Jurnal
Lifestyle dengan Diabetes Melitus Tipe II pada Wanita Usia Produktif di Puskesmas Kedungmundu
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) · Vol. 8 No. 3 (2024) · hlm. 383–395
- ISSN
- 2541-5581, 2541-5603
- Terbit
- 2024-11-21
- Penerbit
- Universitas Negeri Semarang
- Bahasa
- eng
Abstrak
Abstrak Kasus diabetes melitus (DM) tertinggi di Kota Semarang tahun 2020-2022 berada di Puskesmas Kedungmundu dengan prevalensi kasus pada tahun 2022 sebesar 1,48%. Puskesmas Kedungmundu merupakan salah satu puskesmas dengan kasus diabetes melitus tertinggi tahun 2023 sebesar 3.411 kasus dan 67,34% diantaranya terjadi pada wanita. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan lifestyle dengan kejadian DM tipe II pada wanita usia produktf (15-64 tahun) di wilayah kerja Puskesmas Kedungmundu. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada akhir bulan Desember 2023-Januari 2024. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara tingkat aktivitas fisik (p value = 0,002), pola makan (p value = 0,017), dan konsumsi gula (p value = 0,001) dengan kejadian DM tipe II pada wanita usia produktif (15-64 tahun). Uji multivariat menunjukkan konsumsi gula (p value = 0,002). Konsumsi gula merupakan faktor yang paling dominan terhadap kejadian DM tipe II pada wanita usia produktif (15-64 tahun). Toroh I Public Health Center in 2021 was in fourth position with the highest hypertension cases reaching 40,08%. In 2022, it will increase to 68,77% so that it occupies first position in Grobogan Regency. This research aims to determine the lifestyle influence on hypertension incidence in productive age (15-59 years) at the Toroh I Public Health Center in 2023. This observational analytic research with a cross sectional study design used Posbindu PTM data from January to June 2023. The research population were 2.262 people with a sample of 393 respondents, taken using simple random sampling technique. Data was managed through data processing applications with univariate analysis, bivariate analysis using the chi square test and multivariate analysis using logistic regression. The results showed that the variables were smoking status (p=0,005; PR=1,496; 95% CI=1,184-1,890), physical activity (p=0,000; PR=2,148; 95% CI=1,782-2,589) and dietary pattern (p=0,000; PR=2,433; 95% CI=1,987-2,980) is a variable associated with hypertension incidence. Dietary pattern variables were known to be the most dominant variables associated with hypertension incidence.
Jaringan kolaborasi para penulis
31 penulis · 51 tautan kepenulisan bersama
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- Institut Agama Islam Negeri Kendari
- State University of Semarang
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Bertakalswa Hermawati | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Jayanti Evananda Febrian | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Yunita Dyah Puspita Santik | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Fitri Indrawati | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Anisa Fitri | Institut Agama Islam Negeri Kendari | 2 |
| Arvia Dhitya Maharhani | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Devita Uzlah Sibarani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sherly Gusnawan | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Hermi Nur Laela | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Arum Siwiendrayanti | State University of Semarang | 1 |
| Fitriana Puspitarani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Isnaningsih Isnaningsih | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Fitriyana Fitriyana | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rudatin Windraswara | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Annisa Arum Kartika Dewi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Atiya Inayah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Siti Yuliana Syafriati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nila Kusumawati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Aswi Nur Syahbani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ragil Andriani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Isnaini Alfazcha Zukhruf | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Azizah Nur Abdillah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Afifah Maulidia Az Zahro' | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Dela Putri Wulandari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Siti Lailatin Nasifah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ella Wahyu Irawan | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Erna Zuliana Muanifah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Intan Tasya Az Zahra | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Dwi Salsabilla Putri | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.