Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Studi Identifikasi Bahaya K3 Menggunakan Job Safety Analysis (JSA) pada Petani Bawang Merah Desa Tegalwulung Tahun 2025

Indonesian Journal of Public Health and Nutrition · Vol. 5 No. 1 (2025) · hlm. 74–84

DOI
10.15294/ijphn.v5i1.27913
ISSN
2776-9968, 2798-4265
Terbit
2025-08-04
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Latar Belakang: Penyemprotan pestisida pada budidaya bawang merah berisiko menimbulkan berbagai gangguan kesehatan kerja apabila tidak dilakukan dengan prinsip keselamatan yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya K3 dalam proses penyemprotan pestisida menggunakan metode Job Safety Analysis (JSA). Metode: Penelitian ini merupakan studi deskriptif dengan pendekatan kualitatif observasional, dilakukan pada petani bawang merah di Desa Tegalwulung. Subjek penelitian adalah 20 petani yang melakukan penyemprotan secara mandiri. Fokus penelitian ini adalah pada identifikasi aktivitas kerja dan potensi bahaya K3 pada setiap tahapan. Instrumen yang digunakan adalah formulir JSA yang berisi urutan kerja, potensi bahaya, risiko, dan upaya pengendalian. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 13 tahapan kerja yang dianalisis, ditemukan 18 jenis bahaya, di antaranya uap beracun, tumpahan pestisida, paparan kabut semprot, dan kontaminasi limbah. Bahaya paling tinggi terdapat pada tahap pencampuran dan penyemprotan dengan potensi paparan inhalasi dan kontak kulit. Kesimpulan: Metode JSA efektif untuk mengidentifikasi bahaya dan menyusun langkah pengendalian K3, serta dapat dijadikan dasar dalam penyusunan SOP K3 pertanian yang kontekstual dan aplikatif

Kata kunci

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 160 tautan kepenulisan bersama

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Evi WidowatiAfiliasi tidak diketahui3
Anik Setyo WahyuningsihAfiliasi tidak diketahui3
Ummi Nur Laila SulistyaniAfiliasi tidak diketahui2
Risa Anggita PutriAfiliasi tidak diketahui2
Eko FaridaAfiliasi tidak diketahui2
Kartika Dian PertiwiAfiliasi tidak diketahui2
Ismi Elya WirdatiAfiliasi tidak diketahui2
Cong Yoke MingAfiliasi tidak diketahui2
Nala Khodlil MubarokAfiliasi tidak diketahui1
Qonita Nur QolbyAfiliasi tidak diketahui1
Irfani KurniawanAfiliasi tidak diketahui1
Moudy Putri PerdanaAfiliasi tidak diketahui1
Arum SiwiendrayantiState University of Semarang1
Yuni WijayantiAfiliasi tidak diketahui1
Adinda Mayhana PramestiAfiliasi tidak diketahui1
Fifti IstiklailiAfiliasi tidak diketahui1
Tri Prapto KurniawanAfiliasi tidak diketahui1
Agus Sapta Eka WaluyaAfiliasi tidak diketahui1
Diyan Argani KusumaningtyasAfiliasi tidak diketahui1
Hanif Satria FebrianandaAfiliasi tidak diketahui1
Fitra Aulia RahmaAfiliasi tidak diketahui1
Cahulul Rizaldy HasanAfiliasi tidak diketahui1
Muhammad MuhibbiAfiliasi tidak diketahui1
Ismi Elya WirdatiAfiliasi tidak diketahui1
Devita Uzlah SibaraniAfiliasi tidak diketahui1
Sherly GusnawanAfiliasi tidak diketahui1
Dyah SukendraAfiliasi tidak diketahui1
Hevi WihadmadyatamiAfiliasi tidak diketahui1
Nungki Hapsari SuryaningtyasAfiliasi tidak diketahui1
Beni ErnawanAfiliasi tidak diketahui1
Wan Fatma ZuharahAfiliasi tidak diketahui1
Yunita Dyah Puspita SantikAfiliasi tidak diketahui1
Intan Tasya FarasyaAfiliasi tidak diketahui1
Najiha RamadhaniAfiliasi tidak diketahui1
Eldasari Myana Yulianingrum YulianingrumAfiliasi tidak diketahui1
Yuliati YuliatiAfiliasi tidak diketahui1
Herry KoesyantoAfiliasi tidak diketahui1
Nurul Huda AgustianiAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/journals/IJPHN/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Studi  Identifikasi  Bahaya  K3  Menggunakan  Job  Safety  Analysis (JSA) pada Petani Bawang Merah Desa Tegalwulung Tahun 2025</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Muzaqi, Lutfi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Ayuningsih, Zulfa </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en"> JSA</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Spraying</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Farmers</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en"> Latar Belakang: Penyemprotan pestisida pada budidaya bawang merah berisiko menimbulkan berbagai gangguan kesehatan kerja apabila tidak dilakukan dengan prinsip keselamatan yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya K3 dalam proses penyemprotan pestisida menggunakan metode Job Safety Analysis (JSA). Metode: Penelitian ini merupakan studi deskriptif dengan pendekatan kualitatif observasional, dilakukan pada petani bawang merah di Desa Tegalwulung. Subjek penelitian adalah 20 petani yang melakukan penyemprotan secara mandiri. Fokus penelitian ini adalah pada identifikasi aktivitas kerja dan potensi bahaya K3 pada setiap tahapan. Instrumen yang digunakan adalah formulir JSA yang berisi urutan kerja, potensi bahaya, risiko, dan upaya pengendalian. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 13 tahapan kerja yang dianalisis, ditemukan 18 jenis bahaya, di antaranya uap beracun, tumpahan pestisida, paparan kabut semprot, dan kontaminasi limbah. Bahaya paling tinggi terdapat pada tahap pencampuran dan penyemprotan dengan potensi paparan inhalasi dan kontak kulit. Kesimpulan: Metode JSA efektif untuk mengidentifikasi bahaya dan menyusun langkah pengendalian K3, serta dapat dijadikan dasar dalam penyusunan SOP K3 pertanian yang kontekstual dan aplikatif</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2025-08-04</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/journals/IJPHN/article/view/27913</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/ijphn.v5i1.27913</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Indonesian Journal of Public Health and Nutrition; Vol. 5 No. 1 (2025); 74-84</dc:source>
	<dc:source>2776-9968</dc:source>
	<dc:source>2798-4265</dc:source>
	<dc:source>10.15294/ijphn.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/journals/IJPHN/article/view/27913/5531</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2025 Indonesian Journal of Public Health and Nutrition</dc:rights>
</oai_dc:dc>