Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Evaluasi Pelayanan Antenatal Care di Puskesmas pada Masa Pandemi Covid-19

Indonesian Journal of Public Health and Nutrition · Vol. 4 No. 2 (2024) · hlm. 201–207

DOI
10.15294/ijphn.v4i2.9709
ISSN
2776-9968, 2798-4265
Terbit
2024-07-28
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Latar Belakang: Pandemi Covid-19 telah membatasi pelayanan kesehatan ibu. Puskesmas Bantarkawung termasuk dalam wilayah yang terdampak Covid-19. Diperoleh data sebanyak 5 kasus kematian ibu dengan salah satunya disebabkan oleh Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelayanan antenatal di Puskesmas Bantarkawung selama pandemi Covid-19.Metode: Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif. Fokus penelitian ini yaitu pelayanan antenatal care yang dievaluasi dengan komponen input, proses, dan output. Informan berjumlah 10 orang dipilih dengan teknik purposive sampling. Instrumen pada penelitian ini adalah pedoman wawancara, catatan lapangan, dan dokumentasi.Hasil: Hasil evaluasi input menunjukkan bahwa lima orang bidan sudah mengikuti pelatihan, sarana dan prasarana lengkap tetapi tidak ada USG, sumber dana didapat dari BOK dan BLUD, serta kebijakan dan SOP mengacu pada standar pelayanan kebidanan. Evaluasi proses memperlihatkan bahwa pelaksanaan kesepuluh komponen standar ANC 10T belum sesuai dengan prosedur serta tidak memiliki tenaga dokter. Evaluasi output menunjukkan cakupan K1 sebanyak 100%, K4 sebesar 84,2%, imunisasi Td2+ sebesar 14,5%, dan tablet tambah darah (Fe) sebesar 85,2%.Kesimpulan: Komponen input sumber daya manusia, sarana dan prasarana, sumber dana, serta kebijakan SOP sudah sesuai standar. Ada pun proses pelayanan antenatal care belum sesuai standar 10T. Untuk output cakupan K1 dan K4, imunisasi Tetanus Toxoid, dan pemberian tablet tambah darah (Fe) belum mencapai target.

Kata kunci

Jaringan kolaborasi para penulis

27 penulis · 28 tautan kepenulisan bersama

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Oktia Woro Kasmini HandayaniState University of Semarang1
Janu PurwonoState University of Semarang1
Cahyani Wulan SuciState University of Semarang1
Adzra Syifa AndhiniState University of Semarang1
Akhmad Samsu DukhaState University of Semarang1
Citra Indah SariState University of Semarang1
Sipa AlfitrianState University of Semarang1
Vicky Vidira Sukma JeniState University of Semarang1
Azizul Wildan RamadhaniState University of Semarang1
Afifa Ghina AthayaState University of Semarang1
Risqi Ayu SafitriState University of Semarang1
Zubaidah Puan ElsyahAfiliasi tidak diketahui1
Iin ArdianaState University of Semarang1
Erika FebriaraState University of Semarang1
Hanna Damai YolandaState University of Semarang1
Bertakalswa HermawatiState University of Semarang1
JamilaState University of Semarang1
Afi Elsha VeryanaState University of Semarang1
Ade Irma SusilowardaniState University of Semarang1
Intan NaomiState University of Semarang1
Marliyana PuspitadiniState University of Semarang1
Nike Nuarissa ClaudianaState University of Semarang1
Masyitoh MasyitohState University of Semarang1
Muhammad FatihunnajahState University of Semarang1
Ray Setha Sparis ArgadiState University of Semarang1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/journals/IJPHN/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 8 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Evaluasi Pelayanan Antenatal Care di Puskesmas pada Masa Pandemi Covid-19</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Kamillia Insani, Raudya</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Budiono, Irwan</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Antenatal Care</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Evaluation</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Primary Healthcare Center</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Latar Belakang: Pandemi Covid-19 telah membatasi pelayanan kesehatan ibu. Puskesmas Bantarkawung termasuk dalam wilayah yang terdampak Covid-19. Diperoleh data sebanyak 5 kasus kematian ibu dengan salah satunya disebabkan oleh Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelayanan antenatal di Puskesmas Bantarkawung selama pandemi Covid-19.Metode: Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif. Fokus penelitian ini yaitu pelayanan antenatal care yang dievaluasi dengan komponen input, proses, dan output. Informan berjumlah 10 orang dipilih dengan teknik purposive sampling. Instrumen pada penelitian ini adalah pedoman wawancara, catatan lapangan, dan dokumentasi.Hasil: Hasil evaluasi input menunjukkan bahwa lima orang bidan sudah mengikuti pelatihan, sarana dan prasarana lengkap tetapi tidak ada USG, sumber dana didapat dari BOK dan BLUD, serta kebijakan dan SOP mengacu pada standar pelayanan kebidanan. Evaluasi proses memperlihatkan bahwa pelaksanaan kesepuluh komponen standar ANC 10T belum sesuai dengan prosedur serta tidak memiliki tenaga dokter. Evaluasi output menunjukkan cakupan K1 sebanyak 100%, K4 sebesar 84,2%, imunisasi Td2+ sebesar 14,5%, dan tablet tambah darah (Fe) sebesar 85,2%.Kesimpulan: Komponen input sumber daya manusia, sarana dan prasarana, sumber dana, serta kebijakan SOP sudah sesuai standar. Ada pun proses pelayanan antenatal care belum sesuai standar 10T. Untuk output cakupan K1 dan K4, imunisasi Tetanus Toxoid, dan pemberian tablet tambah darah (Fe) belum mencapai target.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2024-07-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/journals/IJPHN/article/view/9709</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/ijphn.v4i2.9709</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Indonesian Journal of Public Health and Nutrition; Vol. 4 No. 2 (2024); 201-207</dc:source>
	<dc:source>2776-9968</dc:source>
	<dc:source>2798-4265</dc:source>
	<dc:source>10.15294/ijphn.v4i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/journals/IJPHN/article/view/9709/997</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2024 Indonesian Journal of Public Health and Nutrition</dc:rights>
</oai_dc:dc>