Melola Discovery

← Melola Discovery

Akses terbuka Jurnal

Rancangan Pengendalian Potensi Bahaya Panas Pembuatan Tahu di Sentra Tahu Desa Jomblang Kota Semarang

Indonesian Journal of Public Health and Nutrition · Vol. 1 No. 3 (2021) · hlm. 732–742

DOI
10.15294/ijphn.v1i3.48605
ISSN
2776-9968, 2798-4265
Terbit
2021-12-30
Penerbit
Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia
Bahasa
eng
Lisensi
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstrak

Latar Belakang: Salah satu faktor fisik yang sering ditemui oleh pekerja adalah suhu. Kondisi suhu lingkungan kerja yang terlalu panas dapat menimbulkan masalah kesehatan dan keselamatan pada pekerja. Kota Semarang memiliki cakupan pelayanan kesehatan pekerja baik sektor formal maupun informal sebanyak 205.231 terdiri dari kasus penyakit umum pada pekerja sebesar 168.743, kasus penyakit akibat kerja sebesar 2.524, kasus kecelakaan kerja sebesar 575, dan kasus lainnya sebesar 16.296. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan penilaian risiko serta memberikan model/rancangan pengendalian risiko bahaya panas. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan level 1 dengan 7 informan yang ditentukan dengan teknik purpossive sampling. Instrumen penelitian berupa human instrument, pedoman wawancara, angket dan lembar observasi. Teknik pengambilan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan angket. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari kedua validator ahli menilai bahwa produk rancangan pengendalian potensi bahaya panas sudah baik. Kesimpulan: Produk rancangan pengendalian potensi bahaya panas telah memenuhi syarat untuk diberikan kepada pemilik pabrik.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 70 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Institut Teknologi Nasional Bandung
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Evi WidowatiAfiliasi tidak diketahui6
Risa Anggita PutriAfiliasi tidak diketahui4
Ummi Nur Laila SulistyaniAfiliasi tidak diketahui3
Hanif Satria FebrianandaAfiliasi tidak diketahui3
Lugas Yan PrastowoAfiliasi tidak diketahui2
Aza Putri AnisaAfiliasi tidak diketahui2
Ayu Fadilah WahidAfiliasi tidak diketahui2
Lutfi MuzaqiAfiliasi tidak diketahui2
Fitri IndrawatiAfiliasi tidak diketahui1
Laela FitrianaAfiliasi tidak diketahui1
Dinda Nur SyakbaniaAfiliasi tidak diketahui1
Muhammad Satria Adi RachimAfiliasi tidak diketahui1
Bambang WahyonoAfiliasi tidak diketahui1
Lidia Sarah FairyoAfiliasi tidak diketahui1
Yunita Dyah Puspita SantikAfiliasi tidak diketahui1
Renita MuzalfahAfiliasi tidak diketahui1
Miranda mirandaAfiliasi tidak diketahui1
Avilia Ayu Setyo BudiAfiliasi tidak diketahui1
Sugiharto SugihartoAfiliasi tidak diketahui1
Herry KoesyantoAfiliasi tidak diketahui1
Eko HarjantoAfiliasi tidak diketahui1
Nia Noor SafitriAfiliasi tidak diketahui1
Ulfa Laela FarhatiAfiliasi tidak diketahui1
Raihan Kenang TiasnaAfiliasi tidak diketahui1
Sinta Nirawati DewiAfiliasi tidak diketahui1
Sherli Jesinata SafitriAfiliasi tidak diketahui1
Nizham Al MulkAfiliasi tidak diketahui1
Violindra AmaliaAfiliasi tidak diketahui1
Oky Aristantiko PutraAfiliasi tidak diketahui1
Wulan Dwi LestariAfiliasi tidak diketahui1
Dicky DarmawanInstitut Teknologi Nasional Bandung1
Laili Meiranda MahlithosikhaAfiliasi tidak diketahui1
Junio Agam MahendraAfiliasi tidak diketahui1
Rr. Nirmala Ficky SebrinaAfiliasi tidak diketahui1
Ryan Wahyu DwiseptiantoAfiliasi tidak diketahui1
Bagas AriyantoAfiliasi tidak diketahui1
Nur Kholipah YuniatiAfiliasi tidak diketahui1
Hizkia Aldo CheisarioAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/IJPHN/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Rancangan Pengendalian Potensi Bahaya Panas Pembuatan Tahu di Sentra Tahu Desa Jomblang Kota Semarang</dc:title>
	<dc:creator>Faturahman, Toriq</dc:creator>
	<dc:creator>Wahyuningsih, Anik Setyo</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Latar Belakang: Salah satu faktor fisik yang sering ditemui oleh pekerja adalah suhu. Kondisi suhu lingkungan kerja yang terlalu panas dapat menimbulkan masalah kesehatan dan keselamatan pada pekerja. Kota Semarang memiliki cakupan pelayanan kesehatan pekerja baik sektor formal maupun informal sebanyak 205.231 terdiri dari kasus penyakit umum pada pekerja sebesar 168.743, kasus penyakit akibat kerja sebesar 2.524, kasus kecelakaan kerja sebesar 575, dan kasus lainnya sebesar 16.296. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan penilaian risiko serta memberikan model/rancangan pengendalian risiko bahaya panas. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan level 1 dengan 7 informan yang ditentukan dengan teknik purpossive sampling. Instrumen penelitian berupa human instrument, pedoman wawancara, angket dan lembar observasi. Teknik pengambilan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan angket. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari kedua validator ahli menilai bahwa produk rancangan pengendalian potensi bahaya panas sudah baik. Kesimpulan: Produk rancangan pengendalian potensi bahaya panas telah memenuhi syarat untuk diberikan kepada pemilik pabrik.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia</dc:publisher>
	<dc:date>2021-12-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/IJPHN/article/view/48605</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/ijphn.v1i3.48605</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Indonesian Journal of Public Health and Nutrition; Vol 1 No 3 (2021): Supplement Issue; 732-742</dc:source>
	<dc:source>2776-9968</dc:source>
	<dc:source>2798-4265</dc:source>
	<dc:source>10.15294/ijphn.v1i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/IJPHN/article/view/48605/20806</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Indonesian Journal of Public Health and Nutrition</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>