Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Implementasi Posbindu PTM sebagai Salah Satu Indikator untuk Mendukung UNNES menjadi Kampus Sehat

HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) · Vol. 7 No. 3 (2023) · hlm. 468–473

DOI
10.15294/higeia.v7i3.69311
ISSN
2541-5581, 2541-5603
Terbit
2023-07-18
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Petugas Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Dinas Kesehatan Kota Semarang menyebutkan bahwa prevalensi hipertensi pada tahun 2018 meningkat sebesar 8,56%, diabetes mellitus 3,7%, dan stroke 0,26%. Hasil survei dari Global School-Based Student Health Survey (GSHS) tahun 2015 menyatakan gaya hidup remaja saat ini diakui berisiko untuk menderita PTM karena kurangnya pemahaman dan komitmen untuk hidup sehat dan memantau kesehatannya. Untuk mengatasi hal tersebut, dibentuk suatu implementasi program kesehatan berupa Posbindu PTM di kampus sebagai salah satu indikator kampus sehat. Posbindu PTM di Kampus UNNES dilaksanakan selama 8 bulan serta berkolaborasi dengan pihak terkait, yakni Dinas Kesehatan Kota Semarang dan Puskesmas Sekaran. Alur pembentukan Posbindu PTM dimulai dari analisis situasi, pembentukan dan pelatihan tim Posbindu PTM, penyusunan rencana kerja, implementasi program, pelaporan dan pencatatan, serta monitoring dan evaluasi. Dengan adanya Posbindu PTM dan konseling secara rutin, maka civitas akademika yang memiliki faktor risiko dapat lebih terpantau kondisi kesehatannya, serta menerapkan gaya hidup sehat secara mandiri.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 156 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Universitas Sumatera Utara
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Sofwan IndarjoState University of Semarang7
Rafidha Nur AlifahAfiliasi tidak diketahui5
Evi WidowatiAfiliasi tidak diketahui5
Irwan BudionoAfiliasi tidak diketahui4
Oktia Woro Kasmini HandayaniState University of Semarang4
Dwi Yunanto HermawanAfiliasi tidak diketahui4
Bertakalswa HermawatiAfiliasi tidak diketahui3
Yuni WijayantiAfiliasi tidak diketahui2
Silmina NahdaAfiliasi tidak diketahui2
Christian Suan Fernando TariganAfiliasi tidak diketahui2
Widya Hary CahyatiAfiliasi tidak diketahui2
Sifa Ul JanahAfiliasi tidak diketahui2
Rico Novian YuswantoroAfiliasi tidak diketahui2
Elvina Dian NirmalaAfiliasi tidak diketahui2
Burhan Maritsal ChakimAfiliasi tidak diketahui1
Ahmad Aziz RamadaAfiliasi tidak diketahui1
Muhammad Ilham AfifAfiliasi tidak diketahui1
Hany Triana LutfiahAfiliasi tidak diketahui1
Alma AufridaAfiliasi tidak diketahui1
Hidayatul Issri RubandiyahAfiliasi tidak diketahui1
Mahalul AzamAfiliasi tidak diketahui1
Lukman FauziAfiliasi tidak diketahui1
Tandiyo RahayuAfiliasi tidak diketahui1
Edi KurniawanUniversitas Sumatera Utara1
. SuhartonoAfiliasi tidak diketahui1
Della Rizky FitrianaAfiliasi tidak diketahui1
Luvi Lia NursucilowatiAfiliasi tidak diketahui1
Natalia Desy PutriningtyasAfiliasi tidak diketahui1
Galuh Nita PrameswariAfiliasi tidak diketahui1
Arif Rahmat KurniaAfiliasi tidak diketahui1
Eka SetyaningsihAfiliasi tidak diketahui1
Apoina KartiniAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/higeia/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Implementasi Posbindu PTM sebagai Salah Satu Indikator untuk Mendukung UNNES menjadi Kampus Sehat</dc:title>
	<dc:creator>Nisa, Alfiana Ainun</dc:creator>
	<dc:creator>Nugroho, Efa</dc:creator>
	<dc:creator>Wijayantiningrum, Tutuk</dc:creator>
	<dc:creator>Ediyarsari, Puput</dc:creator>
	<dc:creator>Utami, Annisa Novanda Maharani</dc:creator>
	<dc:creator>Suci, Cahyani Wulan</dc:creator>
	<dc:creator>Laily, Linuria Asra</dc:creator>
	<dc:creator>Siswanti, Siswanti</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Petugas Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Dinas Kesehatan Kota Semarang menyebutkan bahwa prevalensi hipertensi pada tahun 2018 meningkat sebesar 8,56%, diabetes mellitus 3,7%, dan stroke 0,26%. Hasil survei dari Global School-Based Student Health Survey (GSHS) tahun 2015 menyatakan gaya hidup remaja saat ini diakui berisiko untuk menderita PTM karena kurangnya pemahaman dan komitmen untuk hidup sehat dan memantau kesehatannya. Untuk mengatasi hal tersebut, dibentuk suatu implementasi program kesehatan berupa Posbindu PTM di kampus sebagai salah satu indikator kampus sehat. Posbindu PTM di Kampus UNNES dilaksanakan selama 8 bulan serta berkolaborasi dengan pihak terkait, yakni Dinas Kesehatan Kota Semarang dan Puskesmas Sekaran. Alur pembentukan Posbindu PTM dimulai dari analisis situasi, pembentukan dan pelatihan tim Posbindu PTM, penyusunan rencana kerja, implementasi program, pelaporan dan pencatatan, serta monitoring dan evaluasi. Dengan adanya Posbindu PTM dan konseling secara rutin, maka civitas akademika yang memiliki faktor risiko dapat lebih &amp;nbsp;terpantau kondisi kesehatannya, serta menerapkan gaya hidup sehat secara mandiri.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2023-07-18</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/higeia/article/view/69311</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/higeia.v7i3.69311</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development); Vol 7 No 3 (2023): July 2023; 468-473</dc:source>
	<dc:source>2541-5581</dc:source>
	<dc:source>2541-5603</dc:source>
	<dc:source>10.15294/higeia.v7i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/higeia/article/view/69311/24977</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development)</dc:rights>
</oai_dc:dc>