Melola Discovery

← Melola Discovery

Akses terbuka Jurnal

Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD): Studi Kasus di Wilayah Kerja Puskesmas Wonokarto

Indonesian Journal of Public Health and Nutrition · Vol. 1 No. 2 (2021) · hlm. 244–254

DOI
10.15294/ijphn.v1i2.46475
ISSN
2776-9968, 2798-4265
Terbit
2021-07-31
Penerbit
Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia
Bahasa
eng
Lisensi
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstrak

Latar belakang: Penyakit Demam Berdarah Dengue adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan ke manusia melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Kejadian DBD di wilayah kerja Puskesmas Wonokarto Kabupaten Pacitan bulan Januari sampai Agustus tahun 2020 mengalami peningkatan dari tahun yang sebelumnya yaitu sebanyak 41 kasus yang merupakan kasus transmisi lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui beberapa faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian demam berdarah dengue (DBD) di wilayah kerja Puskesmas Wonokarto Kabupaten Pacitan bulan Januari hingga Agustus tahun 2020. Metode: Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan rancangan case control. Sampel yang ditetapkan sebanyak 35 responden kasus dan 35 responden kontrol dengan teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner terstruktur dan lembar observasi. Data dianalisis menggunakan uji chi-square serta uji regresi logistik menggunakan SPPS versi 24.0. Hasil: Variabel yang berhubungan dengan kejadian DBD dalam penelitian ini yaitu tingkat pengetahuan (p=0,01, OR= 6,65, CI(95%)= 1,99–22,27), praktik PSN 3M Plus (p=0,01, OR=7,07, CI(95%)= 2,52–19,85), kebiasaan menggantung pakaian (p=0,01, OR=12,00, CI (95%)= 4,18–34,46), keberadaan jentik (p=0,01, OR=4,90, CI (95%)= 1,89–12,67), dan kinerja kader jumantik (p=0,01, OR=8,31, CI(95%)= 2,99–23,01). Sedangkan faktor yang paling berhubungan dengan kejadian DBD adalah kebiasaan menggantung pakaian (p=0,01, OR= 8,195). Kesimpulan: perlu adanya upaya dalam meningkatkan pengetahuan melalui promosi kesehatan, melakukan praktik PSN 3M Plus secara rutin, dan instansi terkait diharapkan meningkatkan kinerja kader jumantik melalui berbagai program kegiatan.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 90 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Diponegoro University
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Oktia Woro Kasmini HandayaniAfiliasi tidak diketahui5
Intan ZainafreeAfiliasi tidak diketahui5
Nur SiyamAfiliasi tidak diketahui4
Dina Nur Anggraini NingrumAfiliasi tidak diketahui4
Mahalul AzamAfiliasi tidak diketahui3
Evi WidowatiAfiliasi tidak diketahui3
Ari YuniastutiState University of Semarang3
Yuni WijayantiAfiliasi tidak diketahui3
Wandah WibawantoAfiliasi tidak diketahui2
Natalia Desy PutriningtyasAfiliasi tidak diketahui2
Margareta RahayuningsihAfiliasi tidak diketahui2
Russiska RussiskaAfiliasi tidak diketahui2
Hanif Pandu SuhitoAfiliasi tidak diketahui2
Sri Ratna RahayuAfiliasi tidak diketahui2
Casmuti CasmutiAfiliasi tidak diketahui2
Eko FaridaAfiliasi tidak diketahui2
Selvia Mayka SyahputriAfiliasi tidak diketahui1
Karima Jafina Azka AnjaliAfiliasi tidak diketahui1
Agus RiyantoDiponegoro University1
Devita Uzlah SibaraniAfiliasi tidak diketahui1
Ika UtamiAfiliasi tidak diketahui1
Tri Septa AnggrainiAfiliasi tidak diketahui1
Arum SiwiendrayantiState University of Semarang1
Siti Ainun NadhirohAfiliasi tidak diketahui1
Eka Radiyani OktaviaAfiliasi tidak diketahui1
Fatehah Rahma AgustinAfiliasi tidak diketahui1
Nandito Mapian MagaiAfiliasi tidak diketahui1
Sigit Ambar WidyawatiAfiliasi tidak diketahui1
Ni'mal MunaAfiliasi tidak diketahui1
Mirnawati MirnawatiAfiliasi tidak diketahui1
Nurfitriani NurfitrianiAfiliasi tidak diketahui1
Febriana Maya ZulfiariniAfiliasi tidak diketahui1
Merlinda Permata SariAfiliasi tidak diketahui1
Tika MaelaniAfiliasi tidak diketahui1
Karnowo HasanAfiliasi tidak diketahui1
Tri WahyuniAfiliasi tidak diketahui1
Susi NuryantiAfiliasi tidak diketahui1
Habibah Yulia RestiAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/IJPHN/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD): Studi Kasus di Wilayah Kerja Puskesmas Wonokarto</dc:title>
	<dc:creator>Susilowati, Ita</dc:creator>
	<dc:creator>Cahyati, Widya Hary</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Latar belakang: Penyakit Demam Berdarah Dengue adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan ke manusia melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Kejadian DBD di wilayah kerja Puskesmas Wonokarto Kabupaten Pacitan bulan Januari sampai Agustus tahun 2020 mengalami peningkatan dari tahun yang sebelumnya yaitu sebanyak 41 kasus yang merupakan kasus transmisi lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui beberapa faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian demam berdarah dengue (DBD) di wilayah kerja Puskesmas Wonokarto Kabupaten Pacitan bulan Januari hingga Agustus tahun 2020. Metode: Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan rancangan case control. Sampel yang ditetapkan sebanyak 35 responden kasus dan 35 responden kontrol dengan teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner terstruktur dan lembar observasi. Data dianalisis menggunakan uji chi-square serta uji regresi logistik menggunakan SPPS versi 24.0. Hasil: Variabel yang berhubungan dengan kejadian DBD dalam penelitian ini yaitu tingkat pengetahuan (p=0,01, OR= 6,65, CI(95%)= 1,99–22,27), praktik PSN 3M Plus (p=0,01, OR=7,07, CI(95%)= 2,52–19,85), kebiasaan menggantung pakaian (p=0,01, OR=12,00, CI (95%)= 4,18–34,46), keberadaan jentik (p=0,01, OR=4,90, CI (95%)= 1,89–12,67), dan kinerja kader jumantik (p=0,01, OR=8,31, CI(95%)= 2,99–23,01). Sedangkan faktor yang paling berhubungan dengan kejadian DBD adalah kebiasaan menggantung pakaian (p=0,01, OR= 8,195). Kesimpulan: perlu adanya upaya dalam meningkatkan pengetahuan melalui promosi kesehatan, melakukan praktik PSN 3M Plus secara rutin, dan instansi terkait diharapkan meningkatkan kinerja kader jumantik melalui berbagai program kegiatan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia</dc:publisher>
	<dc:date>2021-07-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/IJPHN/article/view/46475</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/ijphn.v1i2.46475</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Indonesian Journal of Public Health and Nutrition; Vol 1 No 2 (2021): Regular Issue; 244 - 254</dc:source>
	<dc:source>2776-9968</dc:source>
	<dc:source>2798-4265</dc:source>
	<dc:source>10.15294/ijphn.v1i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/IJPHN/article/view/46475/19533</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Indonesian Journal of Public Health and Nutrition</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>