Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Hubungan BMI terhadap Penilaian Osteoarthritis Genu Berdasarkan Kriteria Kellgren–Lawrence Di RSU Nurussyifa Kudus dan RS Mitra Bangsa Pati

Indonesian Journal of Public Health and Nutrition · Vol. 5 No. 1 (2025) · hlm. 85–92

DOI
10.15294/ijphn.v5i1.29144
ISSN
2776-9968, 2798-4265
Terbit
2025-08-04
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Latar Belakang: Osteoartritis menimbulkan nyeri dan ketidakmampuan pada pasien, mengganggu kegiatan sehari-hari, serta berdampak serius pada aspek sosial ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk hubungan BMI terhadap penilaian osteoarthritis genu berdasarkan kriteria Kellgren–Lawrence. Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian Cohort retrospektif dengan pendekatan yang menggabungkan unsur kualitatif dan kuantitatif dalam analisis data, dilakukan di RSU Nurussyifa Kudus dan RS Mitra Bangsa Pati dengan rentang sampel Mei- Juli 2025. Subjek penelitian adalah 72 pasien dengan osteoarthritis di poli rawat jalan Orthopaedi dan Interna yang dirawat di RSU Nurussyifa Kudus dan RS Mitra Bangsa Pati dengan Teknik pengambilan sample menggunakan metode purposive sampling dengan data primer meliputi usia, jenis kelamin, berat badan, tinggi badan, hasil X-Ray, dan terapi. Pasien yang tidak memberikan izin untuk diambil sebagai sampel penelitian dikecualikan dari penelitian. Variabel penelitian meliputi BMI dan osteoarthritis genu berdasarkan kriteria Kellgren–Lawrence. Instrumen penelitian yang digunakan adalah melalui observasi dan studi kasus dengan pengambilan data dari rekam medis dan wawancara dengan hasil data yang berisi umur, jenis kelamin, kriteria VAS, kategori BMI dan penilaian osteoarthritis genu berdasarkan kriteria Kellgren–Lawrence. Data dikumpulkan melalui rekam medis dan wawancara. Data yang sudah terkumpul akan dianalisis secara univariat menggunakan uji fisher. Hasil: Di antara 72 subjek, sebanyak 51 subjek (70.8 %) perempuan, dan 21 subjek (29.2 %) laki-laki dengan rentang umur terbanyak 55 – 64 tahun sebanyak 35 subjek (48.6 %), BMI paling banyak dengan obesitas 1 sejumlah 36 subjek (50.0 %), kriteria VAS paling banyak dengan nyeri sedang 36 subjek (50 %) dan 40 subjek (55.6 %) dengan dengan penilaian osteoarthritis genu berdasarkan kriteria Kellgren-Lawrence. Uji fisher menunjukkan tidak ada hubungan yang bermakna antara BMI dengan penilaian osteoarthritis genu dengan nilai p 0.698 (p>0,05). Kesimpulan: Penelitian ini tidak ada hubungan antara BMI dengan penilaian osteoartritis genu berdasarkan kriteria Kellgren–Lawrence di RSU Nurussyifa Kudus dan RS Mitra Bangsa Pati.

Kata kunci

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 160 tautan kepenulisan bersama

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Evi WidowatiAfiliasi tidak diketahui3
Anik Setyo WahyuningsihAfiliasi tidak diketahui3
Zulfa AyuningsihAfiliasi tidak diketahui2
Ummi Nur Laila SulistyaniAfiliasi tidak diketahui2
Risa Anggita PutriAfiliasi tidak diketahui2
Qonita Nur QolbyAfiliasi tidak diketahui1
Irfani KurniawanAfiliasi tidak diketahui1
Moudy Putri PerdanaAfiliasi tidak diketahui1
Arum SiwiendrayantiState University of Semarang1
Yuni WijayantiAfiliasi tidak diketahui1
Adinda Mayhana PramestiAfiliasi tidak diketahui1
Fifti IstiklailiAfiliasi tidak diketahui1
Tri Prapto KurniawanAfiliasi tidak diketahui1
Agus Sapta Eka WaluyaAfiliasi tidak diketahui1
Diyan Argani KusumaningtyasAfiliasi tidak diketahui1
Eko FaridaAfiliasi tidak diketahui1
Kartika Dian PertiwiAfiliasi tidak diketahui1
Ismi Elya WirdatiAfiliasi tidak diketahui1
Cong Yoke MingAfiliasi tidak diketahui1
Hanif Satria FebrianandaAfiliasi tidak diketahui1
Fitra Aulia RahmaAfiliasi tidak diketahui1
Cahulul Rizaldy HasanAfiliasi tidak diketahui1
Muhammad MuhibbiAfiliasi tidak diketahui1
Ismi Elya WirdatiAfiliasi tidak diketahui1
Devita Uzlah SibaraniAfiliasi tidak diketahui1
Sherly GusnawanAfiliasi tidak diketahui1
Dyah SukendraAfiliasi tidak diketahui1
Hevi WihadmadyatamiAfiliasi tidak diketahui1
Nungki Hapsari SuryaningtyasAfiliasi tidak diketahui1
Beni ErnawanAfiliasi tidak diketahui1
Wan Fatma ZuharahAfiliasi tidak diketahui1
Yunita Dyah Puspita SantikAfiliasi tidak diketahui1
Intan Tasya FarasyaAfiliasi tidak diketahui1
Najiha RamadhaniAfiliasi tidak diketahui1
Eldasari Myana Yulianingrum YulianingrumAfiliasi tidak diketahui1
Yuliati YuliatiAfiliasi tidak diketahui1
Herry KoesyantoAfiliasi tidak diketahui1
Nurul Huda AgustianiAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/journals/IJPHN/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Hubungan   BMI   terhadap   Penilaian  Osteoarthritis   Genu    Berdasarkan    Kriteria Kellgren–Lawrence Di RSU Nurussyifa Kudus dan RS Mitra Bangsa Pati</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Khodlil Mubarok, Nala</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Muzaqi ,  Lutfi </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Body Mass Index</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Os teoarthritis Genu</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en"> Latar Belakang: Osteoartritis menimbulkan nyeri dan ketidakmampuan pada pasien, mengganggu kegiatan sehari-hari, serta berdampak serius pada aspek sosial ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk hubungan BMI terhadap penilaian osteoarthritis genu berdasarkan kriteria Kellgren–Lawrence.
Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian Cohort retrospektif dengan pendekatan yang menggabungkan unsur kualitatif dan kuantitatif dalam analisis data, dilakukan di RSU Nurussyifa Kudus dan RS Mitra Bangsa Pati dengan rentang sampel Mei- Juli 2025. Subjek penelitian adalah 72 pasien dengan osteoarthritis di poli rawat jalan Orthopaedi dan Interna yang dirawat di RSU Nurussyifa Kudus dan RS Mitra Bangsa Pati dengan Teknik pengambilan sample menggunakan metode purposive sampling dengan data primer meliputi usia, jenis kelamin, berat badan, tinggi badan, hasil X-Ray, dan terapi. Pasien yang tidak memberikan izin untuk diambil sebagai sampel penelitian dikecualikan dari penelitian. Variabel penelitian meliputi BMI dan osteoarthritis genu berdasarkan kriteria Kellgren–Lawrence. Instrumen penelitian yang digunakan adalah melalui observasi dan studi kasus dengan pengambilan data dari rekam medis dan wawancara dengan hasil data yang berisi umur, jenis kelamin, kriteria VAS, kategori BMI dan penilaian osteoarthritis genu berdasarkan kriteria Kellgren–Lawrence. Data dikumpulkan melalui rekam medis dan wawancara. Data yang sudah terkumpul akan dianalisis secara univariat menggunakan uji fisher.
Hasil: Di antara 72 subjek, sebanyak 51 subjek (70.8 %) perempuan, dan 21 subjek (29.2 %) laki-laki dengan rentang umur terbanyak 55 – 64 tahun sebanyak 35 subjek (48.6 %), BMI paling banyak dengan obesitas 1 sejumlah 36 subjek (50.0 %),  kriteria VAS paling banyak dengan nyeri sedang 36 subjek (50 %) dan 40 subjek (55.6 %) dengan dengan penilaian osteoarthritis genu berdasarkan kriteria Kellgren-Lawrence. Uji fisher menunjukkan tidak ada hubungan yang bermakna antara BMI dengan penilaian osteoarthritis genu dengan nilai p 0.698 (p&amp;gt;0,05). Kesimpulan: Penelitian ini tidak ada hubungan antara BMI dengan penilaian osteoartritis genu berdasarkan kriteria Kellgren–Lawrence di RSU Nurussyifa Kudus dan RS Mitra Bangsa Pati.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2025-08-04</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/journals/IJPHN/article/view/29144</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/ijphn.v5i1.29144</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Indonesian Journal of Public Health and Nutrition; Vol. 5 No. 1 (2025); 85-92</dc:source>
	<dc:source>2776-9968</dc:source>
	<dc:source>2798-4265</dc:source>
	<dc:source>10.15294/ijphn.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/journals/IJPHN/article/view/29144/5532</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2025 Indonesian Journal of Public Health and Nutrition</dc:rights>
</oai_dc:dc>