Jurnal
Strategi Penanggulangan Kasus Positif COVID-19 di Asia Tenggara: Systematic Review
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) · Vol. 7 No. 3 (2023) · hlm. 322–333
- ISSN
- 2541-5581, 2541-5603
- Terbit
- 2023-07-18
- Penerbit
- Universitas Negeri Semarang
- Bahasa
- eng
Abstrak
Abstrak Jumlah kasus terkonfirmasi COVID-19 di Asia Tenggara sampai dengan 13 Desember 2022, terdapat sebanyak 35.458.772 dan 363.819 kematian akibat COVID-19. Negara anggota ASEAN dengan jumlah kasus tertinggi adalah Vietnam dengan jumlah kasus sebanyak 11.521.022 dan negara dengan angka kematian tertinggi akibat COVID-19 adalah Indonesia sebanyak 160.287 kematian. Tingginya jumlah kasus COVID-19 harus dihadapi dengan melakukan berbagai upaya untuk menanggulanginya. Artikel ini bertujuan untuk memberikan gambaran terkait strategi pemerintah pada negara-negara di wilayah Asia Tenggara dalam menanggulangi COVID-19, sekaligus sebagai acuan bagi peneliti berikutnya dalam menentukan strategi keberlanjutan guna menciptakan suatu program penanggulangan yang efektif. Penelitian ini merupakan systematic literature review dengan alur PRISMA sebagai pedoman dalam pengumpulan artikel, kemudian dianalisis dengan teknik meta-sintesis. Pemerintah dari setiap negara di wilayah Asia Tenggara telah menentukan kebijakan yang sesuai dengan strategi yang telah ditetapkan oleh WHO dan ASEAN terkait penanggulangan COVID-19, diantaranya kebijakan lock down, social distancing, karantina, perluasan cakupan vaksinasi, testing, surveilans, mengoptimalkan pemberdayaan dan pelibatan masyarakat, serta penguatan sistem kesehatan dan sistem kesehatan berbasis digital. Abstract The number of confirmed cases of COVID-19 in Southeast Asia as of December 13 2022, there were 35,458,772 and 363,819 deaths due to COVID-19. The ASEAN member country with the highest number of cases is Vietnam with 11,521,022 cases and the country with the highest death rate due to COVID-19 is Indonesia with 160,287 deaths. The high number of COVID-19 cases must be faced by making various efforts to overcome them. This article aims to provide an overview regarding the government's strategy for countries in the Southeast Asian region in tackling COVID-19, as well as a reference for future researchers in determining a sustainability strategy to create an effective response program. This research is a systematic literature review with the PRISMA flow as a guide in collecting articles, then analyzed using meta-synthesis techniques. The governments of each country in the Southeast Asian region have determined policies that are in accordance with the strategies set by WHO and ASEAN regarding the handling of COVID-19, including policies on lock down, social distancing, quarantine, expanding the scope of vaccination, testing, surveillance, optimizing empowerment and involvement community, as well as strengthening health systems and digital-based health systems.
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 113 tautan kepenulisan bersama · 3 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- State University of Semarang
- Mahidol University
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Efa Nugroho | Afiliasi tidak diketahui | 6 |
| Evi Widowati | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Bambang Budi Raharjo | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Bertakalswa Hermawati | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Oktia Woro Kasmini Handayani | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Linuria Asra Laily | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Rico Novian Yuswantoro | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Alfiana Ainun Nisa | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Arum Siwiendrayanti | State University of Semarang | 1 |
| Eram Tunggul Pawenang | State University of Semarang | 1 |
| Shobiechah Aldillah Wulandhari | Mahidol University | 1 |
| Rita Andayani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Susi Dwi Maret Tati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ayu Imade Rosdiana | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Aminatuz Zuhriyah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Aniesah Amieratunnisa | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Naili Akrima Faradis | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Khusnuddin Khusnuddin | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Mmustafa Daru Affandi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Irwan Budiono | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Lukman Fauzi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Muhammad Azinar | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Maulina Istighfaroh | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Zahra Amalia Gardyna | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Anna Nugrahani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Yulia Santi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ratna Anjelika | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Septiana Rahma Santi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Diva Nadia H. Sakka | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Hayu Retno Paramesti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Annisa Vira Nurul Mutoharoh | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Fika Khikma Fiana | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Siswanti Siswanti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Cahyani Wulan Suci | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Tutuk Wijayantiningrum | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Puput Ediyarsari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Hamidah Lismiana | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nur Aini Anisa | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.