Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Perilaku Positive Deviance Gizi: Studi Kasus pada Keluarga Miskin Perkotaan

Indonesian Journal of Public Health and Nutrition · Vol. 4 No. 2 (2024) · hlm. 208–216

DOI
10.15294/ijphn.v4i2.9711
ISSN
2776-9968, 2798-4265
Terbit
2024-07-28
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Latar Belakang: Kemiskinan menjadi salah satu akar permasalahan stunting, tetapi hal menarik justru ditemukan balita dengan status gizi baik di Gunung Brintik di mana wilayah tersebut merupakan wilayah miskin perkotaan. Hal tersebut merupakan bentuk positive deviance yang berhasil diterapkan oleh ibu balita.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan desain studi kasus. Subyek dalam penelitian yaitu keluarga miskin yang mempunyai balita tidak stunting di Gunung Brintik, ditentukan dengan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria kasus. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner, alat bantu, dan dokumentasi. Analisis data kualitatif digunakan berdasarkan data yang telah diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap informan.Hasil: Informan utama mampu menyediakan dan mengatur makanan yang bergizi kepada balita dengan memilih makanan sumber gizi dengan harga terjangkau dan juga memanfaatkan bantuan. Informan utama dan ayah balita sadar bahwa dalam tumbuh kembang balita dibutuhkan kehadiran keluarga sehingga memungkinkan terjadinya interaksi yang baik. Keluarga juga selalu memperhatikan kebersihan diri, rumah, dan lingkungan sebagai sumber daya dalam mendukung status gizi. Memanfaatkan secara maksimal pelayanan kesehatan balita sehingga mendukung status gizi balita.Kesimpulan: Karakteristik keluarga dan sumber daya yang ada di Gunung Brintik seperti tenaga kesehatan dan bantuan pemerintah atau swasta, menjadikan informan utama memaksimalkan pemanfaatan akses yang ada dalam mendukung status gizi balita.

Kata kunci

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 80 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Oktia Woro Kasmini HandayaniAfiliasi tidak diketahui4
Mahalul AzamAfiliasi tidak diketahui2
Yuni WijayantiAfiliasi tidak diketahui2
Lukman FauziAfiliasi tidak diketahui2
Alfiana Ainun NisaAfiliasi tidak diketahui2
Bertakalswa HermawatiAfiliasi tidak diketahui2
Eko FaridaAfiliasi tidak diketahui2
Janu PurwonoAfiliasi tidak diketahui1
Igadhini VitriyanaAfiliasi tidak diketahui1
Komala Dewi SetiowatiAfiliasi tidak diketahui1
Audiva Cahya AsriAfiliasi tidak diketahui1
Melly OctaviyaniAfiliasi tidak diketahui1
Pradita NurmaliaAfiliasi tidak diketahui1
Tandiyo RahayuAfiliasi tidak diketahui1
Sofwan IndarjoState University of Semarang1
Muhammad AzinarAfiliasi tidak diketahui1
Maulina IstighfarohAfiliasi tidak diketahui1
Zahra Amalia GardynaAfiliasi tidak diketahui1
Anna NugrahaniAfiliasi tidak diketahui1
Cahyani Wulan SuciAfiliasi tidak diketahui1
Adzra Syifa AndhiniAfiliasi tidak diketahui1
Akhmad Samsu DukhaAfiliasi tidak diketahui1
Citra Indah SariAfiliasi tidak diketahui1
Raudya Kamillia InsaniAfiliasi tidak diketahui1
Vicky Vidira Sukma JeniAfiliasi tidak diketahui1
Azizul Wildan RamadhaniAfiliasi tidak diketahui1
Afifa Ghina AthayaAfiliasi tidak diketahui1
Risqi Ayu SafitriAfiliasi tidak diketahui1
Zubaidah Puan ElsyahAfiliasi tidak diketahui1
Iin ArdianaAfiliasi tidak diketahui1
Erika FebriaraAfiliasi tidak diketahui1
Hanna Damai YolandaAfiliasi tidak diketahui1
. JamilaAfiliasi tidak diketahui1
Afi Elsha VeryanaAfiliasi tidak diketahui1
Gayatri Sekar PertiwiAfiliasi tidak diketahui1
Nita SariAfiliasi tidak diketahui1
Andesta SariAfiliasi tidak diketahui1
Lilik Nur Indah SariAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/journals/IJPHN/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Perilaku Positive Deviance Gizi: Studi Kasus pada Keluarga Miskin Perkotaan</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Alfitrian, Sipa</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Budiono, Irwan</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Nutritional Status</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Positive Deviance</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Toddler</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Urban Poor</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Latar Belakang: Kemiskinan menjadi salah satu akar permasalahan stunting, tetapi hal menarik justru ditemukan balita dengan status gizi baik di Gunung Brintik di mana wilayah tersebut merupakan wilayah miskin perkotaan. Hal tersebut merupakan bentuk positive deviance yang berhasil diterapkan oleh ibu balita.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan desain studi kasus. Subyek dalam penelitian yaitu keluarga miskin yang mempunyai balita tidak stunting di Gunung Brintik, ditentukan dengan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria kasus. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner, alat bantu, dan dokumentasi. Analisis data kualitatif digunakan berdasarkan data yang telah diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap informan.Hasil: Informan utama mampu menyediakan dan mengatur makanan yang bergizi kepada balita dengan memilih makanan sumber gizi dengan harga terjangkau dan juga memanfaatkan bantuan. Informan utama dan ayah balita sadar bahwa dalam tumbuh kembang balita dibutuhkan kehadiran keluarga sehingga memungkinkan terjadinya interaksi yang baik. Keluarga juga selalu memperhatikan kebersihan diri, rumah, dan lingkungan sebagai sumber daya dalam mendukung status gizi. Memanfaatkan secara maksimal pelayanan kesehatan balita sehingga mendukung status gizi balita.Kesimpulan: Karakteristik keluarga dan sumber daya yang ada di Gunung Brintik seperti tenaga kesehatan dan bantuan pemerintah atau swasta, menjadikan informan utama memaksimalkan pemanfaatan akses yang ada dalam mendukung status gizi balita.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2024-07-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/journals/IJPHN/article/view/9711</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/ijphn.v4i2.9711</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Indonesian Journal of Public Health and Nutrition; Vol. 4 No. 2 (2024); 208-216</dc:source>
	<dc:source>2776-9968</dc:source>
	<dc:source>2798-4265</dc:source>
	<dc:source>10.15294/ijphn.v4i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/journals/IJPHN/article/view/9711/999</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2024 Indonesian Journal of Public Health and Nutrition</dc:rights>
</oai_dc:dc>