DOI
10.15294/higeia.v7i1.63213
ISSN
2541-5581, 2541-5603
Terbit
2023-01-18
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Hasil laporan pemeriksaan mikrobiologi yang dilakukan oleh Puskesmas Genuk Kota Semarang diperoleh bahwa 10% sampel pangan yang diuji pada 30 sentra pangan jajanan/kantin positif bakteri Escherichia coli (E. coli). Adanya E. coli dalam pangan menunjukkan praktik higiene dan sanitasi yang buruk. Tujuan dari penelitian ini untuk memperoleh gambaran terkait higiene dan sanitasi sentra pangan jajanan/kantin dan hubungannya dengan keberadaan bakteri E. coli di instansi pendidikan di wilayah kerja Puskesmas Genuk Kota Semarang. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Genuk yang dilaksanakan pada bulan September 2022 pada sentra pangan jajanan/kantin di institusi pendidikan. Jumlah sampel adalah 30 diambil dengan teknik total sampling. Data dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara sanitasi bangunan dan fasilitas sanitasi dengan keberadaan bakteri E. coli (p=1.0) dan ada hubungan antara sanitasi peralatan (p=0.014), higiene penjamah (p=0.021) dan higiene pangan (p=0.005) dengan keberadaan bakteri E. coli. Seluruh kantin perlu meningkatkan higiene dan sanitasi sebagai upaya pencegahan kontaminasi bakteri E. coli.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 77 tautan kepenulisan bersama · 3 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Mahidol University
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
‪Eram Tunggul Pawenang‬State University of Semarang2
Yuni WijayantiAfiliasi tidak diketahui2
Adinda Mayhana PramestiAfiliasi tidak diketahui2
Sofwan IndarjoState University of Semarang1
Shobiechah Aldillah WulandhariMahidol University1
Ferry NurhandokoAfiliasi tidak diketahui1
Dyah Mahendrasari SukendraAfiliasi tidak diketahui1
Fitriana PuspitaraniAfiliasi tidak diketahui1
Widya Hary CahyatiAfiliasi tidak diketahui1
Siti Ainun NadhirohAfiliasi tidak diketahui1
Fery NurhandokoAfiliasi tidak diketahui1
Dian FitrianaAfiliasi tidak diketahui1
Ike RahayuAfiliasi tidak diketahui1
Tri Putri Nur MilatiAfiliasi tidak diketahui1
Citra Ayu AnandaAfiliasi tidak diketahui1
Ghinan Khairun NisaAfiliasi tidak diketahui1
Chofifatul UlyaAfiliasi tidak diketahui1
Shanti Dwi RahmawatiAfiliasi tidak diketahui1
Zidni FauziyahAfiliasi tidak diketahui1
Agyta KarantikaAfiliasi tidak diketahui1
Linanda Amalia PertiwiAfiliasi tidak diketahui1
Lukmanul KhakimAfiliasi tidak diketahui1
Lutfi MuzaqiAfiliasi tidak diketahui1
Fifti IstiklailiAfiliasi tidak diketahui1
Tri Prapto KurniawanAfiliasi tidak diketahui1
Agus Sapta Eka WaluyaAfiliasi tidak diketahui1
Diyan Argani KusumaningtyasAfiliasi tidak diketahui1
Dina MudrikahAfiliasi tidak diketahui1
Mita OktafianAfiliasi tidak diketahui1
Palupi Wahyu UtamiAfiliasi tidak diketahui1
Marliana Eka Puji LestariAfiliasi tidak diketahui1
Dewi Ratih RamadhaniAfiliasi tidak diketahui1
M. Nur Alvin MubarokAfiliasi tidak diketahui1
Inda Zumalat Dawil MaulidahAfiliasi tidak diketahui1
Kurnia RahmawatiAfiliasi tidak diketahui1
Siti FatimahAfiliasi tidak diketahui1
Agnes Intan IrianiAfiliasi tidak diketahui1
Evi WidowatiAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/higeia/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Hubungan antara Higiene dan Sanitasi Sentra Pangan Jajanan dengan Keberadaan Bakteri Eschericia coli</dc:title>
	<dc:creator>Sadomo, Resafina Melinda</dc:creator>
	<dc:creator>Siwiendrayanti, Arum</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Hasil laporan pemeriksaan mikrobiologi yang dilakukan oleh Puskesmas Genuk Kota Semarang diperoleh bahwa 10% sampel pangan yang diuji pada 30 sentra pangan jajanan/kantin positif bakteri Escherichia coli (E. coli). Adanya E. coli dalam pangan menunjukkan praktik higiene dan sanitasi yang buruk. Tujuan dari penelitian ini untuk memperoleh gambaran terkait higiene dan sanitasi sentra pangan jajanan/kantin dan hubungannya dengan keberadaan bakteri E. coli di instansi pendidikan di wilayah kerja Puskesmas Genuk Kota Semarang. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Genuk yang dilaksanakan pada bulan September 2022 pada sentra pangan jajanan/kantin di institusi pendidikan. Jumlah sampel adalah 30 diambil dengan teknik total sampling. Data dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara sanitasi bangunan dan fasilitas sanitasi dengan keberadaan bakteri E. coli (p=1.0) dan ada hubungan antara sanitasi peralatan (p=0.014), higiene penjamah (p=0.021) dan higiene pangan (p=0.005) dengan keberadaan bakteri E. coli. Seluruh kantin perlu meningkatkan higiene dan sanitasi sebagai upaya pencegahan kontaminasi bakteri E. coli.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2023-01-18</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/higeia/article/view/63213</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/higeia.v7i1.63213</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development); Vol 7 No 1 (2023): January 2023; 90-99</dc:source>
	<dc:source>2541-5581</dc:source>
	<dc:source>2541-5603</dc:source>
	<dc:source>10.15294/higeia.v7i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/higeia/article/view/63213/24156</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development)</dc:rights>
</oai_dc:dc>