Melola Discovery

← Melola Discovery

Akses terbuka Jurnal

Pola Asuh Balita dalam Upaya Pencegahan Stunting

Indonesian Journal of Public Health and Nutrition · Vol. 1 No. 3 (2021) · hlm. 299–307

DOI
10.15294/ijphn.v1i3.46713
ISSN
2776-9968, 2798-4265
Terbit
2021-11-30
Penerbit
Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia
Bahasa
eng
Lisensi
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstrak

Latar Belakang: Jumlah kasus balita stunting di Puskesmas Guntur I Kabupaten Demak pada tahun 2018 sebesar 376 (8,94%) dari 4.205 balita, sedangkan pada tahun 2019 mengalami peningkatan menjadi 660 kasus balita stunting (15,68%) dari 4.210 balita. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pola asuh balita dalam pencegahan stunting (Studi kasus di Desa Guntur, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak). Metode: Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah observasional analitik dengan rancangan case control. Populasi penelitian adalah balita usia 25-60 bulan sebanyak 337 balita, teknik pengambilan sampel penelitian menggunakan teknik Simple Random Sampling dan diperoleh besar sampel sebanyak 70, dengan rincian 35 sampel kelompok kasus dan 35 sampel kelompok kontrol kemudian dianalisis menggunakan uji Fisher, serta instrumen yang digunakan adalah microtoise, timbangan berat badan dan kuesioner. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan pengetahuan gizi ibu (p-value 0,004), pendidikan ibu (p-value 0,004), umur ibu (p-value 0,008), status ekonomi keluarga (p-value 0,008), dukungan keluarga (p-value 0,024), dukungan petugas kesehatan (p-value 0,038) dan akses informasi kesehatan (p-value 0,025) dengan pola asuh balita dalam upaya pencegahan stunting, sedangkan nilai budaya (p-value 1,000), dukungan masyarakat (p-value 0,209) dan akses pelayanan kesehatan ibu (p-value 1,000) tidak berhubungan dengan pola asuh balita dalam upaya pencegahan stunting. Kesimpulan: pengetahuan gizi ibu, pendidikan ibu, umur ibu, status ekonomi keluarga, dukungan keluarga, dukungan petugas kesehatan dan akses informasi kesehatan adalah faktor yang berhubungan dengan pola asuh balita dalam upaya pencegahan stunting, sedangkan nilai budaya, dukungan masyarakat, dan akses pelayanan kesehatan adalah faktor yang tidak berhubungan dengan pola asuh balita dalam upaya pencegahan stunting. Kata kunci: Balita, Faktor Risiko, Pola Asuh, Stunting

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 100 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Arulita Ika FibrianaAfiliasi tidak diketahui3
Putri Nur TamallaAfiliasi tidak diketahui2
Mahalul AzamAfiliasi tidak diketahui2
Lukman FauziAfiliasi tidak diketahui2
Maulina IstighfarohAfiliasi tidak diketahui2
Triana Ayu HapsariAfiliasi tidak diketahui1
Elisa Happy AmaliaAfiliasi tidak diketahui1
Andita KusumaningrumAfiliasi tidak diketahui1
Gita DheasabelAfiliasi tidak diketahui1
Maria IndrianaAfiliasi tidak diketahui1
Hauna Anja RamadhantyAfiliasi tidak diketahui1
Hamimah HamimahAfiliasi tidak diketahui1
Lu'luk Ni'matutstsaniaAfiliasi tidak diketahui1
Seti Tyas KusumawardaniAfiliasi tidak diketahui1
Andry AkhiruyantoAfiliasi tidak diketahui1
Taufiq HidayahAfiliasi tidak diketahui1
Faiqotunnuriyah FaiqotunnuriyahAfiliasi tidak diketahui1
Avida FebianiAfiliasi tidak diketahui1
Afrilia Khusnul FitrianiAfiliasi tidak diketahui1
Lidya AngelinaAfiliasi tidak diketahui1
Asti WidyastutiAfiliasi tidak diketahui1
Sofwan IndarjoState University of Semarang1
Irwan BudionoAfiliasi tidak diketahui1
Zahra Amalia GardynaAfiliasi tidak diketahui1
Anna NugrahaniAfiliasi tidak diketahui1
Dita ErvianaAfiliasi tidak diketahui1
Herry KoesyantoAfiliasi tidak diketahui1
Sifa Ul JanahAfiliasi tidak diketahui1
Alfi NurjanahAfiliasi tidak diketahui1
Frimadewi Kharisma Pradani PHAfiliasi tidak diketahui1
Hikmah Ayu IsnadiaAfiliasi tidak diketahui1
Sholihatul MukarromahAfiliasi tidak diketahui1
Yunita Kristina KambuAfiliasi tidak diketahui1
Vinna Fitri Anis AnnisaAfiliasi tidak diketahui1
Sofi AstriantiAfiliasi tidak diketahui1
Arumia Prasya AtikassyifaAfiliasi tidak diketahui1
Kurnia RahmawatiAfiliasi tidak diketahui1
Novia Tri WardaniAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/IJPHN/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pola Asuh Balita dalam Upaya Pencegahan Stunting</dc:title>
	<dc:creator>Seftiani, Adinda Yustika</dc:creator>
	<dc:creator>Azinar, Muhammad</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Latar Belakang: Jumlah kasus balita stunting di Puskesmas Guntur I Kabupaten Demak pada tahun 2018 sebesar 376 (8,94%) dari 4.205 balita, sedangkan pada tahun 2019 mengalami peningkatan menjadi 660 kasus balita stunting (15,68%) dari 4.210 balita. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pola asuh balita dalam pencegahan stunting (Studi kasus di Desa Guntur, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak). Metode: Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah observasional analitik dengan rancangan case control. Populasi penelitian adalah balita usia 25-60 bulan sebanyak 337 balita, teknik pengambilan sampel penelitian menggunakan teknik Simple Random Sampling dan diperoleh besar sampel sebanyak 70, dengan rincian 35 sampel kelompok kasus dan 35 sampel kelompok kontrol kemudian dianalisis menggunakan uji Fisher, serta instrumen yang digunakan adalah microtoise, timbangan berat badan dan kuesioner. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan pengetahuan gizi ibu (p-value 0,004), pendidikan ibu (p-value 0,004), umur ibu (p-value 0,008), status ekonomi keluarga (p-value 0,008), dukungan keluarga (p-value 0,024), dukungan petugas kesehatan (p-value 0,038) dan akses informasi kesehatan (p-value 0,025) dengan pola asuh balita dalam upaya pencegahan stunting, sedangkan nilai budaya (p-value 1,000), dukungan masyarakat (p-value 0,209) dan akses pelayanan kesehatan ibu (p-value 1,000) tidak berhubungan dengan pola asuh balita dalam upaya pencegahan stunting. Kesimpulan: pengetahuan gizi ibu, pendidikan ibu, umur ibu, status ekonomi keluarga, dukungan keluarga, dukungan petugas kesehatan dan akses informasi kesehatan adalah faktor yang berhubungan dengan pola asuh balita dalam upaya pencegahan stunting, sedangkan nilai budaya, dukungan masyarakat, dan akses pelayanan kesehatan adalah faktor yang tidak berhubungan dengan pola asuh balita dalam upaya pencegahan stunting.
Kata kunci: Balita, Faktor Risiko, Pola Asuh, Stunting</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia</dc:publisher>
	<dc:date>2021-11-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/IJPHN/article/view/46713</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/ijphn.v1i3.46713</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Indonesian Journal of Public Health and Nutrition; Vol 1 No 3 (2021): Special Issue; 299-307</dc:source>
	<dc:source>2776-9968</dc:source>
	<dc:source>2798-4265</dc:source>
	<dc:source>10.15294/ijphn.v1i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/IJPHN/article/view/46713/20492</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Indonesian Journal of Public Health and Nutrition</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>