Melola Discovery

← Melola Discovery

Akses terbuka Jurnal

Kondisi Lingkungan dan Perilaku dengan Kejadian DBD di Wilayah Kerja Puskesmas Kedungmundu

Indonesian Journal of Public Health and Nutrition · Vol. 1 No. 1 (2021) · hlm. 62–72

DOI
10.15294/ijphn.v1i1.45161
ISSN
2776-9968, 2798-4265
Terbit
2021-04-01
Penerbit
Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia
Bahasa
eng
Lisensi
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstrak

Latar belakang: Wilayah kerja Puskesmas Kedungmundu merupakan salah satu daerah endemis DBD (IR=67,77/100.000 penduduk (CFR= 0%) pada tahun 2019). Faktor risiko DBD diantaranya lingkungandi sekitar rumah ataupun Tempat-tempat Umum (TTU) serta perilaku kesehatan seperti kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara kondisi lingkungan dan perilaku dengan kejadian DBD di wilayah kerja Puskesmas Kedungmundu. Metode: Penelitian ini menggunakan desaincross sectional. Besar sampel yaitu 120 responden yang diperoleh dengan teknik proportional random sampling.Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner dan lembar observasi. Data dianalisi menggunakan uji chi-square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan nilai p keberadaan jentik pada kontainer (p<0,001), keberadaan jentik pada TTU (p=0,370), keberadaan breeding place di dalam rumah (p=0,189), keberadaan breeding place di luar rumah (p=0,179), mobilitas penduduk (p=0,926), kebiasaan menguras TPA (p=0,763), kebiasaan menutup TPA (p=1,000), kebiasaan mengubur/mendaur ulang barang bekas (p=0,394), kebiasaan menggantung pakaian (p=0,134), kebiasaan tidur menggunakan kelambu (p=0,654), kebiasaan menggunakan obat anti nyamuk (p=0,552), memelihara ikan pemakan jentik (p=1,000) dan kebiasaan menabur bubuk abate (p=0,470). Simpulan: Terdapat hubungan antara keberadaan jentik pada kontainer dengan kejadian DBD.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 67 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Bertakalswa HermawatiAfiliasi tidak diketahui3
Yunita Dyah Puspita SantikAfiliasi tidak diketahui3
Fitri IndrawatiAfiliasi tidak diketahui3
Jayanti Evananda FebrianAfiliasi tidak diketahui2
Anisa FitriInstitut Agama Islam Negeri Kendari2
Arvia Dhitya MaharhaniAfiliasi tidak diketahui2
Devita Uzlah SibaraniAfiliasi tidak diketahui1
Sherly GusnawanAfiliasi tidak diketahui1
Hermi Nur LaelaAfiliasi tidak diketahui1
Arum SiwiendrayantiState University of Semarang1
Fitriana PuspitaraniAfiliasi tidak diketahui1
Isnaningsih IsnaningsihAfiliasi tidak diketahui1
Fitriyana FitriyanaAfiliasi tidak diketahui1
Rudatin WindraswaraAfiliasi tidak diketahui1
Annisa Arum Kartika DewiAfiliasi tidak diketahui1
Atiya InayahAfiliasi tidak diketahui1
Siti Yuliana SyafriatiAfiliasi tidak diketahui1
Nila KusumawatiAfiliasi tidak diketahui1
Aswi Nur SyahbaniAfiliasi tidak diketahui1
Ragil AndrianiAfiliasi tidak diketahui1
Isnaini Alfazcha ZukhrufAfiliasi tidak diketahui1
Azizah Nur AbdillahAfiliasi tidak diketahui1
Afifah Maulidia Az Zahro'Afiliasi tidak diketahui1
Dela Putri WulandariAfiliasi tidak diketahui1
Nanda Putri DewantiAfiliasi tidak diketahui1
Ella Wahyu IrawanAfiliasi tidak diketahui1
Erna Zuliana MuanifahAfiliasi tidak diketahui1
Intan Tasya Az ZahraAfiliasi tidak diketahui1
Dwi Salsabilla PutriAfiliasi tidak diketahui1
Nur Arifatun NuzzilahAfiliasi tidak diketahui1
Sinta Dwi HabsariAfiliasi tidak diketahui1
‪Eram Tunggul Pawenang‬State University of Semarang1
Ririn Wardani ZuhrufAfiliasi tidak diketahui1
Fiki GhoniatussilmiAfiliasi tidak diketahui1
Rizky Ayu FandikaAfiliasi tidak diketahui1
Agcrista Permata KusumaAfiliasi tidak diketahui1
Widya Hary CahyatiAfiliasi tidak diketahui1
Yunita Dyah PSAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/IJPHN/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Kondisi Lingkungan dan Perilaku dengan Kejadian DBD di Wilayah Kerja Puskesmas Kedungmundu</dc:title>
	<dc:creator>Nasifah, Siti Lailatin</dc:creator>
	<dc:creator>Sukendra, Dyah Mahendrasari</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Latar belakang: Wilayah kerja Puskesmas Kedungmundu merupakan salah satu daerah endemis DBD (IR=67,77/100.000 penduduk (CFR= 0%) pada tahun 2019). Faktor risiko DBD diantaranya lingkungandi sekitar rumah ataupun Tempat-tempat Umum (TTU) serta perilaku kesehatan seperti kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara kondisi lingkungan dan perilaku dengan kejadian DBD di wilayah kerja Puskesmas Kedungmundu. Metode: Penelitian ini menggunakan desaincross sectional. Besar sampel yaitu 120 responden yang diperoleh dengan teknik proportional random sampling.Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner dan lembar observasi. Data dianalisi menggunakan uji chi-square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan nilai p keberadaan jentik pada kontainer (p&amp;lt;0,001), keberadaan jentik pada TTU (p=0,370), keberadaan breeding place di dalam rumah (p=0,189), keberadaan breeding place di luar rumah (p=0,179), mobilitas penduduk (p=0,926), kebiasaan menguras TPA (p=0,763), kebiasaan menutup TPA (p=1,000), kebiasaan mengubur/mendaur ulang barang bekas (p=0,394), kebiasaan menggantung pakaian (p=0,134), kebiasaan tidur menggunakan kelambu (p=0,654), kebiasaan menggunakan obat anti nyamuk (p=0,552), memelihara ikan pemakan jentik (p=1,000) dan kebiasaan menabur bubuk abate (p=0,470). Simpulan: Terdapat hubungan antara keberadaan jentik pada kontainer dengan kejadian DBD.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia</dc:publisher>
	<dc:date>2021-04-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/IJPHN/article/view/45161</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/ijphn.v1i1.45161</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Indonesian Journal of Public Health and Nutrition; Vol 1 No 1 (2021): Regular Issue; 62-72</dc:source>
	<dc:source>2776-9968</dc:source>
	<dc:source>2798-4265</dc:source>
	<dc:source>10.15294/ijphn.v1i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/IJPHN/article/view/45161/18692</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Indonesian Journal of Public Health and Nutrition</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>