Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Faktor yang Berhubungan dengan Cakupan ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Karangdoro

Indonesian Journal of Public Health and Nutrition · Vol. 5 No. 2 (2026) · hlm. 198–204

DOI
10.15294/ijphn.v5i2.32671
ISSN
2776-9968, 2798-4265
Terbit
2026-01-05
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Latar Belakang: ASI eksklusif merupakan salah satu upaya penting dalam menurunkan angka kematian bayi dan meningkatkan kualitas kesehatan anak. Namun, cakupan pemberian ASI eksklusif masih belum optimal di beberapa wilayah, termasuk di wilayah kerja Puskesmas Karangdoro Kota Semarang. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain studi analitik observasional dan pendekatan case-control. Sampel berjumlah 55 responden ibu yang memiliki bayi berusia 0-24 bulan di Kelurahan Kemijen, Kota Semarang, yang dibagi menjadi kelompok kasus dan kontrol. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara usia ibu (p=0,055), perilaku ibu (p=0,001), pengetahuan ibu (p=0,001), dan dukungan suami serta keluarga (p=0,001) dengan pemberian ASI eksklusif. Sebaliknya, tidak terdapat hubungan signifikan antara pendidikan ibu (p=0,339), pekerjaan ibu (p=0,354) dan jumlah anak (p=0,343) dengan pemberian ASI eksklusif. Kesimpulan: Faktor usia, perilaku, pengetahuan, serta dukungan keluarga berperan penting dalam keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Intervensi edukatif dan dukungan tenaga kesehatan perlu ditingkatkan untuk mendorong praktik ASI eksklusif di masyarakat.

Kata kunci

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 80 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Oktia Woro Kasmini HandayaniAfiliasi tidak diketahui4
Mahalul AzamAfiliasi tidak diketahui2
Yuni WijayantiAfiliasi tidak diketahui2
Lukman FauziAfiliasi tidak diketahui2
Alfiana Ainun NisaAfiliasi tidak diketahui2
Bertakalswa HermawatiAfiliasi tidak diketahui2
Eko FaridaAfiliasi tidak diketahui2
Janu PurwonoAfiliasi tidak diketahui1
Igadhini VitriyanaAfiliasi tidak diketahui1
Komala Dewi SetiowatiAfiliasi tidak diketahui1
Audiva Cahya AsriAfiliasi tidak diketahui1
Melly OctaviyaniAfiliasi tidak diketahui1
Pradita NurmaliaAfiliasi tidak diketahui1
Tandiyo RahayuAfiliasi tidak diketahui1
Sofwan IndarjoState University of Semarang1
Muhammad AzinarAfiliasi tidak diketahui1
Maulina IstighfarohAfiliasi tidak diketahui1
Zahra Amalia GardynaAfiliasi tidak diketahui1
Anna NugrahaniAfiliasi tidak diketahui1
Cahyani Wulan SuciAfiliasi tidak diketahui1
Adzra Syifa AndhiniAfiliasi tidak diketahui1
Akhmad Samsu DukhaAfiliasi tidak diketahui1
Citra Indah SariAfiliasi tidak diketahui1
Raudya Kamillia InsaniAfiliasi tidak diketahui1
Sipa AlfitrianAfiliasi tidak diketahui1
Vicky Vidira Sukma JeniAfiliasi tidak diketahui1
Azizul Wildan RamadhaniAfiliasi tidak diketahui1
Afifa Ghina AthayaAfiliasi tidak diketahui1
Risqi Ayu SafitriAfiliasi tidak diketahui1
Zubaidah Puan ElsyahAfiliasi tidak diketahui1
Iin ArdianaAfiliasi tidak diketahui1
Hanna Damai YolandaAfiliasi tidak diketahui1
. JamilaAfiliasi tidak diketahui1
Afi Elsha VeryanaAfiliasi tidak diketahui1
Gayatri Sekar PertiwiAfiliasi tidak diketahui1
Nita SariAfiliasi tidak diketahui1
Andesta SariAfiliasi tidak diketahui1
Lilik Nur Indah SariAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/journals/IJPHN/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Faktor yang Berhubungan dengan Cakupan ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Karangdoro</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Febriara, Erika </dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Budiono, Irwan </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">ASI eksklusif</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Perilaku Ibu</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Pengetahuan Ibu </dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Dukungan Suami </dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Keluarga </dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Latar Belakang: ASI eksklusif merupakan salah satu upaya penting dalam menurunkan angka kematian bayi dan meningkatkan kualitas kesehatan anak. Namun, cakupan pemberian ASI eksklusif masih belum optimal di beberapa wilayah, termasuk di wilayah kerja Puskesmas Karangdoro Kota Semarang.
Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain studi analitik observasional dan pendekatan case-control. Sampel berjumlah 55 responden ibu yang memiliki bayi berusia 0-24 bulan di Kelurahan Kemijen, Kota Semarang, yang dibagi menjadi kelompok kasus dan kontrol. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji chi-square.
Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara usia ibu (p=0,055), perilaku ibu (p=0,001), pengetahuan ibu (p=0,001), dan dukungan suami serta keluarga (p=0,001) dengan pemberian ASI eksklusif. Sebaliknya, tidak terdapat hubungan signifikan antara pendidikan ibu (p=0,339), pekerjaan ibu (p=0,354) dan jumlah anak (p=0,343) dengan pemberian ASI eksklusif.
Kesimpulan: Faktor usia, perilaku, pengetahuan, serta dukungan keluarga berperan penting dalam keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Intervensi edukatif dan dukungan tenaga kesehatan perlu ditingkatkan untuk mendorong praktik ASI eksklusif di masyarakat. </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2026-01-05</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/journals/IJPHN/article/view/32671</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/ijphn.v5i2.32671</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Indonesian Journal of Public Health and Nutrition; Vol. 5 No. 2 (2025); 198-204</dc:source>
	<dc:source>2776-9968</dc:source>
	<dc:source>2798-4265</dc:source>
	<dc:source>10.15294/ijphn.v5i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/journals/IJPHN/article/view/32671/7867</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2025 Indonesian Journal of Public Health and Nutrition</dc:rights>
</oai_dc:dc>