Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Analisis Faktor-Faktor yang Memengaruhi Kejadian Hipertensi

HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) · Vol. 8 No. 1 (2024) · hlm. 1–11

DOI
10.15294/higeia.v8i1.67857
ISSN
2541-5581, 2541-5603
Terbit
2024-06-14
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Abstrak Hipertensi merupakan keadaan tekanan darah sistolik ≥ 140 mmHg dan tekanan darah diastolik ≥ 90 mmHg. Diperkirakan pada tahun 2021 terdapat 362.460 penderita hipertensi di Kabupaten Magelang, sementara hanya 43.053 yang mendapatkan pelayanan standar. Pada tahun 2021, Puskesmas Grabag 2 menjadi salah satu puskesmas dengan angka hipertensi tinggi yaitu 782 kasus. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi faktor risiko hipertensi di Puskesmas Grabag 2. Penelitian ini menggunakan metodologi observasional analitik dengan desain studi cross-sectional. Populasi penelitian sebanyak 1042 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dan menggunakan data sekunder kunjungan Posbindu PTM di Puskesmas Grabag 2 pada bulan Agustus 2022. Usia (p-value 0,001) dan tingkat pendidikan (p-value 0,001) ditemukan berhubungan terhadap kejadian hipertensi, sedangkan faktor risiko lainnya tidak berhubungan. Penyuluhan tentang hipertensi sangat diperlukan, terutama bagi pasien usia lanjut, agar dapat lebih meningkatkan kualitas hidup mereka. Kata kunci: hipertensi, faktor risiko, posbindu Abstract Hypertension is a condition of systolic blood pressure ≥ 140 mmHg and diastolic blood pressure ≥ 90 mmHg. It is estimated that in 2021 there will be 362,460 people with hypertension in Magelang Regency, while only 43,053 will receive standard services. In 2021, Grabag 2 Health Center will be one of the health centers with a high rate of hypertension, namely 782 cases. The research objective was to identify the risk factors for hypertension at the Grabag 2 Health Center. This study used an analytic observational methodology with a cross-sectional study design. The research population was 1042 people. The sampling technique used total sampling and used secondary data from PTM Posbindu visits at the Grabag 2 Health Center in August 2022. Age (p-value 0.001) and educational level (p-value 0.001) were found to be related to the incidence of hypertension, while other risk factors were not related. Education about hypertension is very necessary, especially for elderly patients, in order to further improve their quality of life. Keywords: hypertension, risk factors, posbindu

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 73 tautan kepenulisan bersama · 3 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Mahidol University
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Efa NugrohoAfiliasi tidak diketahui3
Bambang Budi RaharjoAfiliasi tidak diketahui2
Bertakalswa HermawatiAfiliasi tidak diketahui2
Evi WidowatiAfiliasi tidak diketahui2
Oktia Woro Kasmini HandayaniState University of Semarang2
Arum SiwiendrayantiState University of Semarang1
‪Eram Tunggul Pawenang‬State University of Semarang1
Shobiechah Aldillah WulandhariMahidol University1
Rita AndayaniAfiliasi tidak diketahui1
Susi Dwi Maret TatiAfiliasi tidak diketahui1
Ayu Imade RosdianaAfiliasi tidak diketahui1
Aminatuz ZuhriyahAfiliasi tidak diketahui1
Aniesah AmieratunnisaAfiliasi tidak diketahui1
Naili Akrima FaradisState University of Semarang1
Khusnuddin KhusnuddinAfiliasi tidak diketahui1
Mmustafa Daru AffandiAfiliasi tidak diketahui1
Irwan BudionoAfiliasi tidak diketahui1
Lukman FauziAfiliasi tidak diketahui1
Muhammad AzinarAfiliasi tidak diketahui1
Maulina IstighfarohAfiliasi tidak diketahui1
Zahra Amalia GardynaAfiliasi tidak diketahui1
Anna NugrahaniAfiliasi tidak diketahui1
Yulia SantiAfiliasi tidak diketahui1
Ratna AnjelikaAfiliasi tidak diketahui1
Septiana Rahma SantiAfiliasi tidak diketahui1
Diva Nadia H. SakkaAfiliasi tidak diketahui1
Linuria Asra LailyState University of Semarang1
Annisa Novanda Maharani UtamiState University of Semarang1
Hayu Retno ParamestiState University of Semarang1
Rico Novian YuswantoroState University of Semarang1
Annisa Vira Nurul MutoharohState University of Semarang1
Hamidah LismianaAfiliasi tidak diketahui1
Nur Aini AnisaAfiliasi tidak diketahui1
Hikmah Resti UlfianaAfiliasi tidak diketahui1
Nazla Nuril IlmiAfiliasi tidak diketahui1
Qurrotu AinyAfiliasi tidak diketahui1
Azi RiskiyantoAfiliasi tidak diketahui1
Annida Octavia RahmanAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/higeia/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Analisis Faktor-Faktor yang Memengaruhi Kejadian Hipertensi</dc:title>
	<dc:creator>Fiana, Fika Khikma</dc:creator>
	<dc:creator>Indarjo, Sofwan</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Abstrak
Hipertensi merupakan keadaan tekanan darah sistolik ≥ 140 mmHg dan tekanan darah diastolik ≥ 90 mmHg. Diperkirakan pada tahun 2021 terdapat 362.460 penderita hipertensi di Kabupaten Magelang, sementara hanya 43.053 yang mendapatkan pelayanan standar. Pada tahun 2021, Puskesmas Grabag 2 menjadi salah satu puskesmas dengan angka hipertensi tinggi yaitu 782 kasus. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi faktor risiko hipertensi di Puskesmas Grabag 2. Penelitian ini menggunakan metodologi observasional analitik dengan desain studi cross-sectional. Populasi penelitian sebanyak 1042 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dan menggunakan data sekunder kunjungan Posbindu PTM di Puskesmas Grabag 2 pada bulan Agustus 2022. Usia (p-value 0,001) dan tingkat pendidikan (p-value 0,001) ditemukan berhubungan terhadap kejadian hipertensi, sedangkan faktor risiko lainnya tidak berhubungan. Penyuluhan tentang hipertensi sangat diperlukan, terutama bagi pasien usia lanjut, agar dapat lebih meningkatkan kualitas hidup mereka.
Kata kunci: hipertensi, faktor risiko, posbindu
&amp;nbsp;
Abstract
Hypertension is a condition of systolic blood pressure ≥ 140 mmHg and diastolic blood pressure ≥ 90 mmHg. It is estimated that in 2021 there will be 362,460 people with hypertension in Magelang Regency, while only 43,053 will receive standard services. In 2021, Grabag 2 Health Center will be one of the health centers with a high rate of hypertension, namely 782 cases. The research objective was to identify the risk factors for hypertension at the Grabag 2 Health Center. This study used an analytic observational methodology with a cross-sectional study design. The research population was 1042 people. The sampling technique used total sampling and used secondary data from PTM Posbindu visits at the Grabag 2 Health Center in August 2022. Age (p-value 0.001) and educational level (p-value 0.001) were found to be related to the incidence of hypertension, while other risk factors were not related. Education about hypertension is very necessary, especially for elderly patients, in order to further improve their quality of life.
Keywords: hypertension, risk factors, posbindu</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2024-06-14</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/higeia/article/view/67857</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/higeia.v8i1.67857</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development); Vol 8 No 1 (2024): January 2024; 1-11</dc:source>
	<dc:source>2541-5581</dc:source>
	<dc:source>2541-5603</dc:source>
	<dc:source>10.15294/higeia.v8i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/higeia/article/view/67857/26796</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development)</dc:rights>
</oai_dc:dc>