Jurnal
Hubungan Pengetahuan dengan Pengelolaan Limbah Masker Pegawai Puskesmas Pandanaran Kota Semarang
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) · Vol. 8 No. 1 (2024) · hlm. 133–140
- ISSN
- 2541-5581, 2541-5603
- Terbit
- 2024-06-14
- Penerbit
- Universitas Negeri Semarang
- Bahasa
- eng
Abstrak
Abstrak Puskesmas Pandanaran terdapat limbah masker yang dibuang sembarangan serta ditemukan 45% limbah masker utuh dan 55% telah dirobek atau digunting. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan perilaku pengelolaan limbah masker sekali pakai di masa Pandemi Covid-19 pada pegawai Puskesmas Pandanaran. Jenis penelitian kuantitatif dan dilakukan pada Maret 2023. Variabel independen ini pengetahuan, variabel dependen perilaku pengelolaan limbah masker. Populasi penelitian pegawai Puskesmas Pandanaran sebanyak 56 orang, teknik sampling yaitu populasi sampling dengan pegawai yang bersedia menjadi sampel sebanyak 56 orang. Sumber data yaitu data primer dengan kuesioner. Teknik analisis menggunakan analisis univariat dan bivariat Fisher’s Exact Test. Hasil penelitian uji Fisher diperoleh nilai p-value 0,001 < α 0,05, artinya ada hubungan antara pengetahuan terhadap perilaku pengelolaan limbah masker sekali pakai di masa Pandemi Covid-19 pada pegawai Puskesmas Pandanaran. Simpulan ada hubungan pengetahuan dengan perilaku pengelolaan limbah masker pada pegawai di Puskesmas Pandanaran. Saran bagi manajemen Puskemas Pandanaran dapat mempertahankan pelaksanaan kebijakkan terkait pengelolaan limbah masker secara baik dan benar dengan cara melakukan penyuluhan, pelatihan, sosialisai kepada pegawai, serta masyarakat. Abstract The Pandanaran Health Center found mask waste that was disposed of carelessly and The Pandanaran Health Center found mask waste that was disposed of carelessly and 45% of the mask waste was intact while 55% had been torn or cut. The aim of the study was to determine the relationship between knowledge and behavior in managing disposable mask waste during the Covid-19 Pandemic among Pandanaran Health Center employees. This type of research is quantitative and conducted in March 2023. The independent variable is knowledge, the dependent variable is behavior. The sampling technique was the sampling population with 56 employees who were willing to be observed. The analysis technique uses Fisher's Exact Test univariate and bivariate analysis. The results of the test study obtained a p-value of 0.001 <α 0.05, meaning that there is a relationship between knowledge of the behavior of disposable mask waste management during the Covid-19 Pandemic among Pandanaran Health Center employees. Suggestions for Pandanaran Public Health Center to enforce the implementation of policies related to mask waste properly by conducting counseling, training, outreach to employees, and the community.
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 90 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- State University of Semarang
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Mahalul Azam | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Widya Hary Cahyati | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Arum Siwiendrayanti | State University of Semarang | 2 |
| Adinda Mayhana Pramesti | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Irwan Budiono | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Tandiyo Rahayu | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Oktia Woro Kasmini Handayani | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Widya Hari Cahyati | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Eram Tunggul Pawenang | State University of Semarang | 1 |
| Ferry Nurhandoko | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Hapsari Dyah Ayuhani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nur Rohmawati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Hasty Widyastari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Diah Indriyani Novtasari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Siswanti Siswanti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Erika Prihatiningsih | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Muhammad Hakam Arifin | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ina Yuliana | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nita Suryaningsih | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Lukman Fauzi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Alfiana Ainun Nisa | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ahsana Sayidatil Arifah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Chyntia Olyvia Rizki Herwianti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rizky Zidni Fadhilah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Melinda Pebriyana Hastari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Maria Magdalena Dewi S | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Arika Widya Rahmawati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Lutfi Muzaqi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Fifti Istiklaili | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Tri Prapto Kurniawan | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Agus Sapta Eka Waluya | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Diyan Argani Kusumaningtyas | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rezqy Laili Munthari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Pangesty Tisna Wahyu Nurcahyani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ayu Tri Ismiati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Agita Kusuma Dewi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Deviyani Deviyani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Tri Sofiyani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.