Melola Discovery

← Melola Discovery

Akses terbuka Jurnal

Keluhan Subjektif Computer Vision Syndrome Pada Pegawai Pengguna Komputer Dinas Komunikasi Dan Informasi

Indonesian Journal of Public Health and Nutrition · Vol. 1 No. 2 (2021) · hlm. 172–183

DOI
10.15294/ijphn.v1i2.46727
ISSN
2776-9968, 2798-4265
Terbit
2021-07-31
Penerbit
Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia
Bahasa
eng
Lisensi
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstrak

Latar belakang: Vision Council melakukan survei terhadap 9.749 orang Amerika, menemukan bahwa lebih dari 60% orang dewasa berusia antara 20-50 tahun pernah mengalami gejala CVS, hampir 60 juta orang yang mengalami CVS. CVS dapat mengganggu produktivitas, kebugaran umum, dan kesehatan mental. Faktor risiko CVS meliputi faktor individu, lingkungan, dan komputer. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan subjektif Computer Vision Syndrome pada pegawai Diskominfo Kota Semarang. Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dengan metode purposice sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner. Teknik analisis data menggunakan uji chi square. Hasil: Hasil uji chi-square menunjukkan variabel yang berhubungan dengan keluhan subjektif CVS adalah jenis kelamin (p=0,034), lama bekerja di depan komputer (p=0,023), lama istirahat (p=0,010), penerangan lokal (p=0,004), dan jarak penglihatan (p=0,012). Kesimpulan: Faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan Computer Vision Syndrome pada pegawai komputer di Diskominfo Kota Semarang adalah jenis kelamin (perempuan, sebanyak 95%), lama bekerja di depan komputer (rata-rata 4,5 jam), lama istirahat setelah penggunaan komputer (rata-rata 7 menit), penerangan lokal (rata-rata 245,9 lux), dan jarak penglihatan ke monitor komputer (rata-rata 48,3 cm). Maka perlu disarankan adanya pencegahan preventif terhadap keluhan CVS.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 70 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Institut Teknologi Nasional Bandung
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Evi WidowatiAfiliasi tidak diketahui6
Risa Anggita PutriAfiliasi tidak diketahui4
Ummi Nur Laila SulistyaniAfiliasi tidak diketahui3
Hanif Satria FebrianandaAfiliasi tidak diketahui3
Lugas Yan PrastowoAfiliasi tidak diketahui2
Aza Putri AnisaAfiliasi tidak diketahui2
Ayu Fadilah WahidAfiliasi tidak diketahui2
Lutfi MuzaqiAfiliasi tidak diketahui2
Jasman PardedeInstitut Teknologi Nasional Bandung1
Fitri IndrawatiAfiliasi tidak diketahui1
Laela FitrianaAfiliasi tidak diketahui1
Dinda Nur SyakbaniaAfiliasi tidak diketahui1
Muhammad Satria Adi RachimAfiliasi tidak diketahui1
Bambang WahyonoAfiliasi tidak diketahui1
Lidia Sarah FairyoAfiliasi tidak diketahui1
Yunita Dyah Puspita SantikAfiliasi tidak diketahui1
Renita MuzalfahAfiliasi tidak diketahui1
Miranda mirandaAfiliasi tidak diketahui1
Avilia Ayu Setyo BudiAfiliasi tidak diketahui1
Sugiharto SugihartoAfiliasi tidak diketahui1
Herry KoesyantoAfiliasi tidak diketahui1
Eko HarjantoAfiliasi tidak diketahui1
Nia Noor SafitriAfiliasi tidak diketahui1
Ulfa Laela FarhatiAfiliasi tidak diketahui1
Raihan Kenang TiasnaAfiliasi tidak diketahui1
Sinta Nirawati DewiAfiliasi tidak diketahui1
Sherli Jesinata SafitriAfiliasi tidak diketahui1
Nizham Al MulkAfiliasi tidak diketahui1
Violindra AmaliaAfiliasi tidak diketahui1
Oky Aristantiko PutraAfiliasi tidak diketahui1
Wulan Dwi LestariAfiliasi tidak diketahui1
Toriq FaturahmanAfiliasi tidak diketahui1
Laili Meiranda MahlithosikhaAfiliasi tidak diketahui1
Junio Agam MahendraAfiliasi tidak diketahui1
Rr. Nirmala Ficky SebrinaAfiliasi tidak diketahui1
Ryan Wahyu DwiseptiantoAfiliasi tidak diketahui1
Bagas AriyantoAfiliasi tidak diketahui1
Nur Kholipah YuniatiAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/IJPHN/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Keluhan Subjektif Computer Vision Syndrome Pada Pegawai Pengguna Komputer Dinas Komunikasi Dan Informasi</dc:title>
	<dc:creator>Darmawan, Dicky</dc:creator>
	<dc:creator>Wahyuningsih, Anik Setyo</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Latar belakang : Vision Council melakukan survei terhadap 9.749 orang Amerika, menemukan bahwa lebih dari 60% orang dewasa berusia antara 20-50 tahun pernah mengalami gejala CVS, hampir 60 juta orang yang mengalami CVS. CVS dapat mengganggu produktivitas, kebugaran umum, dan kesehatan mental. Faktor risiko CVS meliputi faktor individu, lingkungan, dan komputer. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan subjektif Computer Vision Syndrome pada pegawai Diskominfo Kota Semarang.
Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dengan metode purposice sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner. Teknik analisis data menggunakan uji chi square.
Hasil: Hasil uji chi-square menunjukkan variabel yang berhubungan dengan keluhan subjektif CVS adalah jenis kelamin (p=0,034), lama bekerja di depan komputer (p=0,023), lama istirahat (p=0,010), penerangan lokal (p=0,004), dan jarak penglihatan (p=0,012).
Kesimpulan: Faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan Computer Vision Syndrome pada pegawai komputer di Diskominfo Kota Semarang adalah jenis kelamin (perempuan, sebanyak 95%), lama bekerja di depan komputer (rata-rata 4,5 jam), lama istirahat setelah penggunaan komputer (rata-rata 7 menit), penerangan lokal (rata-rata 245,9 lux), dan jarak penglihatan ke monitor komputer (rata-rata 48,3 cm). Maka perlu disarankan adanya pencegahan preventif terhadap keluhan CVS.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia</dc:publisher>
	<dc:date>2021-07-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/IJPHN/article/view/46727</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/ijphn.v1i2.46727</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Indonesian Journal of Public Health and Nutrition; Vol 1 No 2 (2021): Regular Issue; 172 - 183</dc:source>
	<dc:source>2776-9968</dc:source>
	<dc:source>2798-4265</dc:source>
	<dc:source>10.15294/ijphn.v1i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/IJPHN/article/view/46727/19525</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Indonesian Journal of Public Health and Nutrition</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>