Melola Discovery

← Melola Discovery

Akses terbuka Jurnal

Gaya Hidup yang Mempengaruhi Hipertensi pada Usia Produktif di Puskesmas Andalas

Indonesian Journal of Public Health and Nutrition · Vol. 2 No. 3 (2022) · hlm. 303–310

DOI
10.15294/ijphn.v2i3.49740
ISSN
2776-9968, 2798-4265
Terbit
2022-11-30
Penerbit
Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia
Bahasa
eng
Lisensi
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstrak

Latar Belakang: Kasus Hipertensi pada usia produktif di Puskesmas Andalas pada rentang usia (15-44 tahun) terjadi peningkatan tahun 2016 (15,2%), tahun 2017 (18,7%), dan tahun 2018 (21,6%). Tujuan dari penelitian adalah untuk menganalisis hubungan gaya hidup terhadap kejadian hipertensi pada usia produktif (15-45 tahun) di wilayah kerja Puskesmas Andalas. Metode dalam penelitian ini menggunakan cross sectional dengan teknik sampling simple random sampling (104 responden).Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara konsumsi garam (p=0,040), konsumsi kopi (p=0,030), konsumsi makanan bersantan (P=0,044), kebiasaan olahraga (p=0,013), tingkat stres (p=0,030) dengan hipertensi pada usia produktif di Wilayah Kerja Puskesmas Andalas. Tidak ada hubungan antara konsumsi alkohol (p=0,659), status merokok (p=0,772), dan lama kerja (p=0,264) dengan kejadian hipertensi pada usia produktif di Wilayah Kerja Puskesmas Andalas. Ada hubungan antara konsumsi garam, konsumsi kopi, konsumsi makanan bersantan, kebiasaan olahraga, dan tingkat stress dengan hipertensi pada usia produktif.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 76 tautan kepenulisan bersama · 3 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Mahidol University
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Efa NugrohoAfiliasi tidak diketahui3
Bambang Budi RaharjoAfiliasi tidak diketahui2
Annisa Novanda Maharani UtamiAfiliasi tidak diketahui2
Evi WidowatiAfiliasi tidak diketahui2
Oktia Woro Kasmini HandayaniAfiliasi tidak diketahui2
Arum SiwiendrayantiState University of Semarang1
‪Eram Tunggul Pawenang‬State University of Semarang1
Shobiechah Aldillah WulandhariMahidol University1
Rita AndayaniAfiliasi tidak diketahui1
Susi Dwi Maret TatiAfiliasi tidak diketahui1
Ayu Imade RosdianaAfiliasi tidak diketahui1
Aminatuz ZuhriyahAfiliasi tidak diketahui1
Aniesah AmieratunnisaAfiliasi tidak diketahui1
Naili Akrima FaradisAfiliasi tidak diketahui1
Khusnuddin KhusnuddinAfiliasi tidak diketahui1
Mmustafa Daru AffandiAfiliasi tidak diketahui1
Irwan BudionoAfiliasi tidak diketahui1
Lukman FauziAfiliasi tidak diketahui1
Muhammad AzinarAfiliasi tidak diketahui1
Maulina IstighfarohAfiliasi tidak diketahui1
Zahra Amalia GardynaAfiliasi tidak diketahui1
Anna NugrahaniAfiliasi tidak diketahui1
Yulia SantiAfiliasi tidak diketahui1
Ratna AnjelikaAfiliasi tidak diketahui1
Septiana Rahma SantiAfiliasi tidak diketahui1
Diva Nadia H. SakkaAfiliasi tidak diketahui1
Linuria Asra LailyAfiliasi tidak diketahui1
Hayu Retno ParamestiAfiliasi tidak diketahui1
Rico Novian YuswantoroAfiliasi tidak diketahui1
Annisa Vira Nurul MutoharohAfiliasi tidak diketahui1
Fika Khikma FianaAfiliasi tidak diketahui1
Hamidah LismianaAfiliasi tidak diketahui1
Nur Aini AnisaAfiliasi tidak diketahui1
Hikmah Resti UlfianaAfiliasi tidak diketahui1
Nazla Nuril IlmiAfiliasi tidak diketahui1
Qurrotu AinyAfiliasi tidak diketahui1
Azi RiskiyantoAfiliasi tidak diketahui1
Annida Octavia RahmanAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/IJPHN/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Gaya Hidup yang Mempengaruhi Hipertensi pada Usia Produktif di Puskesmas Andalas</dc:title>
	<dc:creator>Jingga, Dhea Putri</dc:creator>
	<dc:creator>Indarjo, Sofwan</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Latar Belakang: Kasus Hipertensi pada usia produktif di Puskesmas Andalas pada rentang usia (15-44 tahun) terjadi peningkatan tahun 2016 (15,2%), tahun 2017 (18,7%), dan tahun 2018 (21,6%). Tujuan dari penelitian adalah untuk menganalisis hubungan gaya hidup terhadap kejadian hipertensi pada usia produktif (15-45 tahun) di wilayah kerja Puskesmas Andalas. Metode dalam penelitian ini menggunakan cross sectional dengan teknik sampling simple random sampling (104 responden).Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara konsumsi garam (p=0,040), konsumsi kopi (p=0,030) , konsumsi makanan bersantan (P=0,044), kebiasaan olahraga (p=0,013), tingkat stres (p=0,030) dengan hipertensi pada usia produktif di Wilayah Kerja Puskesmas Andalas. Tidak ada hubungan antara konsumsi alkohol (p=0,659), status merokok (p=0,772), dan lama kerja (p=0,264) dengan kejadian hipertensi pada usia produktif di Wilayah Kerja Puskesmas Andalas. Ada hubungan antara konsumsi garam, konsumsi kopi, konsumsi makanan bersantan, kebiasaan olahraga, dan tingkat stress dengan hipertensi pada usia produktif.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia</dc:publisher>
	<dc:date>2022-11-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/IJPHN/article/view/49740</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/ijphn.v2i3.49740</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Indonesian Journal of Public Health and Nutrition; Vol 2 No 3 (2022): Special Issue; 303-310</dc:source>
	<dc:source>2776-9968</dc:source>
	<dc:source>2798-4265</dc:source>
	<dc:source>10.15294/ijphn.v2i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/IJPHN/article/view/49740/23322</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Indonesian Journal of Public Health and Nutrition</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>